Selasa, 14 Apr 2026
light_mode

Menghadapi MEA, Perantau Tabagsel Akan Gelar Lokakarya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 29 Okt 2015
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online) – Menyonsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah di depan mata, sejumlah lembaga asal Tabagsel menyelenggarakan lokakarya Pendidikan, Agribisnis dan Ekonomi Kreatif Tabagsel.

Lokakarya akan dilangsungkan tanggal 2 Nopember 2015 di IPB International Convention Centre, Botani Square Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, yang diselenggara oleh Ikatan Keluarga Alumni Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan dan Forum Masyarakat Peduli Tabagsel, IKAPADA.

Ketua Panitia, Dr.Kiman Siregar,S.TP,M.Si dalam rilis pers yang diterima Mandailing Online, Kamis (29/10) mengungkapkan lokakarya ini diharapkan mampu menampung dan menghimpun pemikiran, menjembatani peran masyarakat perantauan dan alumni dari sekolah-sekolah di Tabagsel dalam hal kerjasama percepatan proses pembangunan di seluruh kabupaten/kota kawasan Tabagsel (Tapanuli Bagian Selatan) terutama dari sisi pendidikan, agribisnis dan ekonomi kreatif.

Tujuan dari lokakarya antara lain, memberikan gambaran sistem pengelolaan pendidikan yang kompetitif dan profesional, serta mendorong terbentuknya universitas negeri di kawasan Tabagsel, seperti Universitas Graha Nusantara yang sudah seharusnya menjadi universitas negeri.

Mendorong proses peningkatan pembangunan SDM di Tabagsel; memetakan kemampuan Pemda di kawasan Tabagsel dalam menghadapi MEA, memberikan gambaran dan fokus pembangunan yang sesuai dengan potensi di kawasanTabagsel.

Menjembatani kebutuhan Pemda dalam mengakselerasikan pembangunan di kawasan Tabagsel, salah satunya dalam penyerapan dana desa dari Kementerian Desa Tertinggal, penyerapan dana kementerian pertanian, industri, energi di luar dana alokasi APBD.

Menggali potensi ekonomi dan pembangunan di kawasan Tabagsel, mengidentifikasi produk dan zona ekonomi kreatif yang kompetitif dikembangkan di kawasan Tabagsel; menggagas road map, strategi promosi, dan marketing produk kreatif Tabagsel secara terintegrasi dalam program kegiatan di tiap Pemda di kawasanTabagsel, termasuk menggagas Festival Tabagsel.

Pembicara utama meliputi, Prof. Dr. Hermanto J Siregar, M.Ec (Wakil Rektor IPB); Ir. MM Azhar Lubis, MA (Deputy BKPM RI); Dr. Mulia E Siregar (Deputi Pengawas Perbankan – OJK); Prof. Dr. Ahmad Erani Yustika (Dirjen Pembangunan Percepatan Desa Tertinggal) dan para praktisi/pelaku usaha ekonomi kreatif di dan asal kawasan Tabagsel.

Output (keluaran) dari lokakarya ini berupa “Buku Panduan Pendidikan, Agribisnis dan Ekonomi Kreatif Tabagsel”. Buku ini merupakan inti sari dari lokakarya, disarikan dari berbagai tulisan nara sumber yang sesuai tema lokakarya ini.

Buku Panduan ini diharapkan jadi panduan bersama para kepala daerah dan instansi terkait, dan calon pemimpin pemda di kawasanTabagsel, begitu juga dengan investor dan pihak swasta atau calon investor yang akan berinvestasi di kawasan Tabagsel.

Buku Panduan ini akan dipamerkan dan disebarkan mengawali acara Festival Tabagsel yang akan dilaksanakan sekitar bulan Oktober 2016.

Output kedua, penandatanganan Piagam Kesungguhan (Commitment Signing) oleh seluruh stake holder se Tabagsel, investor/swasta yang akan berinvestasi di kawasan Tabagasel, perguruan tinggi di Tabagsel, Forum Masyarakat Peduli TABAGSEL, IKAPADA, Forum Komunikasi Lintas Parsadaan Masyarakat Tapanuli Bagian Selatan (FKLPM-TBS), Forum, Ikatan Alumni Sekolah dan Mahasiswa asal Tabagsel di Jabodetabek dan lainnya.

