Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Warga Desa Laru Dolok Terima BLT DD Tahap I

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
  • print Cetak

Penyerahan BLT DD tahap I kepada penerima oleh pemerintah Desa Laru Dolok, Senin (24/5/2021). Foto: Mandailing Online/Sofyan

TAMBANGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Desa Laru Dolok Kecamatan Tambangan,  Mandailing Natal (Madina) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap I Tahun 2021.

Penyaluran berlangsung pada Senin (24/05/21) di desa itu dihadiri Pendamping Kecamatan, Pendamping Lokal Desa (PLD), tokoh masyarakat, tokoh agama serta jajaran Pemdes Laru Dolok.

Pada kesempatan itu Kepala Desa Laru Dolok, Irfan Rangkuty menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan agenda penyaluran.

“Memang kita akui ada desa yang duluan membangikan BLT tapi kadesnya itu meminjam. Kita tidak sanggup meminjam karena bunganya besar, karena itulah kita terlambat dari desa lainnya,” katanya.

“Untuk pembagian BLT DD ini hanya satu bulan (tahap I) Januari yang selanjutnya akan kita usulkan karena tidak bisa sekali pengambilan,” jelasnya seraya berharap kepada warga penerima agar uang tersebut dipergunakan semaksimal mungkin untuk kebutuhan rumah tangga atau bisa juga untuk keperluan anak-anak yang hendak bersekolah, karena kemungkinan sekolah akan dibuka kembali setelah lebaran.

“Saya harap uang BLT DD yang diterima dipergunakan sebaik-baiknya”.

Dia mengatakan akan berusaha secepatnya mengurus dan mengupayakan pengajuan untuk BLT DD tahap II agar secepatnya bisa disalurkan kepada masyarakat.

Khairani salah satu masyarakat penerima BLT DD menjawab Mandailing Online mengatakan sangat terbantu atas cairnya BLT DD ini

“Biarpun hanya baru 1 bulan, terutama untuk kebutuhan rumah tangga dan keperluan anak-anak untuk sekolah, intinya akan dipergunakan sebaiknyalah,”katanya tersenyum.

Warga lain juga menyampaikan sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, terutama Pemerintah Desa karena telah memperhatikan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

”Saya ucapkan terima kasih kepada Pemdes atas keseriusannya mengupayakan pencairan BLT DD ini, biar pun masih 1 bulan yang baru diterima, sangat membantu kami masyarakat di sini”.

Pantauan Mandailing Online di lokasi, jumlah penerima BLT DD ini sekitar 29 rumah tangga sasaran masing-masing menerima Rp 300.000/KK.

Penyaluran aman dan lancar. Pemdes Laru Dolok juga menerapkan protokol kesehatan covid dalam pembagian tersebut.

Peliput : Sofyan

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAD Dishutbun Palas Terealisasi 237%

    PAD Dishutbun Palas Terealisasi 237%

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Palas – Tercatat hingga pertengahan September 2014, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) PADa Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten PADang Lawas (Palas) dari sektor penerimaan retribusi terealiasi Rp 488,967 juta atau tercapai 237,37%. Target PAD Dishutbun TA 2014 sebesar Rp 244,55 juta. “Target PAD Dishutbun Palas pada tahun anggaran (TA) 2014 ditetapkan Pemkab Palas Rp […]

  • FKI-1 Unjuk Rasa Desak Bupati Berhentikan Kadis Perhubungan

    FKI-1 Unjuk Rasa Desak Bupati Berhentikan Kadis Perhubungan

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) Kabupaten Mandailing Natal melakukan unjuk rasa meminta bupati memberhentikan Kepala Dinas Perhubungan Madina yang sudah menjadi tersangka korupsi. Unjuk rasa dimulai di Kantor Dinas Perhubungan Madina dan kemudian berpindah ke kantor bupati Madina lalu berlanjut ke gedung DPRD Madina, Selasa (23/2). […]

  • Masyarakat Sambut dengan Gembira Hewan Kurban Ikanas

    Masyarakat Sambut dengan Gembira Hewan Kurban Ikanas

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat beberapa desa menyambut gembira dan haru hewan kurban dari Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) yang disembelih pada Minggu (10/7). Proses penyembelihan ini pun turut disaksikan oleh pengurus DPC Ikanas Khusus Mandailing Natal yang ditunjuk oleh panitia sebagai tim monitoring. Hal ini, kata Ketua Harian DPC Khusus Ikanas Mukhtar Nasution yang memonitor […]

  • SD Negeri 240 Bagai Kandang Ayam

    SD Negeri 240 Bagai Kandang Ayam

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Kondisi bangunan SD Negeri 240 Desa Bandar Panjang Tuo bagai kandang kambing. Warga meminta Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Jamila Harahap,SH jangan menutup mata. Jangan membiarkan murid belajar di gendung yang bagai kandang kambing. Dalam laporan yang disampaikan warga kepada Mandailing Online, Senin (27/5) hampir semua sisi gedung sekolah itu tak […]

  • PETI di Kelurahan Tapus Madina, Keplor Minta Kapolres Hadir Kelokasi

    PETI di Kelurahan Tapus Madina, Keplor Minta Kapolres Hadir Kelokasi

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Penambangan emas tanpa izin (PETI) pada bekas lahan PT Madina Madani Mining (PT M3) di Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal terus beroperasi. Polsek setempat tampaknya tak berkutik menghentikan aktifitas ilegal tersebut. Dengan menggunakan alat berat jenis excapator, para penambang emas ilegal itu leluasa mencuri harta negara tersebut. […]

  • Interupsi, Kopi Do Di Hamu, Amang?

    Interupsi, Kopi Do Di Hamu, Amang?

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BIAR tak dikatai ‘Kuper’ atau nggak gaul, nai Heppot jadi latah pakai istilah khususnya saat melayani tamu pelangannya. Saat amani Jamotan dan kawan-kawannya asyk memperbincangkan kasus Century, dan sampai lupa pula memesan kopi, tiba-tiba ia nongol sambil mendekatkan sendok ke mulutnya layaknya operator gendang kibor ngetest mikropon. “Interupsi, kopi do di hamu, Amang? Dari tadi […]

expand_less