Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Uang Palsu di Medan Capai Rp 102,29 Juta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
  • print Cetak

Medan. Data Kantor Bank Indonesia (BI) Medan mencatatkan, hingga Desember 2011, temuan uang palsu mencapai Rp 106,29 juta. Jumlah temuan ini merupakan rekapitulasi sepanjang tahun 2011 dengan total sebanyak 1.881 lembar. Jumlah nominal yang cukup besar ini tetap didominasi oleh pecahan Rp 50.000 sebanyak 1.271 lembar senilai Rp 63,5 juta.
Sementara untuk pecahan Rp 100.000 tercatat sebanyak 366 lembar senilai Rp 36 juta. Pecahan Rp 20.000 ditemukan sebanyak 136 lembar senilai Rp 2,7 juta. Sedangkan pecahan Rp 10.000 tercatat 75 lembar senilai total Rp 750.000, pecahan Rp 5.000 sebanyak 32 lembar senilai Rp 160.000 dan pecahan Rp 2.000 sebanyak 1 lembar senilai Rp 2.000.

“Jumlah temuan ini memang terbilang cukup besar. Kondisi ini juga yang mendasari BI meluncurkan uang kertas rupiah pecahan Rp 20.000, Rp 50.000 dan Rp 100.000 dengan desain yang baru. Peluncuran dimaksudkan untuk meningkatkan perlindungan dari upaya-upaya pemalsuan serta mengoptimalkan fungsi elemen desain agar lebih memudahkan masyarakat untuk mengenali keaslian uang rupiah,” ujar Kabid Sistem Pembayaran BI Kantor Regional Sumut dan Aceh, Kahfi Zulkarnaen, kepada MedanBisnis, Senin (2/1).

Sementara secara nasional, jumlah temuan uang palsu pada tahun 2011 (periode bulan Januari-Oktober 2011) tercatat sebanyak 9 bilyet per 1 juta lembar uang rupiah yang beredar. Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun 2010 yang rata-rata sebanyak 20 bilyet per 1 juta lembar uang rupiah yang beredar.

Jumlah uang yang paling banyak dipalsukan pada tahun 2011 adalah uang kertas pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 dengan wilayah temuan uang palsu terbesar yakni Jawa Timur, Jabodetabek dan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Lampung.

Upaya penanggulangan uang palsu telah dilakukan melalui peningkatan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang rupiah dan cara memperlakukan uang rupiah dengan baik dengan kegiatan sosialisasi langsung kepada masyarakat di daerah tertentu antara lain pasar, perbankan, terminal dan stasiun, pusat keramaian dan lainnya. Selain itu juga dilakukan training of trainers (TOT) dengan instansi terkait seperti Pertamina, Perum Pegadaian, Trans-Jakarta, serta melalui pentas budaya seperti pewayangan (wayang kulit, wayang golek, dan cengblong).

BI juga terus melakukan kerjasama yang lebih intensif baik dengan Polri, Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (Botasupal) serta aparat penegak hukum lainnya. “Masyarakat juga diminta untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi dengan uang untuk menghindari peredaran uang palsu. Karena itu, haruslah cermat dan teliti sehingga tidak mengalami kerugian,” kata Kahfi.(n elvidaris simamora.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK Tetapkan Sukhairi-Atika Pemenang Pilkada Madina

    MK Tetapkan Sukhairi-Atika Pemenang Pilkada Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua gugatan pasangan calon (paslon) Dahlan Hasan Nasution serta Aswin (Dahwin). MK pun menetapkan H. Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi (SUKA) sebagai pemenang Pilkada Mandailing Natal (Madina) 2020 setelah majelis hakim MK. Sebagaimana dirilis BeritaHuta, pada sidang pembacaan putusan, Kamis (3/6/2021), majelis hakim yang dipimpin […]

  • Narbaez, Warga AS yang Memeluk Islam Karena Terpikat Sujud dan Wudhu

    Narbaez, Warga AS yang Memeluk Islam Karena Terpikat Sujud dan Wudhu

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Tak pernah terlintas di benak Raphael NarBaez, pria berkebangsaan Amerika Serikat untuk mempelajari dan bahkan memeluk Islam. Betapa tidak. Dalam dirinya telah tertanam sebuah keyakinan bahwa semua agama, selain yang diyakininya, adalah buruk. Hingga suatu hari, ia tak lagi meyakini kebenaran agama yang dipeluknya. Narbaez pun memutuskan untuk meninggalkan agamanya. Ia lalu mempelajarinya ulang, dan […]

  • Mantan Sekretaris Panwaslu Medan Dituntut 18 Bulan

    Mantan Sekretaris Panwaslu Medan Dituntut 18 Bulan

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Mantan Sekretaris Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Medan Fairuddin Madjrul, dituntut 18 bulan penjara denda Rp 50 juta subsidair 2 bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum Durpa Rajagukguk SH dalam sidang lanjutan kasus korupsi penyalahgunaan dana operasional dan honor Panwascam dan PPL se Kota Medan di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (09/02/2010). Jaksa dalam tuntutannya […]

  • Kadis Pendidikan Madina Sambangi SDN 126 Gunung Baringin yang Viral. Kepsek Usahakan Pengadaan Buku Baru

    Kadis Pendidikan Madina Sambangi SDN 126 Gunung Baringin yang Viral. Kepsek Usahakan Pengadaan Buku Baru

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): pasca adanya orang tua siswa yang mengeluh di media sosial terkait buku pelajaran di SDN 126 Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina. Plt Kepala Dinas Pendidikan Madina Daud Batubara mendatangi sekolah tersebut jumat 18/7/2025. Ia ingin memastikan informasi keluhan orang tua siswa itu benar atau tidak. Pertemuan yang berlangsung di […]

  • Mengenal dan hakikat Manusia

    Mengenal dan hakikat Manusia

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ولـقـد كرمنـا بنى أدم وحـملـناهم في الـبـر والــبحر ورزقـنــاهم من الـطيبــا ت وفضــلـناهـم على كثـيـر مـم،ن خـلقـنا تـفـضـيـلا Artinya : “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah […]

  • Kepala Desa 7 Bulan Belum Digaji

    Kepala Desa 7 Bulan Belum Digaji

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para kepala desa di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum menerima gaji dalam 7 bulan terakhir. “Sejak bulan Januari hingga bulan Juli ini,” ungkap Kepala Desa Gunung Tua Panggorengan, Enda Timbul Nasution, Jum’at (12/7/2013) didampingi kepala desa Panyabungan Jae, Darussalam, Gunungtua Tonga dan Desa Siobon. Ketiadaan gaji selama 7 bulan […]

expand_less