Pasca kegiatan lokakarya ini, ada beberapa kegiatan lanjutan yang akan dilaksanakan di kawasan Tabagsel, antara lain, melakukan kuliah umum di UGN tentang agribisnis dan ekonomi kreatif dengan mendatangkan dosen tamu dari IPB, UI, dan universitas lainnya di luar Tabagsel.

Membantu melanjutkan proses konversi Universitas Graha Nusantara menjadi Universitas Negeri; melakukan road show ke kawasan Tabagsel dalam pembenahan agribisnis dan ekonomi kreatif; menyiapkan Event Promosi Bersama Ekonomi Kreatif se Tabagsel dalam bentuk Festival Tabagsel yang namanya disesuaikan hasil kesepakatan dalam Lokakarya.

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Darul Mursyid Raih Nilai Tertinggi se-Sumut

    Darul Mursyid Raih Nilai Tertinggi se-Sumut

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid mendapat nilai tertinggi akreditas I se-Sumatera Utara dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah Madrasah (BAN-SM). Perolehan nilai A dari BAN-SM ini bukan kali pertama diperoleh Darul Mursyid, melainkan sudah beberapa kali. Hanya saja, nila A yang terkandung kali ini cukup tinggi yakni 96 atau tertinggi. Kepala […]

  • Pemkab Madina Buka Pendaftaran Beasiswa Tahun 2016

    Pemkab Madina Buka Pendaftaran Beasiswa Tahun 2016

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pendidikan Madina resmi membuka pendaftaran bagi mahasiswa yang hendak meraih beasiswa miskin berprestasi tahun 2016. Pembukaan pendaftaran dimulai sejak Senin kemarin, (14/11/2016) di Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Demikian disampaikan Kasi Kurikulum Dikmenumjur Dinas Pendidikan Abdul Husin, S.Pd sebagaimana dilansir StArtNews, Senin (14/11). Seperti tahun-tahun sebelumnya, beasiswa ini diperuntukkan […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 30)

    MARSIDAO-DAO (episode 30)

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara   Luas sumbayang Isya, mangalao Si Siti tu tapian ompa ayanna ganan ni parabiton nangkan sap-sapon. Ngada adong alapangan nia be manyapsap arian, harana sogot ni ari nangkan kehe ma marsidao-dao santak tu kotu Magorib. Pala ipasapsapkon tu Si Pikek, ngada sada roa. Angke ngada pe malo manyap-sap ias, […]

  • Longat berduka, Jenazah Safrida Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon

    Longat berduka, Jenazah Safrida Ditemukan Tersangkut di Akar Pohon

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Jenazah Safrida (19) berhasil ditemukan Selasa pagi (6/12) setelah hanyut Senin petang (5/12) di Sungai Aek Sarir, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Mandailing Natal. Tubuh almarhumah ditemukan tersangkut di akar pohon oleh tim pencari sekira pukul 10.00 WIB. Safrida warga Kelurahan Longat hanyut bersama suaminya Rahmat (22) ketika menyeberangi sungai […]

  • Polisi Amankan 4 Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kotanopan

    Polisi Amankan 4 Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kotanopan

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): dikabarkan empat pelaku tambang emas ilegal menggunakan alat berat jenis excavator di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ditangkap tim dari Polda Sumatera Utara. Satu diantaranya diduga keluarga kepala desa singengu. Lokasi penangkapan pelaku tambang emas ilegal ini sendiri dikabarkan diwilayah lapangan manja pasar kota nopan tepat nya […]

  • Peran Penting Trio Anak Mandailing, Sebelum Soekarno Pembacakan Teks Proklamsi

    Peran Penting Trio Anak Mandailing, Sebelum Soekarno Pembacakan Teks Proklamsi

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Peranan trio anak Mandailing (Adam Malik, Pangulu Lubis, Rahmat Nasution) dalam menyiarkan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia jarang dipublikasi. Padahal berita itu sangat vital dan disiarkan satu setengah jam sebelum Soekarno membacakan teks Proklamasi di Pengangsaan Timur 56, Jakarta. (Dikutip dari buku Madina Madani ditulis Basyral Hamidi Harahap) Perlu dicatat peranan anak Mandailing: Adam Malik, Pangulu […]

expand_less