Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Wisata Pemancingan Tingkalang dan Lumpe di Saba Rodang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2015
  • print Cetak

 

SIABU (Mandailing Online) – Pemancingan Saba Rodang merupakan salah satu objek wisata pemancingan alami yang memiliki pesona eksotik di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Selain mudah dijangkau, lokasi pemancingan ini menawarkan akses yang mudah, termasuk untuk menangkap ikan langka jenis tingkalang (lele lokal) dan lumpe (sejenis ikan panjang) cukup dengan menggunakan alat tangkap pancing.

Pemancingan ini memiliki keunikan tersendiri. Selain karena merupakan rawa-rawa dengan kedalaman setengah sampai dengan tiga meter dan luasnya mencapai puluhan hektar, paya ini ditumbuhi tanaman berupa pau, dapdap, pepohonan rawa dengan ketinggian bervariasi. Sebagian pohon ada yang masih sekitar setengah sampai lima meter.

Selain itu, ada juga tumbuhan antik parupuk yang menambah teduh dan tenang suasana sekitar paya, termasuk saat pengunjung mengulur-tarik pancingannya.

Salah seorang pengunjung bermarga Nasution yang ditemui di lokasi belum lama ini, mengatakan, dirinya termasuk penggemar pancing dan merasa sangat bersyukur atas kolam rawa yang mamanjang di antara dua sungai besar, yaitu Sungai Batang Angkola dan Batang Gadis.

Apalagi karena sekarang lokasi itu sudah bisa dicapai langsung hingga areal pemancingan dengan sepeda motor melewati jalan selebar sekitar 1,5 meter.

"Bagi yang berminat, terutama yang hobbi berat memancing, pemancingan ini sangat menjanjikan," kata Nasution berpromosi.

Dari bincang-bincang dengan sejumlah pengunjung, Mandailing Online mendapat gambaran, untuk sampai ke lokasi ini bisa melalui Siabu dan Simangambat. Dari Kelurahan Siabu, cukup menempuh jarak sepanjang 1,7 kilometer. Jalan ini dapat dilalui dengan menggunakan sepeda motor. Di sepanjang jalan, banyak ditemui warung kopi yang buka dari pagi hingga sore hari.

"Ada ikan jenis garing (jurung) juga, Ipar. Rasanya, sangat gurih dan mantap. Insya-Allah, seorang pemancing bisa mendapatkan ikan berbagai jenis, termasuk aruting (ikan gabus), piri-piri, bujuk, capet, tingkalang, lumpe dan ikan tambak, yang kalau dijual bernilai sekitar 60 sampai 140 ribu rupiah dalam satu hari," katanya.

Peliput : Indra Sakti
Editor  : Ludfan Nasution
 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

    Pasca Putusan MA 2006 Eksekusi Register 40 Palas Belum Direalisasikan

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Hingga saat ini eksekusi fisik lahan Register 40 Padang Lawas (Palas) belum juga direalisasikan Kejatisu dan Poldasu. Putusan Mahkamah Agung (MA) tahun 2006 lalu sudah berjalan lebih lima tahun. Eksekusi diminta segera dilakukan untuk menghindari konflik sosial ditengah masyarakat. Tokoh Pemuda Kecamatan Huristak, Kabupaten Palas, Jabaluddin Siregar SH kepada METRO, Jumat (7/12) […]

  • DIM RUU Perawat Masuk DPR

    DIM RUU Perawat Masuk DPR

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Pembahasan RUU Keperawatan di parlemen segera dimulai. Setelah rangkaian demonstrasi dari para perawat yang menuntut agar RUU segera disahkan, Kementerian Kesehatan akhirnya pada 13 Agustus 2013 mengirim daftar inventaris masalah (DIM) RUU tersebut ke DPR. “Iya, sudah masuk ke komisi kami,” kata Wakil Ketua Komisi IX Nova Riyanti Yusuf saat dihubungi kemarin (14/8). […]

  • Bupati Madina: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Menambah Penghasilan Keluarga

    Bupati Madina: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Menambah Penghasilan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PIDOLI DOLOK (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan tidur untuk menambah penghasilan keluarga. Hal itu disampaikan Bupati saat mengikuti panen perdana tanaman jagung milik kelompok tani Serangkai di Pidoli Dolok, Panyabungan, Rabu (19/1). “Manfaatkan lahan yang kosong untuk menambah penghasilan rumah tangga,” katanya. Bupati […]

  • Tiga Sektor Keuangan Negara Butuh Perbaikan Radikal

    Tiga Sektor Keuangan Negara Butuh Perbaikan Radikal

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pendapatan negara dari sektor pajak, APBN yang bocor sekitar 25 persen dan subsidi yang tidak tahu kemana rimbanya, merupakan penyakit yang berdampak pada kerugian negara. Jika ketiga sektor ini diperbaiki secara radikal dipastikan akan sengat berdampak luar biasa bagi kemajuan negara dan capaian kesejahtraan rakyat. Itu diungkapkan Ketua DPD Partai Grindra […]

  • ResmiTersangka, Penusuk Anak SD Terancam 7,5 Tahun

    ResmiTersangka, Penusuk Anak SD Terancam 7,5 Tahun

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – John Kei (JK), preman yang selama ini keberadaannya cukup meresahkan masyarakat karena kerap melakukan keributan dan kekerasan ditangkap aparat Polda Metro Jaya, di Hotel C’One, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (17/2) malam. Preman berdarah Maluku ini ditangkap bersama seorang wanita artis berinsial AF saat tengah mengisap sabu di dalam kamar 501. Saat hendak ditangkap […]

  • Ratusan Hektar Padi Usia Panen Terrendam Banjir

    Ratusan Hektar Padi Usia Panen Terrendam Banjir

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Curah hujan yang tinggi dalam satu minggu terakhir mengakibatkan ratusan hektar padi siap panen di Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terendam oleh banjir. Sejumlah petani menyebutkan, Minggu (21/10) bahwa tanaman padi mereka sudah terrendam sejak Jum’at. Hamparan sawah terrendam air akibat meluapnya dua sungai di kawasan itu, yakni […]

expand_less