Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Produksi Pendaratan Ikan di Tapteng Sibolga Merosot

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
  • print Cetak

Panda – Akibat cuaca ekstrem yang kerap melanda perairan Pantai Barat Sumatera Utara sejak 3 tahun terakhir, menyebabkan produksi penangkapan ikan di Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga tidak stabil atau kembali merosot. Jika pada tahun 2012 lalu, total produksi/pendaratan ikan mampu mencapai 38.290 ton, kemudian turun menjadi 34.573 ton pada tahun 2012, lalu tahun 2014 jumlah tersebut kembali naik tipis menjadi hanya 35.227 ton.

Namun pada tahun 2015 ini, produksi pendaratan ikan dipastikan akan lebih merosot. Sebab, hingga akhir September 2015, produksi pendaratan ikan hasil tangkapan nelayan di daerah ini baru mencapai 22.458 ton atau menurun sekitar 17% dari periode yang sama pada tahun lalu mencapai 26.081 ton.

Demikian disampaikan Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga Henry M Batubara SPi MSi selaku perpanjangan tangan Kementerian Kelautan dan Perikanan di wilayah Pantai Barat Sumut kepada MedanBisnis di kompleks PPN Sibolga, kemarin.

Disebutkan, cuaca buruk yang kerap melanda perairan pantai barat Sumatera atau sekitar wilayah Samudera Hindia, menjadi faktor utama tidak stabilnya jumlah produksi pendaratan atau hasil tangkapan nelayan di daerah ini.

“Naik turunya produksi itu juga disebabkan pola migrasi ikan yang tidak menentu, disamping faktor lainnya semisal kerusakan ekosistem terumbu karang yang kian parah, sehingga mengakibatkan perkembangbiakan ikan menjadi terganggu dan menyebabkan ikan menjadi langka. Hal ini juga disebabkan sempat naiknya harga BBM solar yang menjadi bahan bakar utama kapal-kapal penangkap ikan,” terangnya sembari menyampaikan bahwa data di atas diambil berdasarkan data laporan dari dokumen Logbook kapal penangkap ikan.

Dikatakan, akibat cuaca buruk yang berkepanjangan, menyebabkan tingkat aktivitas operasional kapal-kapal penangkap ikan menjadi menurun dari biasanya. Hal ini dibuktikan dengan pengurusan berbagai kelengkapan dokumen kapal penangkap ikan di kantornya yang terus mengalami penurunan, seperti Logbook, Surat Persetujuan Berlayar (SPB), maupun Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan (SHTI).

Disebutkan, jika pada tahun 2012 lalu, pihaknya masih menerbitkan 10.305 unit dokumen Logbook, pada tahun 2013 turun menjadi 8.636 unit, tahun 2014 terus merosot menjadi 6.205 unit. Hingga September tahun 2015 ini, kapal perikanan yang mengurus Logbook sebagai dokumen wajib yang harus dilengkapi oleh kapal-kapal penangkap ikan jika hendak beroperasi baru mencapai 5.466.

Begitu juga dengan SPB yang tahun 2012 lalu mencapai 10.305 unit, kemudian meningkat sedikit pada tahun 2013 menjadi 10.363 unit, kembali menurun menjadi 9.044 unit pada tahun 2014, pada tahun ini diperkirakan akan kembali merosot. Pasalnya, hingga September 2015, hanya 5.071 unit kapal yang beroperasi.

Tak jauh berbeda dengan dokumen SHTI yang juga terus mengalami penurunan. Pada tahun 2012 lalu, PPN Sibolga masih menerbitkan 403 lembar SHTI, pada tahun 2013 sampai tahun 2014 mengalami penurunan menjadi 400 dan 171 lembar SHTI saja. Jumlah ini dipastikan akan kembali menurun, karena hingga September tahun ini, PPN Sibolga baru menerbitkan 63 lembar SHTI saja.

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi Sekretaris Komisi III DPRD Madina Nasrul Hilmi Nasution Tak Hadiri Rapat KUA PPAS APBD Tahun 2026

    Lagi Sekretaris Komisi III DPRD Madina Nasrul Hilmi Nasution Tak Hadiri Rapat KUA PPAS APBD Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ‎(Mandailing Online ):untuk memastikan arah kebijakan anggaran tahun 2026 dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Madina. Komisi III DPRD Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan rapat pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026. Rapat tersebut tentu berkomitmen menjaga kualitas perencanaan anggaran demi pembangunan Madina yang lebih baik. Rapat yang berlangsung di ruang komisi III […]

  • Ini Jadwal Keberangkatan Calhaj Asal Madina

    Ini Jadwal Keberangkatan Calhaj Asal Madina

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – ada tiga jadwal keberangkatan calon jamaah haji ( Calhaj ) asal Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tahun ini. Sesuai jadwal resmi dari kantor urusan haji Kementerian Agama daerah ini, Calhaj asal Madina untuk kloter 3 embarkasi kualanamu medan berangkat pada 13 Mei 2024 dari Madina menuju Asrama Haji Medan. Kepala Seksi […]

  • Jelang Mudik Lebaran, Polres Madina Dirikan 3 Posko

    Jelang Mudik Lebaran, Polres Madina Dirikan 3 Posko

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Untuk memperlancar dan kenyamanan arus mudik lebaran, Polres Mandailing Natal (Madina) telah mendirikan tiga posko penanganan lalu lintas. Posko utama di Kecamatan Panyabungan, posko kedua di Kecamatan Siabu dan posko ketiga di Kecamatan Kotanopan. Ketiga posko tersebut berada di jalan Lintas Sumatera. Pendirian posko ini merupakan rangkaian program Operasi Ketupat […]

  • Mengapa Harus Taat kepada Ulama?

    Mengapa Harus Taat kepada Ulama?

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Selama dalam koridor kebaikan dan ketakwaan, menaati ulama ialah kebutuhan asasi bagi umat. Melebihi ketergantungan pada makan dan minum. Di tengah-tengah hiruk pikuk demokrasi dan era keterbukaan, muncul beragam gagasan dan ideologi yang cenderung memarjinalkan sosok ulama. Keberadaan para tokoh agamawan itu beranjak terlupakan. Tak sedikit figur ustaz yang muncul di televisi hanya untuk mengisi […]

  • Prof. Dr. Maurice Bucaille Masuk Islam Setelah  Meneliti Mumi Fir’aun

    Prof. Dr. Maurice Bucaille Masuk Islam Setelah Meneliti Mumi Fir’aun

    • calendar_month Senin, 7 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Suatu hari di pertengahan tahun 1975, sebuah tawaran dari pemerintah Prancis datang kepada pemerintah Mesir. Negara Eropa tersebut menawarkan bantuan untuk meneliti, mempelajari, dan menganalisis mumi Firaun. Tawaran tersebut disambut baik oleh Mesir. Setelah mendapat restu dari pemerintah Mesir, mumi Firaun tersebut kemudian digotong ke Prancis. Bahkan, pihak Prancis membuat pesta penyambutan kedatangan mumi Firaun […]

  • Gaja Do Napagaja, Landung Natarkapit

    Gaja Do Napagaja, Landung Natarkapit

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Songon nabiaso alak dikampung pula dung loja-loja marusaho tontu les natulopo ujungna maradian sareto giot laos manyirup-nyirup kopi paet. Songoni mada disada maso ima topekma diari Salasa dilopo nisi Jakombang, bahat ma tarpaida alak namarkumpul palidang-lidang pat dilopo i. Sareto diari I bahat alak dihutai mandung mandaek sarojitana pastimei mandung cerah ma nida parboi nialak […]

expand_less