Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Kebijakan Sertifikasi Guru Tak Meningkatkan Mutu, Uang Negara Triliyunan Terbuang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2014
  • print Cetak

 

 

BATANG NATAL (Mandailing Onlne) – Program pendanaan terhadap guru bersertifikasi dinilai tak memiliki output fositif, bahkan negara dirugikan triliyunan rupiah, sebab antara guru yang bersertifikasi dengan guru non sertifikasi tak ada bedanya, masa jam mengajar tetap sama.

Uang triliyunan yang dikucurkan kepada para guru sertifikasi ini pun menjadi semacam uang berfoya-foya ditengah tidak munculnya dampak peningkatan kualitas pendidikan dari program sertifikasi ini.

Demikian dikatakan salah seorang guru sekolah dasar di Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal kepada Mandailing Online, Senin (20/10/2014).

“Sejauh ini yang saya alami dan saya lihat bahwa tidak ada peningkatan kualitas pendidikan oleh program guru bersirtifikasi ini, sebab antara antara guru yang bersertifikasi dengan guru non sertifikasi tak ada bedanya,” kata pria yang tak mau namanya ditulis ini.

Menurutnya, awalnya program sertifikasi yang dilandasi Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen ini bertujuan meningkatkan kinerja para guru. Tetapi 3 tahun kemudian telah menjurus pada penambahan kesejahteraan guru. Guru yang disertifikasi maka jam mengajarnya wajib 24 jam seminggu.

“Anehnya kepala sekolah dan pengawas terlebih dahulu lolos untuk disertifikasi, padahal jam mengajar kepala sekolah hanya 6 jam per minggu, sementara pengawas tidak punya jam mengajar sama sekali. Sanggat jelas program ini disalahgunakan,” ungkapnya.

Dikatakannya, lahirnya kebijakan ini hanya menguntungkan dosen dan guru berijazah SLTA karena guru berijazah SLTA dapat dibina kesajarnaannya.

“Lalu bagaimana nasib guru berijazah SLTA yang juga memiliki pengabdian sama. Bukankah ijazah sarjana hanya selembar kertas yang belum tentu pemiliknya memiliki intelektual yang memadai,” ujarnya.

Sebab, lanjutnya, sudah menjadi rahasia umum bahwa ijazah sarjana belum menjamin seseorang memiliki isi kepala bermutu sarjana.

Oleh karenanya, dia meminta kepada pemerintah untuk meninjau ulang kebijakan ini, dan melakukan evaluasi.

 

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samsat Temukan Sejumlah Mobil Dinas Pemda Madina Tak Taat Pajak

    Samsat Temukan Sejumlah Mobil Dinas Pemda Madina Tak Taat Pajak

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ), – Dari giat operasi Razia Gabungan Kepatuhan Pajak Kenderaan Bermotor di ketahui puluhan kenderaan mobil dinas Pemkab Madina tidak bayar pajak. ‎Salah satunya diketahui mobil dinas Kasatpol PP Madina BB 8120 R Mitsubishi Triton sang Penegak Perda. Dari data yang didapat dari Samsat Madina di ketahui bahwa mobil dinas Kasatpol PP […]

  • ASI Eksklusif, MP-ASI, dan Dadih: Cara Sederhana Cegah Stunting dari Rumah

    ASI Eksklusif, MP-ASI, dan Dadih: Cara Sederhana Cegah Stunting dari Rumah

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Wahyuni Sari Zein Lubis, S.Tr.Gz dan Prof. Dr. Helmizar, SKM, M. Biomed Program Studi Magister Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas     Stunting masih menjadi masalah serius di Indonesia. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Indonesia memang telah menurun menjadi 19,8%. Namun, angka ini masih menunjukkan bahwa […]

  • Puluhan Korban Keracunan H2S PT SMGP Dilarikan ke Dua Rumah Sakit di Panyabungan

    Puluhan Korban Keracunan H2S PT SMGP Dilarikan ke Dua Rumah Sakit di Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN( Mandailing Online ): Lebih 20 warga korban keracunan H2S dari PT Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) yang beroperasi di Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sudah di evakuasi ke RSUD Panyabungan. Karena banyaknya korban, pihak RSUD pun sempat mengalihkan pasien ke RSU Swasta Madina. Rata rata korban […]

  • Strategi Organisasi Menggunakan Analisis Step, SWOT dan TOWS Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Layanan

    Strategi Organisasi Menggunakan Analisis Step, SWOT dan TOWS Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Layanan

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ashari Kasubag Umum KPPN Padang Sidempuan Pendahuluan Instansi pemerintah dituntut untuk selalu menerapkan good coorporate governance dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tuntutan masyarakat yang semakin tinggi dalam hal kualitas layanan mengharuskan organisasi harus mampu menata ulang proses bisnis, selalu melakukan inovasi, merubah paradigma dalam melayani customer, serta meningkatkan daya saing dalam berbagai bidang maupun […]

  • PKS Madina Kunjungi NU dan Muhammadiyah

    PKS Madina Kunjungi NU dan Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Madina mengunjungi dua ormas islam terbesar, Senin (28/6/2021) di Panyabungan. Dua ormas itu DPD Muhammadiyah dan PC Nahdhatul Ulama (NU). Kunjungan ini merupakan upaya PKS mengeratkan silaturrahim dan kerjasama dengan berbagai elemen dalam membangun pemikiran-pemikiran positif bagi kemaslahatan umat dan pembangunan daerah. Rombongan dipimpin Ketua DPD […]

  • Komisi IV Temukan Obat-obatan TA 2013 Belum Disalurkan

    Komisi IV Temukan Obat-obatan TA 2013 Belum Disalurkan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi IV DPRD Mandailing Natal (Madina) menemukan obat-obatan pada tahun anggaran 2013 masih belum disalurkan Dinas Kesehatan Madina ke puskesmas-puskesmas. Temuan itu ketika Komisi IV melakukan inspeksi mendadak ke Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Madina, Senin (17/11). Inspeksi mendadak ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Madina Erwin Efendi Lubis […]

expand_less