Senin, 1 Jun 2026
light_mode

Pemuda Harus Tingkatkan SDM dan Berperan dalam Pembangunan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


Sebagai Pemuda jangan menjadi penonton di daerah sendiri dan harus berperan mengawal perkembangan dan pembangunan sekaligus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih minoritas, sehingga investor berdatangan dengan leluasa mengambil hasil bumi keluar daerah tanpa

meninggalkan kesejahteraan terhadap masyarakatnya.

Demikian disampaikan Sekretaris Umum DPP IPK H Arpan Maksum, Sabtu (4/12) di Gedung Serba Guna Panyabungan, sehubungan Pelantikan DPD IPK Kabupaten Mandailing Natal.

Pelantikan DPD IPK Madina ini jangan hanya sebatas acara seremonial dan pembentukan organisasi yang berjalan di tempat sebab pemuda harus menunjukkan perannya dalam membangun bumi gordang sembilan ini.

Pemuda sangat berperan dalam membangun suatu daerah demi untuk sebuah kemajuan dan kesejahteraan, karena kokohnya tonggak kepemimpinan yang harus kita perankan mulai dari sekarang. “Untuk itu Pemuda di Mandailing Natal harus bisa mengenang dan meneruskan cita-cita para pejuang kita dalam merebut kemerdekaan dahulunya,” sebutnya.

Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya Provinsi Sumatera Utara, Nelson Diapari Simanjuntak (Econ) melantik pengurus DPD IPK Kabupaten Mandailing Natal mengatakan organisasi IPK ini bukan identik dengan partai politik. Melainkan merupakan sebuah organisasi untuk mencetuskan sebuah karya-karya yang mempunyai nilai-nilai kemanusian serta pembangunan, sehingga pemuda itu dituntut berkarya melalui kemampuan bidang masing-masing sehingga tidak ada pemuda yang tidak terampil dalam persaingan era globalisasi ini.

Ketua DPD IPK Madina Ikhwanul Akbar (ucok Mantari) di dampingi sekretaris Mangatas Nasution menuturkan sejak memegang tonggak estapet IPK sudah siap melaksanakan dan mengembangkan berbagai karya yang harus di munculkan untuk membentuk suatu usaha koperasi dalam memberdayakan organisasi agar berjalan.

Sebab selama ini kebanyakan organisasi berjalan di tempat karena kost yang harus dijalankan tidak ada, sehingga kita akan bergerak di bidang usaha terlebih dahulu dalam rangka menjalankan roda organisasi.

“Kita tidak mau menjadi pemuda pengemis sebab kita harus menjadi pemuda yang bisa berdiri sendiri tanpa topangan orang lain. Dan kita juga harus bisa menjadi pemuda yang tegap dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal agar percepatan peningkatan ekonomi rakyat bisa tercapai lebih cepat,” sebutnya.

AS Imran Khaitammy Daulay Ketua DPRD Madina juga berpesan agar IPK Madina yang baru saja dilantik harus menjadi sebuah organisasi kepemudaan yang mandiri dan punya keterampilan masing-masing demi untuk memberdayakan setiap anggotanya. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alhamdulillah, Harga Karet Terus Bergerak Naik

    Alhamdulillah, Harga Karet Terus Bergerak Naik

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lagi-lagi harga karet alam bergerak naik di tingkat petani di Mandailing Natal (Madina). Pantauan  di pusat penjualan karet alam di Gunung Tua, Panyabungan, Kamis (28/4/2016), harga berada di Rp.8.200 per kilo gram untuk harga terrendah dan Rp.8.800 per kilo gram untuk harga tertinggi. Posisi itu mengalami kenaikan sekitar 700 rupiah dari […]

  • TGSC Laporkan Saipullah Nasution ke Polisi

    TGSC Laporkan Saipullah Nasution ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Perseteruan Bupati Mandailing Natal ( Madina ) Saipullah Nasution dengan tim Gordang Sambilan Canter ( TGSC )terkait hutang politik ternyata berbuntut panjang. Tim Gordang Sambilan resmi melaporkan Saipullah Nasution ke Polres Madina dengan delik aduan pemerasan dan pencemaran nama baik. Sebelumnya kuasa hukum Saipullah Nasution juga telah melaporkan ketua tim […]

  • Harga TBS Kampung 1.050/Kg

    Harga TBS Kampung 1.050/Kg

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kampung di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hanya dihargai 1.050 rupiah per kilo gram. Harga ini memang naik dari sebelumnya yang sebesar 650 rupiah per Kg, tetapi masih belum mendongkrak kesejahteraan petani. Berbeda dengan harga TBS pada kebun plasma yang dikelola […]

  • Tak Berkategori

    KPK Tangkap Bupati Mandailing Natal

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    KPK menangkap Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara atas dugaan suap dalam alokasi Bantuan Dana Bawahan dari Provinsi Sumatera Utara kepada Kabupaten Mandailing Natal APBD 2013. Hidayat yang ditangkap di Medan, Rabu (15/5/2013) siang tadi, tiba di gedung KPK pukul 22.45 WIB.(detik)

  • Hari Pertama Sekolah Tatap Muka di Madina Tiada Kendala

    Hari Pertama Sekolah Tatap Muka di Madina Tiada Kendala

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) untuk SD dan SMP di Kabupaten Mandailing Natal yang dimulai hari ini Rabu (1/9/2021) berjalan sukses. Hari ini merupakan uji coba pemberlakuan PTMT di sekolah sejak pandemi covid-19 mewabah. Kepala Koordinator Wilayah I Dinas Pendidikan Kecamatan Panyabungan, Mara Solih Pulungan yang dijumpai pada saat melakukan […]

  • Pemadaman berlanjut, PLN bisa digugat

    Pemadaman berlanjut, PLN bisa digugat

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemadaman listrik selama Ramadhan sudah sangat mengganggu kenyamana warga. Apalagi, listrik padam tak kenal kompromi. Bisa saja siang, sore, bahkan pada saat berbuka puasa, sahur dan shalat tarawih. Pemadaman listrik selalu muncul pertanyaan mengenai tanggung jawab, komitmen dan sensitifitas PLN atau Perusahaan Listrik Negara dalam masalah ini. Padahal deretan peraturan perundang-undangan begitu banyak […]

expand_less