Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Bunga Rafflesia Berkembang Mekar di Tapsel

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
  • print Cetak

Tapsel  Bunga Rafflesia atau biasa disebut Bunga Bangkai atau Atturbung, belum lama ini ditemukan tumbuh di kawasan hutan tropis di pinggir aliran Aek Binanga dan Aek Malakkut, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Tulus Butarbutar salah seorang pemerhati Pertambangan dan Sumber Daya Alam, Tapsel kepada wartawan beberpa waktu lalu, mengatakan, bunga Rafflesia yang ditemukan di pinggir Aek Malakkut, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan satu species flora yang perlu dilestarikan.

Dijelaskannnya, Rafflesia yang ditemukan di kawasan marancar itu memiliki keindahan yang luar biasa. "Bunga ini merupakan tanaman di hutan tropis dan sangat baik berkembang di Tapanuli Selatan. Saat ditemukan, Bunga Rafflesia ini sangat indah dengan kombinasi warna bunga merah jingga dan kuning. Kelopak bunganya sangat lebar dengan warna jingga yang indah. Lebih menarik kepala putik yang menyempul dari kelopak dengan tinggi mencapai 1.5 meter," katanya.
Dia menilai bunga yang ditemukan tersebut terbesar yang diketahuinya. "Saya yakin ini merupakan bunga terbesar di dunia," katanya sambil mengatakan, bahwa aromanya juga sangat unik, yakni aroma bangkai yang bisa tercium hingga jarak 10 meter lebih.

Tulus Butarbutar, Peneliti Geologi saat survey Geologi di aliran Aek Binanga dan Aek Malakkut yang masuk wilayah Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapsel ini menjelaskan, setelah melakukan penelusuran di sejumlah kawasan di Tapanuli Selatan termasuk di Sipirok, meyakini bahwa kawasan tropis seperti tapsel sangat baik dengan perkembangan bunga Rafflesia.

"Bunga Rafflesia ini baik juga di jadikan sebagai satu ikon Tapsel. Sangat peting artinya pemerintah memikirkan kawasan seperti ini sebagai kawasan cagar alam yang dilindungi, sehingga kekayaan alam yang ada di dalamnya tetap lestari," katanya. Dari hasil pengamatannya di lapangan, kelangsungan hidup bunga Rafflesia ini di Tapsel sangat terancam.

Disebabkan oleh meluasnya aktivitas pertanian dan perkebunan masyarakat sekitar, yang sering tidak acuh dengan keberadaan bunga ini.

Dia berharap pihak terkait yang berhubungan dengan tugas konversi/pemeliharaan bunga jenis ini, agar intensif melakukan sosialisasi kemasyarakat yang tinggal di sekitar habitat bunga ini, agar tidak mengganggu keberlangsungan hidup bunga yang indah ini.

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Dana Desa di Madina Naik 100 Persen  Lebih

    Anggaran Dana Desa di Madina Naik 100 Persen Lebih

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggaran Dana Desa (ADD) tahun ini meningkat lebih seratus persen dari tahun 2014. Ini tentunya kabar gembira bagi seluruh desa di Mandailing Natal (Madina). Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal di tahun 2015 mengalokasikan dana untuk ADD sebesar 40,8  milyar rupiah. Angka itu jauh melambung naik dibanding tahun 2014 yang hanya sebesar […]

  • Rekomendasi Terlambat, Bukti Bawaslu Tak Temukan Pelanggaran Administrasi Saipullah

    Rekomendasi Terlambat, Bukti Bawaslu Tak Temukan Pelanggaran Administrasi Saipullah

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Hukum pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah-Atika (SAHATA) melalui siaran pers angkat bicara terkait keluarnya surat rekomendasi Bawaslu Madina Nomor 098/PP.00.02/K.SU-11/11/2024 tentang Rekomendasi Pelanggaran Adiministrasi Pemilihan, Sabtu (23/11/2024). Ahmad Sofwan Hussein Rambe, SH, MH dalam siaran pers itu menjelaskan, rekomendasi Bawaslu Madina terkait administrasi calon kepala […]

  • Korpri Madina Ikuti Munas IX Secara Virtual

    Korpri Madina Ikuti Munas IX Secara Virtual

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengikuti musyawarah nasional yang diselenggarakan auditorium BPSDM Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Selatan, Jumat-Sabtu (28-29/1). Mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19, Munas ini dilaksanakan dengan metode hibrid. Korpri Madina yang hadir secara virtual tetap memberikan kontribusi berupa pemikiran baik ide atau gagasan terkait […]

  • Kabut Asap, Sekolah Di Madina Libur 4 Hari

    Kabut Asap, Sekolah Di Madina Libur 4 Hari

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat asap kian pekat, Dinas Pendidikan Madina meliburkan sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Kebijakan meliburkan sekolah ini mulai berlaku sejak hari ini Selasa (28/10) hingga Sabtu (31/10) atau selama 4 hari. Pemberitahuan libur ini tertuang dalam surat bernomor 422.3/2145/P/2015 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina), […]

  • DCS Dapil 2 PKP Madina

    DCS Dapil 2 PKP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PKP Madina

  • 79 Pejabat Pemkab Madina Dimutasi

    79 Pejabat Pemkab Madina Dimutasi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 79 pejabat eselon III.a, III.b, IV.a dan IV.b di Pemkab Mandailing Natal (Madina) dilantik, Jum,at (14/8) dalam kegiatan mutasi menjelang Pilkada 2015. Pelantikan dilakukan oleh Plh.Sekda Madina, Syafei Lubis di aula perkantoran bupati berdasar Surat Keputusan Bupati Madina Nomor 821.2/505/K/2015 tanggal 14 Agustus 2015. Beberapa yang dilantik adalah, Drs. Awaluddin,MM […]

expand_less