Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Rencana Produksi 10.000 Ton per Tahun Pabrik Pupuk Segera Beroperasi di Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
  • print Cetak

Medan. Permasalahan kelangkaan pupuk yang sering terjadi di Sumut tampaknya akan mulai berkurang tahun ini seiring dengan beroperasinya pabrik pupuk yang diperkirakan memproduksi 10.000 ton pupuk per tahun.
Direktur PT Agro Tani Marisi Tulus P Sitorus mengatakan, pabrik yang mereka bangun tersebut merupakan salah satu wujud mencapai ketahanan pangan nasional. “Kehadiran industri kompleks pupuk terpadu, organik granul, NPK, composer, ini diharapkan dapat menghasilan produk terbaik dengan harga bersaing dan kualitas terjamin, sehingga membantu program perwujudan ketahanan pangan,” katanya, saat peresmian pabrik pengolahan pupuk tersebut, di Jalan Medan-Binjai Kilometer 11, Sabtu (21/1). Hadir di situ Dirjen Tanaman Kementerian Pertanian RI Undoro Kasih Anggoro dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Dzaili Azwar mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho.

Dia mengatakan bahan baku untuk pengolahan pabrik tersebut akan didatangkan dari Aceh, yakni sekitar 60%. Sedangkan sisanya sekitar 30% lagi masih harus diimpor dari Mesir. Produksi 10.000 ton per tahun tersebut, katanya, akan diwujudkan dengan mempekerjakan sekitar 150 orang karyawan.

Dirjen Tanaman Kementerian Pertanian RI Undoro Kasih Anggoro mengungkapkan, dari 14 juta rumah tangga petani padi di Indonesia, ternyata 1,2 juta diantaranya tidak mampu membeli pupuk. “Sehingga kehadiran pabrik pengolahan pupuk masih menjadi kebutuhan mendasar, dengan harapan harga pupuk tetap terjangkau dengan persaingan yang sehat antar produsen pupuk,” katanya.

Akibat ketidakmampuan membeli pupuk tersebut, lanjutnya, produksi padi yang menjadi komoditas utama tidak maksimal. Karena itu, katanya, pencapaian swasembada beras pun dikhawatirkan menjadi sulit dipenuhi. Makanya, dia juga mengharapkan semakin banyak investor yang membangun pupuk di Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang menjadi sentra produksi tanaman pangan. “Kalau 1,2 juta itu rata-rata mengelola setengah hektar, berarti ada 600 ribu hektar. Kalau meningkat satu ton saja, berarti ada tambahan yang luar biasa,” lanjutnya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Dzaili Azwar mengatakan, pembangunan pertanian menjadi salah satu prioritas ekonomi Sumut. Pasalnya, kata dia, sektor pertanian memberikan kontribusi terhadap PDRB sebesar 23,03% dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 47%.

“Sejalan dengan perkembangan kemajuan ilmu teknologi di bidang pupuk serta banyaknya produk luar negeri membuktikan berkembangnya peredaran pupuk di Indonesia khususnya Sumut,” katanya.

Kepada wartawan, Dzaili yang didampingi Kadis Pertanian Sumut M Roem mengatakan, kehadiran pabrik pupuk ini membuktikan potensi investasi di Sumut masih cukup terbuka luas. Khusus untuk pupuk, katanya, pelaku usaha yang mendaftarakan usahanya di bidang pupuk tersebut terus bertambah.

“Minat masyarakat untuk mendaftarkan usaha pupuk cukup besar. Sehingga memerlukan perhatian dan pengelolaan yang lebih cermat dan hati-hati untuk mencegah beredarnya produk-produk yang memiliki kualitas yang tidak memadai,” tambahnya. (herman saleh.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mandailing Online di Era Online

    Mandailing Online di Era Online

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Perubahan itu teramat cepat, sangat cepat seperti revolusi. Hingga lima tahun lalu, orang mengikuti berita itu dengan membaca media cetak atau koran atau majalah. Tetapi sejak 3 tahun lalu, jumlah pembaca media cetak menurun drastis, sebaliknya pembaca online meningkat tajam, bahkan teramat tajam. Mereka beralih ke online […]

  • Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online): Kata Rahma pedagang sayuran di pasar baru, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) dalam sepekan terakhir harga cabai dalam kondisi fluktuatif atau tidak tetap. Kondisi ini akibat cuaca tidak menentu ditambah pasokan kurang. “Cabai merah naik Rp. 10.000, cabai rawit turun Rp. 5000 dan kalo cabai ijo masih tetap harganya,” ucap Rahma […]

  • Anomali Empat Koma: Sati Nasution dan Peta Jalan Baru Inklusi Sosial Jaringan Kreatif Muda Madina

    Anomali Empat Koma: Sati Nasution dan Peta Jalan Baru Inklusi Sosial Jaringan Kreatif Muda Madina

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Moechtar Nasution *   Waktu iseng berselancar di situs resmi BPS Provinsi Sumatera Utara tempo hari, terpampang data yang bikin miris. Di sana, dalam rilis angka Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tahun 2025 yang keluar per 26 Februari 2026, tertera angka telanjang yang bikin hati bertanya serius: Kenapa Madina cuma “nangkring” di angka 4,7500 […]

  • PT SOL Sukses Ujicoba Sumur, Warga Dua Desa Diungsikan

    PT SOL Sukses Ujicoba Sumur, Warga Dua Desa Diungsikan

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TARUTUNG – PT Sarulla Operation Limited (SOL) selaku konsorsium perusahaan yang mengoperasikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla Pahae akhirnya berhasil mengembangkan uji coba produksi sumur panas bumi Sil I di Desa Silangkitang, Kecamatan Pahae Jae, Taput, Sabtu (11/1). Dan untuk menghindari gangguan atas dampak uji coba tersebut, sebanyak 400-an warga dua desa […]

  • Undang-Undang 32 Tahun 2004 Bisa Dipakai Mengangkat Wakil Bupati Madina

    Undang-Undang 32 Tahun 2004 Bisa Dipakai Mengangkat Wakil Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Bila Perpu Nomor 1 Tahun 2014 belum bisa diterapkan akibat belum dibahas oleh DPR RI, maka untuk mengisi kekosongan kursi wakil Bupati Madina harusnya menerapkan Undang-Undang 32 tahun 2004, yakni pengusulan kursi wakil yang lowong oleh partai pengusung. Itu diujarkan Wakil Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Madina, Abdul Waris Ray kepada […]

  • Tim Cek Covid-19 di Perbatasan Madina Tak Dikasih Makan

    Tim Cek Covid-19 di Perbatasan Madina Tak Dikasih Makan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Nasib petugas di Pos Pemeriksaan Covid-19 perbatasan Mandailing Natal menyedihkan. Tidak ada biaya makan diterima mereka dari Pemkab Mandailing Natal (Madina). Jika lapar mereka harus beli dan bayar sendiri. Kondisi itu sangat kontras dengan risiko nyawa yang harus mereka tanggung sebagai garda terdepan mengawal kabupaten Madina dari sebaran virus Corona […]

expand_less