Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode

Pemuda Harus Tingkatkan SDM dan Berperan dalam Pembangunan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


Sebagai Pemuda jangan menjadi penonton di daerah sendiri dan harus berperan mengawal perkembangan dan pembangunan sekaligus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih minoritas, sehingga investor berdatangan dengan leluasa mengambil hasil bumi keluar daerah tanpa

meninggalkan kesejahteraan terhadap masyarakatnya.

Demikian disampaikan Sekretaris Umum DPP IPK H Arpan Maksum, Sabtu (4/12) di Gedung Serba Guna Panyabungan, sehubungan Pelantikan DPD IPK Kabupaten Mandailing Natal.

Pelantikan DPD IPK Madina ini jangan hanya sebatas acara seremonial dan pembentukan organisasi yang berjalan di tempat sebab pemuda harus menunjukkan perannya dalam membangun bumi gordang sembilan ini.

Pemuda sangat berperan dalam membangun suatu daerah demi untuk sebuah kemajuan dan kesejahteraan, karena kokohnya tonggak kepemimpinan yang harus kita perankan mulai dari sekarang. “Untuk itu Pemuda di Mandailing Natal harus bisa mengenang dan meneruskan cita-cita para pejuang kita dalam merebut kemerdekaan dahulunya,” sebutnya.

Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya Provinsi Sumatera Utara, Nelson Diapari Simanjuntak (Econ) melantik pengurus DPD IPK Kabupaten Mandailing Natal mengatakan organisasi IPK ini bukan identik dengan partai politik. Melainkan merupakan sebuah organisasi untuk mencetuskan sebuah karya-karya yang mempunyai nilai-nilai kemanusian serta pembangunan, sehingga pemuda itu dituntut berkarya melalui kemampuan bidang masing-masing sehingga tidak ada pemuda yang tidak terampil dalam persaingan era globalisasi ini.

Ketua DPD IPK Madina Ikhwanul Akbar (ucok Mantari) di dampingi sekretaris Mangatas Nasution menuturkan sejak memegang tonggak estapet IPK sudah siap melaksanakan dan mengembangkan berbagai karya yang harus di munculkan untuk membentuk suatu usaha koperasi dalam memberdayakan organisasi agar berjalan.

Sebab selama ini kebanyakan organisasi berjalan di tempat karena kost yang harus dijalankan tidak ada, sehingga kita akan bergerak di bidang usaha terlebih dahulu dalam rangka menjalankan roda organisasi.

“Kita tidak mau menjadi pemuda pengemis sebab kita harus menjadi pemuda yang bisa berdiri sendiri tanpa topangan orang lain. Dan kita juga harus bisa menjadi pemuda yang tegap dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal agar percepatan peningkatan ekonomi rakyat bisa tercapai lebih cepat,” sebutnya.

AS Imran Khaitammy Daulay Ketua DPRD Madina juga berpesan agar IPK Madina yang baru saja dilantik harus menjadi sebuah organisasi kepemudaan yang mandiri dan punya keterampilan masing-masing demi untuk memberdayakan setiap anggotanya. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I DPRD Madina Gagal Sidak ke PT.TBS

    Komisi I DPRD Madina Gagal Sidak ke PT.TBS

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        NATAL (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Madina gagal menjalankan tugas Sidak di lokasi PT. Tri Bahtera Srikandi di Sikara-kara, Natal, Sabtu (9/11/2019). Rombongan Komisi I yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) itu meliputi Asmaruddin Nasution, Ishar Helmi dan H. Amdani serta didampingi pejabat sekretariat Komisi I, Adi. Asmaruddin Nasution menjawab Mandailing Online menyatakan […]

  • Penghujan, Harga Cabai Kian Pedas

    Penghujan, Harga Cabai Kian Pedas

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga cabai berbagai jenis terus naik di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Pantauan Mandailing Online, di Pasar Baru Panyabungan, Jum’at (27/10/2023) harga merangkak naik dari kemarin. Kenaikan mencapai kisaran 4.000 Rupiah per kilogram (kg). Sejumlah pedagang menyatakan kenaikan dipicu durasi hujan yang tinggi. Jenis cabai merah sebelumnya Rp 40.000 per kg […]

  • Harga Karet Rendah, Picu Keresahan dan Konflik Horizontal

    Harga Karet Rendah, Picu Keresahan dan Konflik Horizontal

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Harga harga karet yang tak kunjung naik telah menimbulkan keresahan sosial yang bisa memicu konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat. Itu dikatakan Presiden Direkur Forum Diskusi Mandailing Julu (MAJU), Raja Muda Nasution didampingi penasehat G. Tanjung dan H.S. Matondang, di Kotanopan, pekan lalu. Disebutkan, mayoritas masyarakat di Mandailing Julu khsusnya, Mandailing Natal […]

  • Tak Berkategori

    PEMKAB MADINA SEPI

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komplek perkantoran Pemkab Madina sepi, Selasa (21/5/2013). Aktifitas perkantoran juga terlihat lesu. Hari-hari sebelumnya juga terlihat sepi sejak bupati Madina Hidayat Batubara berada di Jakarta sebagai tahanan KPK. Sejumlah staf di perkantoran Pemkab Madina menyebutkan, banyak kepala SKPD yang berangkat ke Jakarta dengan alasan untuk urusan pemerintahan dengan bupati. Sementara itu, […]

  • Siswa Harus Belajar di Kantor Sekolah, SDN 139 Sirambas Butuh Satu Ruangan Kelas Baru

    Siswa Harus Belajar di Kantor Sekolah, SDN 139 Sirambas Butuh Satu Ruangan Kelas Baru

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Akibat kekurangan ruang belajar, pihak SD Negeri 139 Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal harus memindahkan sebagian  pelajar kelas VI ke ruang kantor sekolah. Pemindahan itu dilakukan karena jumlah siswa kelas VI yang saat ini berjumlah 46 orang atau melebihi kapasitas untuk satu lokal yang standarnya hanya 32 orang. […]

  • Pemukiman Desa Tabuyung Yang Kian Terancam

    Pemukiman Desa Tabuyung Yang Kian Terancam

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS ( Mandailing Online) – Badai dan ombak besar yang terus menerus menerpa pantai Desa Tabuyung mengakibatkan pohon kelapa kembali bertumbangan dan air laut sudah mulai merayap masuk kepemukiman warga. Seperti terlihat dalam photo yang diabadikan jurnalis ini di lokasi merupakan gambaran situasi pada Jumat (8/5/2020) pukul 08.00 wib pagi ini di Desa […]

expand_less