Minggu, 8 Mar 2026
light_mode

Jokowi Siap Naikkan Harga BBM

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2014
  • print Cetak

Republika Online, JAKARTA — Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memastikan akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) setelah resmi dilantik. Jokowi menyatakan kesiapannya melakukan langkah tersebut kendati hal itu berpotensi mendapat penolakan keras dari rakyat.

“Saya siap untuk tidak populer. Tapi, kita harus tahu bahwa kita harus memotong subsidi,” ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Kamis (28/8). Menurut dia, subsidi untuk BBM seharusnya dialihkan ke sektor produktif yang berhubungan langsung dengan masyarakat bawah. Misalnya, memberi tambahan modal pada pelaku usaha mikro di desa-desa, subsidi benih, pupuk, dan pestisida bagi petani, serta membeli mesin kapal bagi nelayan.

Jokowi berharap, dengan menaikkan harga BBM bersubsidi, defisit anggaran RAPBN 2015 bisa ditekan di bawah 2,3 persen. Pada Rabu (27/8), Jokowi bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Bali. Dalam pertemuan tersebut, SBY menolak permintaan Jokowi untuk menaikkan harga BBM bersubsidi saat ini dengan alasan waktu yang tidak tepat. Padahal, Jokowi berharap Pemerintahan SBY mau menaikkan harga BBM agar ada ruang fiskal yang lebih besar untuk program prorakyat lain.

Dalam RAPBN 2015, anggaran untuk belanja subsidi BBM mencapai Rp 291,1 triliun. Jumlah itu meningkat dari alokasi APBN perubahan 2014 sebesar Rp 246,5 triliun. Jokowi menilai, subsidi tersebut terlalu besar sehingga membebani APBN. Padahal, jika anggaran subsidi ditekan, maka akan ada ruang fiskal yang lebih besar untuk program kerja lain.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menyatakan, partai akan terlebih dahulu menghitung anggaran menyangkut rencana presiden terpilih menaikkan harga BBM. “Sehingga, tidak serta-merta (Jokowi) dilantik, BBM naik,” kata Tjahjo.

Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding menyatakan, PKB mendukung kenaikan harga BBM untuk menyelematkan APBN dari defisit anggaran. Apalagi, posisi APBN saat ini sangat sulit dan pilihan terbaik untuk mengatasi masalah itu adalah dengan menaikkan harga BBM atau memotong subsidi BBM.

Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) menilai, sikap Presiden SBY yang ragu-ragu menaikkan harga BBM di akhir masa pemerintahannya akan memperpanjang antrean BBM di daerah. Menurut dia, tidak masalah kalau memang pemerintah menunda kenaikan BBM, asalkan masih mampu menyelamatkan negara dari kebangkrutan. Saat ini, kata JK, anggaran sebesar Rp 400 triliun habis untuk kebutuhan subsidi yang dinilai kurang tepat sasaran.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR Hidayat Nur Wahid mengatakan, dia sejalan dengan sikap Presiden SBY yang tidak menaikkan harga BBM hingga akhir masa periode pemerintahannya. Menurut Hidayat, kebijakan kenaikan BBM tidak bisa diberlakukan tiba-tiba kecuali ada kondisi sangat luar biasa. Misalnya, terjadi lonjakan harga minyak dunia yang sangat luar biasa. Apabila hal itu yang terjadi, maka memang tidak ada langkah lain yang dapat diambil kecuali menaikkan harga BBM.

Sekretaris Majelis Pakar DPP PPP Ahmad Yani menyatakan, kenaikan harga BBM hanya akan menambah beban penderitaan rakyat. Alasannya, pemerintah baru saja menaikkan harga tarif dasar listrik dan gas elpiji.

