Rabu, 26 Agu 2026
light_mode

Pemekaran Pantai Barat Ditagih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Pantai Barat kembali menagih realisasi pendirian kabupaten baru pemekaran dari Kabupaten Mandailing Natal.

Masyarakat menilai, dengan pemekaran ini akan mengeluarkan mereka dari keterisoliran.

Sekretaris Gerakan Mahasiswa Pantai Barat Bersatu (Gema PBB) M Fadri Lubis, Minggu (18/1) yang dilansir surat kabar Metro Tabagsel mengatakan, masyarakat Pantai Barat saat ini mulai menagih realisasi pemekaran Kabupaten Pantai Barat Mandailing, mengingat janji wakil rakyat di Senayan dulunya hanya menunda bukan membatalkan.

“Masyarakat sangat berharap pemekaran Pantai Barat bisa diterima pada paripurna DPR RI akhir periode 2009-2014 yang lalu, namun keputusan paripurna itu tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat, karena keputusannya adalah menunda. Dan saat ini masyarakat mengingatkan kembali supaya DPR RI serta Pemerintah Pusat mengabulkan keinginan masyarakat ini,” ujar Fadri.

Fadri mengatakan, kehidupan masyarakat di Pantai Barat sangat memprihatinkan, meskipun hasil bumi dari sana sangat kaya, terutama di bidang perkebunan dan laut. Namun, kekayaan dan potensi alam yang dimiliki daerah itu tidak bisa mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.


“Itu terbukti dari banyaknya desa-desa terisolir dan warga miskin. Di sisi lain, masyarakat juga kesulitan melanjutkan pendidikan, pelayanan kesehatan yang belum maksimal. Karena itulah, masyarakat berharap, pemekaran Pantai Barat diyakini dapat merubah hidup masyarakat lebih sejahtera,” sebutnya.

Menurut Fadri, jika ditinjau dari persyaratan, Pantai Barat sudah memenuhi secara administratif dan persyaratan lainnya. Apalagi jika ditinjau dari jumlah penduduk dan dan hasil bumi di enam kecamatan yaitu Lingga Bayu, Ranto Baek, Sinunukan, Batahan, Natal, dan Muara Batang Gadis.

“Kalau persoalan persyaratan tidak ada lagi yang dipersoalkan, masyarakat saat ini hanya menunggu iktikad baik dari Pemerintah Pusat dan DPR agar mengesankan pemekaran Pantai Barat,” tambahnya.

Seperti diberitakan belum lama ini, Kepala Bidang Data pada Dinas Kependudukan, Capil, Sosial Nakertrans Pemkab Madina, Seri Suasni menyampaikan, jumlah penduduk di enam kecamatan di Pantai Barat ada sebanyak 121.141 jiwa dari 113 desa/kelurahan.

Dengan rincian untuk Kecamatan Lingga Bayu  ada 19 desa/kelurahan dan jumlah penduduknya ada 25.480 orang. Kecamatan Batahan ada 18 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 19.982 orang. Kecamatan Natal ada 30 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk 28.557 orang. Kemudian Kecamatan Muara Batang Gadis ada 14 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 16.865 orang.

Kecamatan Ranto Baek ada 18 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk 12.554. Selanjutnya Kecamatan Sinunukan ada 14 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk 17.703 orang.

Sementara, sumber penghasilan masyarakat pada dasarnya adalah berkebun seperti kebun karet, kakao, sawit, kelapa, dan banyak juga sebagai nelayan, karena daerah Pantai Barat memiliki laut lepas seluas 170-an kilometer yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Dan sebagian masyarakat bekerja sebagai buruh dan karyawan pada sejumlah perusahaan sawit di daerah itu, baik perusahaan milik swasta, perusahaan milik pemerintah seperti PTPN 4, dan PT Perkebunan Sumatera Utara, dan ada sekitar 17 perusahaan perkebunan di daerah Pantai Barat.

Sumber: Metro Tabagsel

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gatot Lantik Bupati dan Wakil Bupati Karo

    Gatot Lantik Bupati dan Wakil Bupati Karo

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelayanan Buruk KABAJAHE- Dari hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2010, Kabupaten Karo berada di urutan ke-22 dari 25 kabupaten/kota se-Sumatera Utara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatnya. Diharapkan dengan kepala daerah yang baru ini, Karo dapat berbenah ke arah yang lebih baik. Demikian pesan Plt Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pudjonugroho ST pada acara pengambilan […]

  • Tujuh Janin Menunggu Lamaran Kekasih, Potret Kian Suramnya Liberalisme Mencengkram Negeri

    Tujuh Janin Menunggu Lamaran Kekasih, Potret Kian Suramnya Liberalisme Mencengkram Negeri

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, S.Pd.I, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Ambyar! Seram! Seorang wanita yang kini jadi perbincangan berita karena telah menjadi tersangka atas kasus ditemukannya janin sebanyak tujuh di kontrakannya. Janin yang ternyata digugurkan oleh satu wanita yang sama dan sepuluh tahun lamanya. Konon, janin-janin itu selalu dibawa kemanapun si wanita pergi pindah kontrakan. Kejadian mengerikan […]

  • Monument Jenderal Besar Abdul Haris Nasution

    Monument Jenderal Besar Abdul Haris Nasution

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Rencana Pembangunan Monument Jenderal Besar TNI Purn. Abdul Haris Nasution (lahir di Kotanopan, Sumatera Utara, 3 Desember 1918 – meninggal di Jakarta, 6 September 2000 pada umur 81 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang merupakan salah satu tokoh yang menjadi sasaran dalam peristiwa Gerakan 30 September, namun yang menjadi korban adalah putrinya Ade Irma […]

  • Awas Lobang di Jalan AMD Lama

    Awas Lobang di Jalan AMD Lama

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lobang menganga dan berbahaya muncul di jalur jalan AMD Lama yang menghubungkan Lintas Timur ke Kelurahan Kota Siantar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Para pengemudi diminta hati-hati, sebab rawan terjadi kecelakaan. Lobang itu berdiameter sekitar 1 meter dengan kedalaman sekitar 1 meter, persis berada di badan jalan sisi pinggir. Keberadaan lobang tersebut […]

  • Tak Berkategori

    Kebun Kopi Mandailing Mulai Berkembang di Ulu Pungkut

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkebunan kopi di Desa Simpang Banyak Julu dan Desa Simpang Banyak Jae Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus menggeliat. Dorongan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Madina terhadap warga di dua desa ini sejak tahun 2007 merangsang gairah penduduk mengembangkan kopi Mandailing di kawasan itu. “Animo warga untuk berkebun kopi ini […]

  • Minggu Tenang, APK di Jalan Nasional Masih Bertebaran  

    Minggu Tenang, APK di Jalan Nasional Masih Bertebaran  

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – sejumlah alat peraga kampanye ( APK) di jalan nasional kota panyabungan terlihat masih belum dibersihkan meski saat ini Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 15/2023, masa tenang Pemilu 2024 jatuh pada tanggal 11 Februari 2023. Dan masa tenang kampanye merupakan masa yang tidak digunakan untuk melakukan aktivitas pemilu. Pantauan Mandailing Online, H – […]

expand_less