Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Rencana Produksi 10.000 Ton per Tahun Pabrik Pupuk Segera Beroperasi di Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
  • print Cetak

Medan. Permasalahan kelangkaan pupuk yang sering terjadi di Sumut tampaknya akan mulai berkurang tahun ini seiring dengan beroperasinya pabrik pupuk yang diperkirakan memproduksi 10.000 ton pupuk per tahun.
Direktur PT Agro Tani Marisi Tulus P Sitorus mengatakan, pabrik yang mereka bangun tersebut merupakan salah satu wujud mencapai ketahanan pangan nasional. “Kehadiran industri kompleks pupuk terpadu, organik granul, NPK, composer, ini diharapkan dapat menghasilan produk terbaik dengan harga bersaing dan kualitas terjamin, sehingga membantu program perwujudan ketahanan pangan,” katanya, saat peresmian pabrik pengolahan pupuk tersebut, di Jalan Medan-Binjai Kilometer 11, Sabtu (21/1). Hadir di situ Dirjen Tanaman Kementerian Pertanian RI Undoro Kasih Anggoro dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Dzaili Azwar mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho.

Dia mengatakan bahan baku untuk pengolahan pabrik tersebut akan didatangkan dari Aceh, yakni sekitar 60%. Sedangkan sisanya sekitar 30% lagi masih harus diimpor dari Mesir. Produksi 10.000 ton per tahun tersebut, katanya, akan diwujudkan dengan mempekerjakan sekitar 150 orang karyawan.

Dirjen Tanaman Kementerian Pertanian RI Undoro Kasih Anggoro mengungkapkan, dari 14 juta rumah tangga petani padi di Indonesia, ternyata 1,2 juta diantaranya tidak mampu membeli pupuk. “Sehingga kehadiran pabrik pengolahan pupuk masih menjadi kebutuhan mendasar, dengan harapan harga pupuk tetap terjangkau dengan persaingan yang sehat antar produsen pupuk,” katanya.

Akibat ketidakmampuan membeli pupuk tersebut, lanjutnya, produksi padi yang menjadi komoditas utama tidak maksimal. Karena itu, katanya, pencapaian swasembada beras pun dikhawatirkan menjadi sulit dipenuhi. Makanya, dia juga mengharapkan semakin banyak investor yang membangun pupuk di Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang menjadi sentra produksi tanaman pangan. “Kalau 1,2 juta itu rata-rata mengelola setengah hektar, berarti ada 600 ribu hektar. Kalau meningkat satu ton saja, berarti ada tambahan yang luar biasa,” lanjutnya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Dzaili Azwar mengatakan, pembangunan pertanian menjadi salah satu prioritas ekonomi Sumut. Pasalnya, kata dia, sektor pertanian memberikan kontribusi terhadap PDRB sebesar 23,03% dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 47%.

“Sejalan dengan perkembangan kemajuan ilmu teknologi di bidang pupuk serta banyaknya produk luar negeri membuktikan berkembangnya peredaran pupuk di Indonesia khususnya Sumut,” katanya.

Kepada wartawan, Dzaili yang didampingi Kadis Pertanian Sumut M Roem mengatakan, kehadiran pabrik pupuk ini membuktikan potensi investasi di Sumut masih cukup terbuka luas. Khusus untuk pupuk, katanya, pelaku usaha yang mendaftarakan usahanya di bidang pupuk tersebut terus bertambah.

“Minat masyarakat untuk mendaftarkan usaha pupuk cukup besar. Sehingga memerlukan perhatian dan pengelolaan yang lebih cermat dan hati-hati untuk mencegah beredarnya produk-produk yang memiliki kualitas yang tidak memadai,” tambahnya. (herman saleh.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Letakkan batu pertama pembangunan irigasi

    Letakkan batu pertama pembangunan irigasi

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kadis Pertanian Kabupaten Mandailing Natal  M Taufik Zulhendra Ritonga, Asisten Tata Praja Zulkarnaen Siregar, Dandim 0212/TS Letkol Inf Uyat Harahap serta jajaran saat peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi di Desa Sitinjak Kec.Batang Natal Kab.Mandailing Natal (9/2). (hol)

  • Rusia Hancurkan Rudal Pertahanan Udara untuk Iran

    Rusia Hancurkan Rudal Pertahanan Udara untuk Iran

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MOSKOW, – Satu pabrik senjata penting Rusia, Kamis (29/8), mengatakan bahwa sistem-sistem rudal pertahanan udara S-300 yang diproduksi untuk Iran telah dibongkar dan dibuang. Hal itu dilakukan setelah tekanan Barat untuk membatalkan kontrak itu. “Perangkat keras untuk Iran itu tidak ada lagi,” kata direktur umum pabrik senjata Rusia Almaz-Antev, Vladislav Menshhikov, kepada Wartawan. “Kami telah […]

  • Mabes TNI AU Terima Bintara AU 2011

    Mabes TNI AU Terima Bintara AU 2011

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) membuka kesempatan kepada pemuda/pemudi Indonesia untuk menjadi Bintara TNI Angkatan Udara. Pendaftaran dimulai sejak tanggal 1 Februari sampai 4 Maret 2011. Tempat pendaftaran di Dinas Personel Pangkalan TNI AU Medan Jl Imam Bonjol no 43 Medan. Sesuai dengan berita pers Komando Operasi TNI AU […]

  • Warga Panyabungan Apresiasi Pengerukan Aek Mata

    Warga Panyabungan Apresiasi Pengerukan Aek Mata

    • calendar_month Senin, 12 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga kota Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut mengapresiasi pengerukan dan pembersihan sungai Aek Mata. Saat ini pengerjaan badan sungai yang membelah kota Panyabungan itu tengah berlangsung. “Mantap, Aek Mata termasuk wajah kota kita. Kalau bersih, kita senang,” ujar Lagut Borotan, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Senin (12/12/2022). Pemkab Mandailing Natal melalui […]

  • Seputar Kasek Tampar Murid

    Seputar Kasek Tampar Murid

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ST: Saya Telah Minta Maaf TAPTENG-; Kepala SMP Swasta Al Maidar Pandan, ST yang menampar siswanya Syaiful Amri (16) pada Senin (25/10) lalu telah menunjukkkan itikad baiknya dengan mendatangi orangtua siswa Kamis (28/10) lalu untuk meminta maaf. Kepala sekolah tersebut mengakui bahwa dirinya telah emosi dan khilaf, hingga menampar siswanya. Demikian dikatakan ST yang menemui […]

  • Sudah Diumumkan Lulus CPNS, Dibatalkan dan Diganti Nama Lain

    Sudah Diumumkan Lulus CPNS, Dibatalkan dan Diganti Nama Lain

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    BATURAJA – Pemerintah Kabupaten OKU, Sumsel, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat membatalkan lima nama calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan lulus pada pengumuman, Selasa (24/12). Kepala BKD OKU, Sahilmi mengatakan pembatalan itu disebabkan adanya human error yang dilakukan stafnya saat menginput data dari pusat. Sehingga, terjadi kesalahan ranking.  Dimana oknum staf BKD saat […]

expand_less