Senada dengan itu, Ketua Fraksi Partai Hanura Sarifuddin Sudding menilai, opsi menaikkan harga BBM bisa dihindari dengan melakukan efisiensi anggaran. “Sehingga, defisit anggaran tidak terjadi. Jokowi-JK bisa mengoptimalkan sumber kekayaan lain,” katanya. (Republika Online/ahmad islamy jamil/mas alamil huda/irfan fitrat/ira sasmita/c57/c73/c75/c92 ed: eh ismail)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menunggu Janji yang Tak Pasti

    Menunggu Janji yang Tak Pasti

    • calendar_month Senin, 26 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat literasi, tinggal di Medan Pemimpin itu adalah pengayom bagi rakyatnya, dalam dirinya ada kepercayaan dan kebanggaan rakyat yang harus dijaga. Pemimpin itu dihargai dan dihormati, bukan untuk dibuly apalagi dicaci-maki. Sontak terkejut saat melihat trending topik di berbagai media masa, tagar Presiden terburuk sepanjang sejarah, (Rabu 21/7). Netizen ramai-ramai membahas […]

  • JANGAN HANYA WAKAF, AMBIL SEMUA HUKUM SYARIAH

    JANGAN HANYA WAKAF, AMBIL SEMUA HUKUM SYARIAH

    • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia baru-baru ini meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU). Gerakan ini diklaim merupakan salah satu program pengembangan ekonomi syariah untuk mendukung percepatan pembangunan nasional. Presiden Jokowi menyebut potensi wakaf uang bisa mencapai Rp 188 triliun (Kumparan.com, 28/1/2021). Seperti dikutip dari laman Badan Wakaf Indonesia (BWI) pada Kamis (28/1), BWI telah menunjuk sejumlah lembaga keuangan […]

  • Mobil Dinas Todong Akhirnya Dibawa Pulang ke Madina

    Mobil Dinas Todong Akhirnya Dibawa Pulang ke Madina

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Setelah diberitakan mobil dinasnya dibawa pergi ke Pulau Jawa berbulan-bulan, akhirnya mobil dinas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) asal Partai Demokrat Syafaruddin Anshari Nasution alias Todong cepat-cepat dibawa pulang ke Madina. “Benar mobil dinas milik Wakil Ketua DPRD Madina Syafaruddin Ansari Nasution sudah berada di DPRD Madina sekitar Senin (15/08/2011) malam,” kata […]

  • Spanduk “Usir TKA China” Raib dari Pagar Taman Panyabungan

    Spanduk “Usir TKA China” Raib dari Pagar Taman Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Spanduk yang bertulis “USIR TKA CHINA DARI BUMI GORDANG SAMBILAN” sudah raib dari pagar taman Panyabungan. Pantauan Mandailing Online, Sabtu (14/7/2018), spanduk itu tak ada lagi di pagar taman itu. “Saya juga tak tahu kapan spanduk itu diturunkan, siapa yang nurunkan juga tak tahu,” kata seorang pengemudi beca bermotor menjawab Mandailing […]

  • Dahlan Hasan Bisa Jatuh di Tengah Jalan

    Dahlan Hasan Bisa Jatuh di Tengah Jalan

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Aliansi Rakyat Peduli Madina melihat Dahlan Nasution, yang pada Kamis, 30 Juni 2016, dilantik menjadi Bupati Mandailing Natal hingga Tahun 2021 mendatang, bisa “jatuh di tengah jalan”. Suasana politik di Madina tidak kondusif dan bisa menjadi bom setiap saat untuk menggulingkan Kepala Daerah terpilih, kata Kholik Lubis, menyimpulkan hasil diskusi pengurus […]

  • Pers Kontekstual

    Pers Kontekstual

    • calendar_month Selasa, 3 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Askolani Nasution Budayawan   Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, kalau itu sebelum era medsos. Sekarang? Siapa peduli. Selama konten berita hanya berorientasi update informasi, semua ada di medsos. Update-nya bahkan per detik. Akurasinya sudah kita peroleh dengan postingan lain beberapa detik kemudian. Bahkan langsung dari sumber informasi, baik melalui […]

expand_less