Senin, 17 Agu 2026
light_mode

Adelin Lis tidak pernah dicekal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
  • print Cetak


MEDAN – Humas Direktorat Imigrasi Sumatera Utara, Baringbing, mengatakan kalau nama Adelin Lis tidak termasuk ke dalam daftar cekal. “Nama seperti yang dimaksudkan tidak ada dalam daftar cekal saat ini,” ungkap Baringbing kepada Waspada Online.

Ungkapan itu terjawab sudah. Pasalnya, polisi dan jaksa yang menangani kasus ini sejak awal tidak pernah mencekalnya. Kepolisian Daerah Sumatera Utara yang awalnya menyidik kasus ini tahun 2007 lalu memang tidak mengusulkan untuk dicekal.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Iskandar Hasan, mengatakan tidak dicekalnya terpidana, karena memang kooperatif dalam menjalani pemeriksaan di Poldasu. Sehingga tidak timbul kecurigaan akan melarikan diri.

“Karena dia Adelin Lis, red) memang selalu kooperatif saat di panggil penyidik. Jadi tidak dicekal,” ungkap Iskandar Hasan kepada Waspada Online, malam ini.

Sementara itu Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Oegroseno, menyebutkan seharusnya dalam penyidikan polisi, Adelin Lis, harus dicekal untuk menjaga agar pengusaha kelas kakap itu tidak kabur keluar negeri. “Kalau saya yang menjadi Dir Reskrimnya waktu itu, pasti sudah saya cekal,” ungkap Oegroseno kepada Waspada Online.

Sementara itu pihak kejaksaan mengatakan kalau pencekalan terhadap terpidana bukan dimulai dari kejaksaan, karena kasus awal dari Poldasu. ”Semestinya pencekalan itu dilakukan oleh Poldasu sebagai penyidik awal,” ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Babul Khoir kepada Waspada Online, malam ini.

Diketahui, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Medan, Adelin Lis, divonis bebas dan akhirnya kabur. Selanjutnya, jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, yang akhirnya memvonis 10 tahun.

Pengusaha kelas kakap itu hingga kini telah menjadi buronan. Namun, keberadaannya tidak diketahui. Untuk meringkus sekaligus mendata seluruh asetnya, Kejatisu selaku eksekutor berkerjasama dengan Poldasu mencari keberadaannya.
Sumber :Waspada Online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Fraksi Gerindra Dukung Insentif Layanan Keagamaan dari APBDesa

    Ketua Fraksi Gerindra Dukung Insentif Layanan Keagamaan dari APBDesa

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengalihan sumber bantuan insentif layanan keagamaan di desa dari APBD Kabupaten ke APBDesa dinilai tidak masalah di tengah keterbatasan anggaran daerah akibat covid-19. Itu dikatakan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Madina, Suhandi, Sabtu (28/11/2021) menyikapi kebijakan Pemkab Madina itu. Untuk tahun 2022, Pemkab Madina akan mengalihkan sumber dana bantuan insentif guru MDTA, […]

  • 3 Desa di Puncak Sorik Marapi Tak Tau Keberadaan TKA di Wilayah nya

    3 Desa di Puncak Sorik Marapi Tak Tau Keberadaan TKA di Wilayah nya

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : 3 Desa di kawasan izin operasional PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina tidak pernah tau keberadaan Tenaga Kerja Asing ( TKA ) diwilayahnya. Para Kepala Desa mengaku tak pernah ada laporan perusahaan ke mereka. ” pernah kami meminta data ke perusahaan terkait TKA namun tidak […]

  • Jaringan Pasar Penyebab Harga Biji Kopi Rendah di Madina

    Jaringan Pasar Penyebab Harga Biji Kopi Rendah di Madina

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jaringan pasar yang dinilai masih mandeg penyebab harga biji kopi di Kabupaten Mandailing Natal masih rendah. Demikian dikatakan Ali Musa Manto Lubis, salah satu petani kopi di Desa Pastap Julu Kecamatan Tambangan kepada Mandailing Online, Senin, (1/8). Diungkapkannya, hingga saat ini harga biji kopi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih jauh […]

  • Wabendum HMI SUMUT Desak Kejatisu Usut Dana Pemekaran Pantai Barat

    Wabendum HMI SUMUT Desak Kejatisu Usut Dana Pemekaran Pantai Barat

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN: Wabendum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumatra Utara mendesak Kejaksaan Negeri Sumatra Utara (Kejatisu) menyusut tuntas Dana Pemekaran Pantai Barat yang di duga merugikan Negara Miliaran Rupiah demikina di sampaikan Sekretaris Wabendum HMI Sumut Iswadi Batubara kepada wartawan, Sabtu (12/2) di Panyabungan. Kejaksaan Negeri Sumatra Utara (Kejatisu) harus menuntaskan kasus-kasus yang ada di Mnadailing natal […]

  • Pemkab Madina Diminta Turunkan Tarif Angkutan Umum

    Pemkab Madina Diminta Turunkan Tarif Angkutan Umum

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Pemkab Madina didesak menurunkan tarif angkutan umum, menyusul penurunan harga BBM oleh Pertamina per 1 April 2016, termasuk bensin dan solar. Organda (Organisasi Angkutan Darat) Madina juga didesak melakukan kajian bagi perubahan tarif itu dan memberikan masukan kepada pemerintah daerah. “Ini merupakan penurunan harga BBM yang kedua kalinya, sehingga penurunan […]

  • Mendikbud: perubahan kurikulum karena tuntutan zaman

    Mendikbud: perubahan kurikulum karena tuntutan zaman

    • calendar_month Minggu, 2 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Yogyakarta, (MO) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan perubahan kurikulum pendidikan perlu dilakukan karena tuntutan zaman yang terus berkembang agar peserta didik mampu bersaing di masa depan. “Saat ini zaman kan sudah berubah, maka kompetensi yang diberlakukan untuk pengembangan intelektual siswa pun juga harus berubah karena tantangan yang mereka hadapi tidak akan sama […]

expand_less