Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Plt Bupati Tapteng Khawatir Nasib 300 Warga Dekat Lokasi Longsor

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
  • print Cetak

MEDAN – Pelaksana Tugas Bupati Tapanuli Tengah M Syukran Tanjung mengaku khawatir dengan sekitar 300 warga yang berada di dekat lokasi longsor di Desa Sibiobio, Kecamatan Sibabangan, yang tadi pagi telah memakan korban.

 

“Kalau lima keluarga yang ada di dekat lokasi longsor sudah keluar semua. Tapi di atas mereka itu ada lagi 300 warga yang tinggal. Saya khawatir juga,” katanya saat dihubungi Tribun Medan, Sabtu (22/11/2014).

Syukran yang mengaku baru kembali dari lokasi longsor mengatakan, pihaknya telah meminta agar warga di daerah kritis itu berhati-hati.

Menurutnya, di Desa Sibio-bio banyak bermukim warga pendatang terutama asal Nias yang bekerja di perkebunan karet.

“Kami sudah mengingatkan masyarakat agar jangan bermukim di pinggir sungai. Tapi, ya mau bagaimana lagi? Tapi mereka ini tetap tinggal disana. Banyak yang seperti itu. Sampai Sungai Batangtoru,” katanya.

Syukran mengatakan, himbauan tinggal himbauan. Sekarang, katanya, keputusan diserahkan kepada warga.

“Tergantung mereka. Kalau masih mau hidup lama, sebaiknya tidak tinggal di pinggiran sungai,” katanya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam pers rilis yang diterima Tribun Medan, mengatakan sebanyak lima unit rumah di tebing tertimbun longsor, empat orang tewas tertimbun longsor dan seorang bayi berusia 4 bulan masih belum ditemukan karena  terbawa longsor dan arus sungai.

Kelima korban itu terdiri dari dua kepala rumah tangga yang rumahnya tertimbun longsor dan terseret arus sungai, yaitu: 1) Saut Marita Zebua (L, 28), 2) Ariyani Telaumbanua (P, 20), 3) Daliato Zebua (L, 20), 4) Yunita Telaumbanua (P, 18), dan 5) Butet (4 bulan, anak pasangan Dalizato dan Yunita).

“Tim SAR telah berhasil mengevakuasi empat korban dalam kondisi meninggal tertimbun longsor. Sedangkan pencarian korban bayi masih dilakukan dengan menyusuri sungai. Kondisi medan berat karena perbukitan dan hutan,” katanya.

Sumber : tribun-medan.com

 

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konten Debat Publik Hilang dari Youtube KPU Madina

    Konten Debat Publik Hilang dari Youtube KPU Madina

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Link chanel youtube Satker KPU Mandailing Natal (Madina) yang menyiarkan debat publik Pilkada Madina 2024 di Hall Sapadia Hotel Gunungtua, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) pada Kamis (14/11/2024) malam, sempat tak bisa diakses publik. Kalaupun bisa diakses, kontennya hanya persiapan panitia. Sedangkan acara debatnya tidak ada. Pada Jumat (15/11/2024) malam, link yang […]

  • Tiga Bulan, Polres Sidimpuan Ungkap 10 Kasus Narkoba

    Tiga Bulan, Polres Sidimpuan Ungkap 10 Kasus Narkoba

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Selama tiga bulan terakhir Polresta Padangsidimpuan mengungkap 10 kasus narkoba dan mengamankan 14 tersangka. Demikian Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syariful Taufik S.Ik melalui Kabag Ops Darfin Purba kepada Analisa di Mapolres setempat, Kamis (2/11). Dijelaskan, dari ke 14 tersangka yang rata-rata pemakai dan perantara narkoba itu diamankan ratusan gram ganja siap pakai. […]

  • Kasus Anak Pejabat Madina Mencabuli Anak TK

    Kasus Anak Pejabat Madina Mencabuli Anak TK

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polsek Natal Dinilai Tak Punya Nyali Menahan Tersangka NATAL (Mandailing Online) – Pihak keluarga korban menilai polisi tak memiliki nyali menahan tersangka pencabulan di Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina). Sebab, Polsek Natal hanya melakukan penahanan selama sehari terhadap tersangka berinisial SMH, kemudian melepaskanya dengan status penangguhan penahanan. Hingga kini, SMH pelajar SMA yang merupakan anak […]

  • 3 Murid SD Adnani Juara Nasional Olimpiade PAI

    3 Murid SD Adnani Juara Nasional Olimpiade PAI

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga murid SD Islam Terpadu Adnani Panyabungan akhirnya meraih juara I Olimpiade PAI tingkat nasional di Bogor, Jawa Barat.   Ketiganya adalah Rian Rangkuti, Adinda Amelia Lubis, dan Nurjannah Angriani. Ketiganya utusan Sumut setelah sebelumnya memenangi Olimpiade PAI tingkat provinsi.   Di Bogor, mereka mampu menyingkirkan kontingen dari seluruh provinsi […]

  • Eksotisme  Rodang Tinapor di Film “MARINA”

    Eksotisme Rodang Tinapor di Film “MARINA”

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Tympanum Novem Films kembali menggarap film Mandailing terbaru untuk produksi ke sepuluh mereka. Kali ini memilih judul “Marina” dengan rencana durasi sekitar 2 jam, lebih panjang dari film-film yang diproduksi Tympanum sebelumnya. Film “Marina” ini digarap dengan plot cerita bisa lebih lentur agar penonton lebih terhibur. Hingga kini tahapan produksinya masih […]

  • Aek Sabut Meluap, 8 Hektar  Padi  Siap Panen Hanyut  dan Terendam

    Aek Sabut Meluap, 8 Hektar Padi Siap Panen Hanyut dan Terendam

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Gambar tanaman padi yang dilantak arus sungai Aek Sabut di Desa Simpang Duhu, Ulu Pungkut ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sungai Aek Sabut meluap, Senin malam (18/11/2013) menyebabkan tanaman padi siap panen sekira 8 hektar hanyut dan terrendam di titik desa Simpang Duhu Lombang, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Keterngan yang dihimpun di […]

expand_less