Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

“Holong Mangalap Holong” Esensi Reses Fahrizal Efendi Nasution

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
  • print Cetak

H. Fahrizal Efendi Nasution, SH menyampaikan paparan pada reses di Adian Jior, Kamis (8/7/2021).

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Falsafah Holong mangalap holong, holong mangalap domu kembali menjadi esensi penting dalam rangkaian reses Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efenfi Nasution, SH di Mandailing Natal dalam sepekan ini.

Itu merupakan falsafah Mandailing dalam dimensi pereratan hubungan antar individu dalam pranata sosial.

Secara harfiah Holong mangalap holong, holong mangalap domu adalah “sayang menjemput sayang, sayang menjemput penyatuan”.

Penekanan falsafah itu tercermin dari dialog antara Fahrizal dengan peserta reses di Desa Adian Jior dan Desa Gunung Manaon, Kecamatan Panyabungan, Kamis (8/7/2021).

Hubungan antara wakil rakyat dan konstituen menjadi lebih kuat jika didasari dimensi “sayang” sehingga wakil rakyat yang diamanahkan dengan rakyat yang mengamanatkan dapat lebih bersinergis.

Sinergitas ini mampu mewujudkan hubungan yang kuat antara konstituen dengan legislator sehingga rakyat lebih mudah menyampaikan aspirasi di satu sisi dan menguatkan semangat legislator memperjuangkan aspirasi itu di legislatif pada sisi lain.

Peserta reses di Adian Jior

Reses di Desa Adian Jior dan Desa Gunung Manaon pun menjadi sangat komunikatif. Hal yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan di dua desa itu menjadi fokus diskusi yang lancar.

Di sisi lain, interaksi yang cukup intens di acara reses itu juga menjadi wadah penambah pengetahuan konstituen tentang seluk beluk dan tahapan-tahapan penyaluran aspirasi kepada pemerintah daerah.

Peserta reses di Gunung Manaon

Fahrizal dalam paparan pada reses di dua desa itu berhasil menjelaskan sisi-sisi perjuangan dan upaya seorang anggota DPRD dalam menyalurkan aspirasi rakyat kepada pemerintah daerah di legislatif.

Fungsi-fungsi legislatif dan fungsi-fungsi ekskutif diterangkan dengan baik oleh politisi Hanura itu.

Alhasil, rakyat yang menjadi peserta reses itu tidak saja dapat menyampaikan aspirasi pembangunan tetapi juga memperoleh pengetahuan tentang progres demi progres penyaluran aspirasi oleh legislator selaku wakil rakyat.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Sumut Klarifikasi Pengaduan Seleksi Komisioner Kabupaten/Kota

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara mengklarifikasi pengaduan terkait dugaan kecurangan proses seleksi calon komisioner di kabupaten/kota. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Yulhasni di Medan, Rabu (16/10) mengatakan, berdasarkan pengaduan yang disampaikan, pihaknya meminta klarifikasi tersebut terhadap enam tim seleksi calon anggota KPU kabupaten/kota. Keenam tim seleksi yang dipanggil untuk […]

  • KHILAFAH DALAM TIMBANGAN SYARIAH DAN SEJARAH

    KHILAFAH DALAM TIMBANGAN SYARIAH DAN SEJARAH

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Film dokumenter Jejak Khilafah di Nusantara (JKdN) menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Film ini didasarkan pada sebuah riset ilmiah yang cukup panjang. Sebagaimana judulnya, film ini mengungkap jejak Khilafah di Nusantara dari sisi sejarah. Adanya jejak Khilafah di Nusantara antara lain terungkap dalam sambutan Sri Sultan Hamengkubuwono X pada Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) […]

  • ISLAM AJARAN MULIA

    ISLAM AJARAN MULIA

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kemenag secara resmi akan menghapus konten ‘radikal’ dalam 155 buku pelajaran. Penghapusan konten ‘radikal’ tersebut adalah bagian dari program Kemenag tentang penguatan moderasi beragama. Menag Fakhrul Razi mengatakan, ajaran ‘radikal’ tersebut ditemukan pada 5 (lima) mata pelajaran yakni: Akidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam, al-Quran dan Hadits serta Bahasa Arab. Islam Sebagai Tertuduh? Prihatin menyaksikan […]

  • Mengikat Anggotanya di Tiang Bendera, Polisi Main Hakim Sendiri

    Mengikat Anggotanya di Tiang Bendera, Polisi Main Hakim Sendiri

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) angkat bicara dengan langkah Kepolisian Sektor Gambir yang mengikat salah seorang oknum anggotanya di tiang bendra karena diduga mengonsumsi narkoba. Hukuman tersebut dinilai sangat tidak tepat. Bahkan berpotensi melanggar aturan perundang-undangan yang ada. “Menurut saya kurang pas kalau anggota harus diikat. Sebaiknya serahkan provost biar diperiksa,” ujar Komisioner Kompolnas […]

  • Jalan Longsor, 9 Desa di Ulu Pungkut Sempat Terisolasi

    Jalan Longsor, 9 Desa di Ulu Pungkut Sempat Terisolasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Curah hujan yang masih cukup tinggi menyebabkan tanah longsor melanda jalur Kotanopan-Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina), menyebabkan 9 desa di Kecamatan Ulu Pungkut terisolasi sejak Jum’at hingga Minggu pagi (22-23/11). Sejak Jum’at, pihak Dinas Bina Marga Provsu UPTD Kotanopan terus melakukan pembersihan material longsor dari jalan raya. Dan pada Minggu, jalur […]

  • Bayi Mata Satu Lahir di Madina

    Bayi Mata Satu Lahir di Madina

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bayi memiliki mata satu lahir di RSU Panyabungan, Mandailing Natal, Kamis (13/9/2018). Infomasi yang dihimpun di RSU Panyabungan, bayi ini merupakan anak ke-5 dari pasangan Yulianti dan Rianto berasal dari pulau Jawa berdomisili di Kayujati, Panyabungan. Menurut keterangan sejumlah warga Kayujati, Rianto berprofesi pekerja tambang emas di kawasan perbukian Hutabargot […]

expand_less