Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

BEM STAIM dan PT.SMGP Kerjasama Bagi Pemahaman Tentang Geothermal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Fungsi gunung serta energi panas bumi banyak diungkapkan di dalam Al-Qur’an. Dan Allah SWT menyuruh manusia untuk menganalisa dengan ilmu pengetahuan agar dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik bagi kebutuhan umat manusia di muka bumi.

Itu terungkap dalam Seminar Nasional Komitmen PT. Sorik Merapi Geothermal Power Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat di Mandailing Natal yang dilaksanakan Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal di kampus STAIM, Panyabungan, Kamis (28/5).

Dosen STAIM, Abdul Mujid yang hadir sebagai pembanding di seminar itu mengungkapkan, jauh sebelum ilmu pengetahuan berkembang, Al-Qur’an telah berperan sebagai basic science mengungkapkan berbagai penomena alam.

Menurutnya, banyak ayat di Al-Qur’an yang menyebutkan alam dan potensi energi di bumi, termasuk di dalam suroh Yasin dan Al Kahfi.

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia kemudian mampu menganalisa dan mempelajari serta melahirkan teknologi bagi pemanfaatan sumber energi tersebut bagi kebutuhan manusia.

Dan temuan energi tersebut merupakan rahmat dari tuhan jika mampu dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik.

Sementara itu, dosen STAIM lainnya sebagai pembanding, Ainun Mardiah Harahap,S.Pd.MA menyatakan bahwa energi merupakan sumber kekuatan. Di dalam Al-Qur’an, gunung dengan sebutan Jabal atau Jibal dan kata Rawasi berkali-kali disebutkan Allah SWT. Kata Jibal disebutkan 23 kali, kata Jabal 6 kali dan kata Rawasi 10 kali.

Fungsi gunung juga tidak hanya sebagai pasak bagi bumi saja, akan tetapi sebahagian gunung yang ada mengandung panas bumi yang dibutuhkan bagi keperluan kehidupan manusia. Dan keberadaan panas bumi ini juga telah mulai dimanfaatkan oleh pemerintah termasuk di Mandailing Natal dalam upaya menjawab kebutuhan energi yang semakin meningkat di Mandailing Natal dan umumnya di Indonesia.

Seminar ini menghadirkan beberapa pakar sebagai pemateri, yakni Janes Simanjuntak ahli Geologi Panas Bumi dan Apriadi Gani, Manajer CDCR PT.SMGP. Sedangkan pembanding dari dosen BLU STAIM meliputi Abdul Mujid Nasution, Ainun Mardiah Harahap, Siti Hawa Lubis dan Darto Siregar.

Sementara itu, Apriadi Gani dalam paparannya mengungkapkan bahwa pemanfaatan panas bumi atau geothermal sebagai sumber energi sangat ramah lingkungan dengan tingkat emisi lebih rendah dibanding dengan sumber energi fosil, batubara dan gas bumi. Berdasar itu, pemerintah Indnesia dan negara lain telah mengalihkan konsentrasi sumber energi listrik kepada Energi Panas Bumi.

Di beberapa kawasan yang sudah ada proyek geothermal-nya menunjukkan bahwa  proyek geothermal dapat berdampingan dengan areal pertanian dan perkebunan. Berdasarkan kenyataan itu proyek geothermal tidak menggunduli dan merusak hutan sebagaimana yang dikhawatirkan sebahagaian masyarakat.

Selain itu, pengeboran panas bumi berbeda dengan pengeboran gas dan minyak. Sebab pengeboran panas bumi di kawasan gunung berapi memiliki formasi bebatuan yang sangat keras, berbeda dengan pengeboran gas dan minyak yang umumnya berada di dataran rendah dengan formasi batuan yang relatif lunak. Sehingga anggapan bahwa pengeboran panas bumi akan menimbulkan luapan lumpur merupakan kekhawatiran yang kurang berdasar.

Di sisi lain, menjawab pertanyaan salah satu mahasiswa, Kasat Binmas Polres Madina AKP Aswin Nur Nasution menyatakan bahwa bahwa polisi berpijak pada landasan legalitas dan legitatif.

