Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

PSMS masih banyak kekurangan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
  • print Cetak

MEDAN – PSMS Medan hanya mampu menang tipis di laga ujicoba ketiganya. Menghadapi PS Kampus USU di Stadion Mini USU, Kamis, tim besutan Edi Syahputra itu menang 2-1.

Bermain di hadapan ratusan suporternya, skuad Ayam Kinantan bermain menyerang. Namun gol yang ditunggu-tunggu baru tercipta di menit 15. Menerima umpan terobosan Tri Yudha Handoko, Fajar Adinata membuka skor bagi PSMS.

ertinggal, PSK USU berusaha menyamakan kedudukan dengan beberapa kali mengancam gawang PSMS lewat serangan balik. Gawang Oki Rengga akhirnya kebobolan berkat aksi Noviandi di menit 34.

Memasuki babak kedua, Jaya Hartono cs kembali menguasai jalannya pertandingan. Sejumlah peluang emas sempat tercipta, di antaranya tendangan keras Fajar di menit 65 yang hanya melambung tipis di atas mistar gawang PSK USU.

Gol kemenangan PSMS akhirnya tercipta di menit 72 lewat Tambun Naibaho. Sebelumnya, Tambun melewati sejumlah pemain belakang USU. Enggan kalah dari PSMS, anak-anak USU meningkatkan intensitas serangan. Tambun cs tak tinggal diam dan meladeni pola lawan.

Keadaan ini membuat kedua tim menyajikan permainan keras menjurus kasar. Wasit Guna Tarigan pun harus mengeluarkan dua kartu merah masing-masing untuk Tri Yudha Handoko (PSMS) dan Ridwan (USU) karena bentrok pada menit 77.

Pelatih PSMS, Edi Syahputra, mengakui timnya masih banyak kekurangan. Di lini depan, para striker belum menunjukkan karakter haus gol seperti keinginan pelatih, begitu juga lini tengah yang belum optimal menyuplai bola.

"Saya minta masyarakat bersabar, kami pun masih terus berusaha mencari pemain-pemain terbaik. Bukan bermaksud mengecilkan pemain yang ada sekarang, tapi memang permainan mereka belum maksimal,” tegasnya.

Edi juga menyayangkan Ayam Kinantan cuma menang tipis. Menurutnya, PSMS seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak, apalagi banyak peluang yang terbuang percuma karena kurang kontrolnya penyerang dan nalurinya belum tajam mencetak gol.

“Artinya, masih banyak yang harus dievaluasi dari tim ini. Sekali lagi, saya minta masyarakat bersabar demi kebangkitan PSMS,” pintanya.
Pelatih PSK USU, Januari, mengatakan timnya sudah menunjukkan dan memberikan perlawanan maksimal. Januari mengakui timnya banyak kecolongan akibat terbawa emosi, sehingga hilang konsentrasi.(wasp)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa guncang Aceh, enam orang meninggal

    Gempa guncang Aceh, enam orang meninggal

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gempa kuat yang mengguncang Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, menyebabkan paling tidak enam orang meninggal dan sekitar dua ratus orang lainnya luka-luka. Sutopo Purwo Nugroho, humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan laporan sementara menyebutkan korban meninggal di Bener Meriah lima orang, dua hilang dan 70 lainnya luka-luka. Sedangkan di Aceh Tengah, satu orang meninggal […]

  • Pemkab Madina Tidak Berwenang Tutup PT Sorikmas

    Pemkab Madina Tidak Berwenang Tutup PT Sorikmas

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pasca tertembaknya salah seorang warga yang berbuntut pembakaran sejumlah fasilitas perusahaan tambang emas PT Sorikmas Mining, Ahad (29/05/2011) siang kemarin, Pemkab Mandailing Natal (Madina) bertindak cepat. Namun Pemkab Madina tidak berwenang menutup PT Sorikmas Mining. Hal itu ditegaskan Bupati Madina Aspan Sofian Batubara ketika konfirmasi melalui telepon, Senin (30/05/2011) pagi, mengenai langkah-langkah yang diambil […]

  • Pandemi dan Momentum Kebangkitan Herbal Indonesia

    Pandemi dan Momentum Kebangkitan Herbal Indonesia

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rio Ardi Mahasiswa Magister Kehutanan Universitas Sumatera Utara   Sudah lebih dua bulan sejak pemerintah Indonesia menyatakan Indonesia darurat corona. Dampaknya langsung terasa. Berbagai perlengkapan medis seperti masker kesehatan, hand sanitizer langka di pasaran. Masker Kesehatan, jika ditemukanpun harganya melonjak menjadi tiga kali lipat dibanding harga normal. Hand sanitizer juga demikian mendadak hilang […]

  • DCS Dapil 1 Demokrat Madina

    DCS Dapil 1 Demokrat Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 1 Demokrat

  • Dualisme di Tubuh PPP Madina Berakhir

    Dualisme di Tubuh PPP Madina Berakhir

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dualisme kepengurusan DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mandailing Natal telah berakhir pasca putusan Mahkamah Agung. Itu dikatakan Ketua DPC PPP Mandailing Natal (Madina), Ahmad Rijal Lubis didampingi Sekretaris M. Ridwan Lubis kepada wartawan, kemarin. “Kami jelaskan, bahwa semua kisruh atau apapun namanya yang terjadi selama setahun ini sudah berakhir dan […]

  • 17 Rumah Rusak Dihantam Banjir

    17 Rumah Rusak Dihantam Banjir

    • calendar_month Sabtu, 27 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Plt Bupati Beri Bantuan PALAS – Plt Bupati Palas H Ali Sutan Harahap (TSO) membantu korban banjir di wilayah Desa Sianggunan dan Hulim, Kecamatan Sosopan pada Kamis (25/10) kemarin pasca terjadi banjir Aek Sosopan yang mengalir di sekitar pemukiman warga yang mengakibatkan 17 unit rumah rusak dua hari lalu. Dalam kesempatan tersebut, Kaban Penanggulangan Bencana […]

expand_less