Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution : Desa Terisolir Di Madina Harus Bangkit

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
  • print Cetak
Bupati Dahlan Hasan Nasution

Bupati Dahlan Hasan Nasution

PAKANTAN (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution berharap agar desa terisoli khususnya Desa Silogun dapat secepatnya bangkit supaya dapat merasakan arti kemerdekaan.

Dia meminta agar dinas Pekerjaan Umum Madina segera membuat usulan pekerjaan Infrastruktur Jalan sekitar 500 meter untuk rabat beton dibeberapa titik yang sulit dilalui kenderaan dan sekaligus membuat pasangan paret sehingga secara bertahap akan dapat diselesaikan.

Itu dikataknnya didampingi Mudir Ponpes Mustofawiyah Purba Baru H Mustofa Bakhri bersama salah satu Anggota DPRD Madina dari Partai Demokrat M Riski Daulay melakukan peninjauan Desa terkecil Silogun Kecamatan Pakantan, Senin (09/11).

Peninjauan Desa terpencil Silogun yang hanya memilki 27 Kepala Keluarga dengan 134 Jiwa ini juga berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat tepatnya Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman Barat merupakan sebuah kewajiban selaku Bupati Mandailing Natal kata Dahlan Senin.

“Saya sangat sedih bahwasanya masih banyak warga Madina yang berada di Desa terisolir bahkan terpencil yang langsung dikelilingi pegunungan meskipun Desa Silogun yang hanya memiliki 134 Jiwa tetap harus mendapat sentuhan pembangunan secepat mungkin katanya.

Dia meminta agar dinas Pekerjaan Umum Madina segera membuat usulan pekerjaan Infrastruktur Jalan sekitar 500 meter untuk rabat beton dibeberapa titik yang sulit dilalui kenderaan dan sekaligus membuat pasangan paret sehingga secara bertahap akan dapat diselesaikan.

Sesuai dengan pantauan Antara untuk dapat sampai ke Desa Silogun Bupati Madina bersama rombongan terpaksa harus menyeberangi Sungai dan jalan lumpur yang dikelilingi Jurang begitu juga dengan sebaliknya hingga menjelang pagi hari seluruh rombongan tetap tegar dan semangat dalam perjalanan.

“Selain itu beberapa program Pemkab Madina diharapkan juga dapat berjalan seperti Maghrib Mengaji bagi anak-anak yang pastinya akan dapat membawa keselamatan suatu Daerah dan dapat meramaikan Masjid serta akan menciptakan pemimpin dan harapan bangsa katanya.

Harapannya agar desa terisoli khususnya Desa Silogun dapat secepatnya bangkit agar dapat merasakan arti Kemerdekaan apalagi jarak dari jalan Kecamatan Pakantan hanya berkisar lebih kurang 9 Kilometer dan jarak ke Sumatera Barat hanya 2 Kilometer.

Bilamana infrastruktur jalan nantinya akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta kesejahteraan melalui Doa serta dukungan baik dari DPRD dan masyarakat maka pada Tahun 2016 nanti pembangunannya akan dapat dilaksanakan secra bertahap kata Dahlan.

Sumber: Antara

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Gagas Promosi Kopi Mandailing di Pesawat Udara

    Bupati Madina Gagas Promosi Kopi Mandailing di Pesawat Udara

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Promosi kopi Mandailing membutuhkan strategi di berbagai lini dalam menjawab tantangan ekonomi rakyat khusunya petani kopi. Salah satu promosi yang dianggap memiliki resfon tinggi adalah suguhan minuman Mandheling Coffee kepada penumpang pesawat terbang. “Saya berharap Kadin mencari cara bagaimana kopi Mandailing menjadi minuman penumpang pesawat terbang,” ujar Bupati Madina, Dahlan Hasan […]

  • Akulturasi Elitis Mandailing: Standar Baru Kemajuan Madina

    Akulturasi Elitis Mandailing: Standar Baru Kemajuan Madina

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution* Sulit menemukan pemahaman yang relatif seragam dalam hal budaya lokal. Lebih-lebih dalam hal kepemimpinan yang bersifat tradisional. Apalagi untuk membaca dan memahami sebuah prosesi adat yang belum “taradat”. Perpaduan unsur adat dengan nilai budaya yang asing atau baru dengan meninggalkan nilai-nilai adat itu sendiri dapat dipahami sebagai akulturasi. Dan, karena pemangku […]

  • Isu Hantu Kolor Resahkan Warga

    Isu Hantu Kolor Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

        Para Anak Gadis Diungsikan ke Kota PALUTA – Warga desa yang berada di Kecamatan Padang Bolak dan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) sejak tiga bulan belakangan ini resah dengan maraknya isu hantu kolor. Akibatnya sejumlah keluarga yang memiliki anak gadis pun langsung mengungsikannya ke luar kota, sebab keluarganya tidak ingin anak gadisnya […]

  • SI-GOTAP ULU

    SI-GOTAP ULU

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi Si-Gotap Ulu, merupakan kata yang cukup mengerikan dan dirasakan sebagai ancaman bagi anak-anak di masa sekitar 60 sampai 70-an. Karena kata ini berasal Gotap (bahasa Mandailing) artinya potong atau penggal, sedang ulu artinya kepala. Bila kata ini digabungkan, artinya menjadi penggal kepala. Sedangankan penggunaan kata Si pada awal kata […]

  • Jelang Nataru Stok Pangan di Madina Aman

    Jelang Nataru Stok Pangan di Madina Aman

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Ketapang Madina pastikan sejumlah pasokan stok pangan komoditi tercukupi Jelang Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). “Berdasarkan pantauan hasil survei pasar dan laporan UPTD Kecamatan, Insya Allah jelang Nataru pasokan bahan komoditi aman,” Kata Taufik Zulhandra Ritonga Kadis Ketapang Melalui Khairul Anwar Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan di […]

  • Diimingi Diberikan Kunci Jawaban,	 Pelamar CPNS Ngaku Diminta Rp40 Juta

    Diimingi Diberikan Kunci Jawaban, Pelamar CPNS Ngaku Diminta Rp40 Juta

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA (Mandailing Online) – Pelaksanaan ujian penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk honorer Kategori II di lingkungan Kemenag Padang Lawas Utara (Paluta) yang dilaksanakan di Padangsidimpuan (Psp), Minggu (3/11), diduga ada permainan uang. Pasalnya, sejumlah pelamar CPNS mengaku dimintai sejumlah uang antara Rp2 juta hingga Rp40 juta per orang. Permintaan ini diduga dilakukan oknum […]

expand_less