Dari sisi legalitas, polisi akan mendukung setiap usaha yang memiliki legalitas dari pemerintah. Termasuk PT. SMGP yang secara legalitas adalah perusahaan resmi yang beroperasi di bawah payung hukum UU Panas Bumi No 21 Tahun 2014 dan mendapatkan Ijin Operasi dari Kementrian ESDM. Namun secara legitimate, keberadaan perusahaan menjadi pro dan kontra, dan itu sah-sah saja.

Namun, dia secara pribadi melihat  keuntungan dari proyek panas bumi, sebab daya listrik yang kurang di Madina sangat merugikan.

Sedangkan dari sisi tindakan hukum, polisi hanya memproses orang yang melakukan pengrusakan atau tindak pidana lainnya.

Peliput : Holik Nasution
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun ini Bupati Madina Ajukan 11.604 MT Gas Elpiji 3Kg

    Tahun ini Bupati Madina Ajukan 11.604 MT Gas Elpiji 3Kg

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) telah mengajukan quota gas elpiji 3kg untuk tahun 2025 sebanyak 11.604 metrik ton (MT) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Quota itu diajukan Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution kepada Biro Perekonomian Pemprov Sumut melalui surat bernomor 510/5230/DISDAG/2024 tanggal 1 November 2025. Ajuan quota 11.604 MT itu terbagi untuk rumah […]

  • Pengadilan Belum Terima Surat Pemprov soal Status Terdakwa Hidayat

    Pengadilan Belum Terima Surat Pemprov soal Status Terdakwa Hidayat

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN, – Sampai pukul 16.40 WIB, pihak Pengadilan Tipikor/Pengadilan Negeri (PN) Medan, menyatakan belum ada mendapatkan surat resmi dari Pemprov Sumut soal status terdakwa Bupati Madina Hidayat Batubara. Juru Bicara PN Medan Nelson Japasar Marbun menyatakan, dirinya sudah mengecek ke bagian Pamud Pidana, dan menyatakan belum ada permintaan surat itu. “Saya tadi sudah cek ke […]

  • Pemuda Harus Tingkatkan SDM dan Berperan dalam Pembangunan

    Pemuda Harus Tingkatkan SDM dan Berperan dalam Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sebagai Pemuda jangan menjadi penonton di daerah sendiri dan harus berperan mengawal perkembangan dan pembangunan sekaligus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih minoritas, sehingga investor berdatangan dengan leluasa mengambil hasil bumi keluar daerah tanpa meninggalkan kesejahteraan terhadap masyarakatnya. Demikian disampaikan Sekretaris Umum DPP IPK H Arpan Maksum, Sabtu (4/12) di Gedung Serba Guna Panyabungan, […]

  • 278 Mahasiswa STAIBR Ikuti Opak

    278 Mahasiswa STAIBR Ikuti Opak

    • calendar_month Senin, 17 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) -Sebanyak 278 mahasiswa/i Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Barumun Raya, Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengikuti Orientasi Pengenalan Kampus (Opak) Tahun Akademik (TA) 2012. Rinciannya, 128 mahasiswa dan 150 mahasiswi untuk dua Program Studi (Prodi) yakni Perbankan Syariah dan Ahwal Al-Sakhshiyah. Diutarakan Ketua STAIBR, Drs H M Syafaruddin Hasibuan MA, OPAK ini bertujuan untuk […]

  • Gyta Adinda, Gadis Belia si Penemu Obat Diabetes

    Gyta Adinda, Gadis Belia si Penemu Obat Diabetes

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    Membawa Berkah Bagi Orangtua dan Keluarganya Masih ingatkan dengan Gyta Adinda Nasution, gadis belia warga Jalan Pendidikan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina yang berhasil menemukan ramuan obat diabetes ? Ternyata, sejak lahir 17 tahun lalu, gadis berkerudung dan berkacamata ini sudah membawa berkah bagi orangtua dan keluarganya. Bisman Nasution menceritakan, putrinya yang saat ini sekolah di […]

  • Madina Sudah Memperoleh Wilayah Tambang

    Madina Sudah Memperoleh Wilayah Tambang

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akhirnya memiliki kawasan Wilayah Tambang (WP). Dilema tambang rakyat di Madina selama ini terkait belum adanya penghunjukan WP yang diperlukan bagi tahapan awal bagi proses legalitas usaha tambang mineral maupun logam di suatu kawasan. Tambang rakyat yang banyak tersebar di Madina masih berstatus tambang liar berdampak pada […]

expand_less