Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Polres Madina Jangan Pilih Kasih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 18 Jul 2012
  • print Cetak

foto muis pulunganPanyabungan (MO) – Ketua Deklarator LSM Majelis Rakyat Madina, Abdul Muis Pulungan, mendesak polres Madina atau poldasu untuk mengusut tuntas pelaku penganiayaan dan pembacokan terhadap 5 warga Warga Naga Juang atau warga Kabupaten Madina dalam peristiwa pembakaran camp PT. SM di bukit Sambung.

Aparat penegak hukum tak boleh pilih kasih, demi asas keadilan dan kepastian hukum. Petugas sekuriti yang terbukti melakukan pembacokan terhadap warga juga harus bertanggungjawab secara hukum.

“Kita tidak rela jika masyarakat Naga Juang saja yang diproses secara hukum. Demi keadilan, kesamaan di depan hukum, dan kepastian hukum, pelaku/sekurity penganiayaan dan pembacokan harus diproses dan ditindak,” tegas Muis, Jum’at (18/7) di Panyabungan.

“Sekuriti-sekuriti tersebut sudah lama berada di wilayah desa-desa Kecamatan Naga Juang, di Bukit Sihambung, tanpa melapor kepada kepala desa atau ke Kecamatan. Padahal peraturan Kantibmas, mereka harus melapor dalam 1 kali 24 jam,” ujarnya.

“Dan apa lagi ada informasi dari masyarakat, terbakarnya camp SM diduga dilakukan securiti dan karyawan saat dalam kepepet tunggang langgang untuk melarikan diri, padahal pihak Polri berada di tengah untuk menghalau,” katanya. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lasiak Lumban Dolok, di Gantian Air

    Lasiak Lumban Dolok, di Gantian Air

    • calendar_month Selasa, 19 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara   Lasiak dari Lumban Dolok termasuk cabai yang populer. Terutama di kalangan pedagang. Keterkenalannya itu serupa dengan keterkenalan lasiak Sibanggor. Lasiak dalam bahasa Mandailig. Cabai bahasa Indonesia-nya. Desa Lumban Dolok berada di Kecamatan Siabu. Mandailing Natal. Sumatera Utara. Lasiak Lumban Dolok tak sepedas lasiak Sibanggor. Tapi, tak sepedas Sibanggor ini […]

  • Wisata di Taman Pantai Barat

    Wisata di Taman Pantai Barat

    • calendar_month Minggu, 25 Sep 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Taman Pantai Barat Panggautan Natal menjadi referensi Wisata Pantai untuk Keluarga berlokasi di daerah barat Mandailing Natal .  

  • Kepala Desa Gunungtua Jae Diadukan ke Polisi

    Kepala Desa Gunungtua Jae Diadukan ke Polisi

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Desa Gunungtua Jae, Kecamatan Panyabungan, Madina ditengarai tak lagi kapabel. Kepercayaan rakyat kepada Kepala Desa, Mardan Rangkuti terlihat kian menurun. Hari ini, Senin (3/2/2020) warga Gunungtua Jae mengadukan kepala desa mereka ke Polres Madina. Berkas pengaduan diterima Kasi Umum Polres Madina. Dua hari sebelumnya atau Sabtu (1/2) warga juga melakukan […]

  • Jalinsum Paluta Mulai Dilintasi Pemudik

    Jalinsum Paluta Mulai Dilintasi Pemudik

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGBOLAK- Para pemudik mulai terlihat melintasi Jalinsum Paluta, kemarin. Namun, jumlahnya masih relatif sedikit. Pantauan METRO, Minggu (21/8) siang, sejumlah mobil berplat B, BL, BE terlihat melintas di Jalinsum Paluta. Mobil-mobil tersebut dipenuhi penumpang dengan tumpukan barang di bagian atas. Beberapa lainnya tampak menggunakan sepedamotor. Salah seorang pemudik roda empat, I Harahap (48), asal perantau […]

  • Dubes di Kamboja Vs Dubes di Kolombia. Beda Citarasa Soal Si “Burung Nazar”

    Dubes di Kamboja Vs Dubes di Kolombia. Beda Citarasa Soal Si “Burung Nazar”

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada dua orang Dubes yang paling disoroti dalam minggu ini. Mereka disorot bukan karena “berhasil” meredam pergolakan pemberontak FARC yang terkenal ganas di pedalaman Kolombia itu, juga bukan karena berhasil membuat gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand memperebutkan posisi strategis Kuil Preah Vihear, tapi mereka terkenal karena peranan keduanya dalam kasus “perburuan Nazaruddin” si burung […]

  • Muhammadiyah: Ada Sejarah Panjang di Balik Lahirnya UU Perkawinan

    Muhammadiyah: Ada Sejarah Panjang di Balik Lahirnya UU Perkawinan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Republika Online, JAKARTA — Alasan pengajuan judicial review terhadap pasal 2 ayat 1 UU No 1/1974 tentang Perkawinan dinilai tak berdasar. Pimpinan Pusat Muhammadiyah berpendapat, para pemohon uji materi tersebut tidak paham akan posisi agama dalam konstitusi. “Ada sejarah yang panjang di balik lahirnya UUP 1974. Tidak ada hak konstitusi warga yang dirugikan oleh aturan […]

expand_less