Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Mandailing Pasaman

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 8 Des 2015
  • print Cetak
Mustofa Kamal Batubara

Mustofa Kamal Batubara

Karya : Mustopa Kamal Batubara

 

Tutur kita persis pinang dibelah dua

Ritual kita tak ada beda

Batin kita bak akar dengan pohonnya

 

Tapi kita beda, kawan

Aku diayun onang-onang moyang,

sedang kau oleh dendang Pasaman

Aku dibesarkan gule bolgang,

sedang kau gule rendang

 

Kita beda, tapi kita sama

Dilahirkan dari moyang Mandailing

Diasah setajam lading

 

Aku bangga padamu kawan

Kau masih mampu menutur tutur leluhur

Memegang erat petuah adat

Di bawah langit Pasaman, ranah Minang

 

Bio data

Mustopa Kamal Batubara lahir di Bange, 28 Oktober 1992. Ia pernah menempuh pendidikan di SD Negeri 147545 Bange Kecamatan Bukit Malintang, MTs Negeri Siabu, Pondok Pesantren Musthafawiyah Purbabaru. Saat ini ia tercatat sebagai mahasiswa Hukum Tata Negara Fakultas Syariah & Hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau).

Selain kuliah, ia juga aktif di Sastra Rumahkayu Pekanbaru, HMJ HTN, UPTQ UIN Suska, IM3 Madina Pekanbaru dan sebagainya. Putra asli Mandailing ini baru saja menyelesaikan naskah Buku Facebook Mengguncang Dunia Akhirat dan saat ini sedang menulis novel Asa Sebelum Senja. Karya-karyanya telah melanglangbuana di harian Riau Pos, Singgalang Padang, Gagasan, Buletin Makna. Riau.kemenag.go.id, Maknasia.com, Rumahkayuindonesia.com dan sebagainya. Blog pribadinya bisa diakses di: www.karya-kamal.blogspot.com.

Prestasi

Adapun berbagai prestasi yang pernah ia raih, diantaranya: Juara 1 Cerdas Cermat Bhs. Indonesia (2005). Juara 3 siswa berprestasi (2004). Juara 3 Kesenian tor-tor Mandailing (bersama group SD Negeri Bange Kec. Bukit Malintang (2004). Juara 1 cipta puisi (2012). Juara 3 MSQ MTQ tingkat Kabupaten Madina-Sumatera Utara (2012). Juara 1 Syarhil Qur’an MTQ Pesantren Musthafawiyah Purbabaru (2013). Juara 2 pidato Bahasa Indonesia Pekan Olahraga dan Seni se-kab. Madina (2012). Harapan 2 pidato Bahasa Arab se-kab. Madina (2012). Peserta festival Nasyid Kab. Madina (2013). Peserta Debat Bahasa Tingkat Propinsi Riau (2014). Harapan II Pidato Bahasa Indonesia Se-Prop. Riau (2014). Juara I Lomba Menulis Surat Untuk Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau (2014). Peserta Gerakan Indonesia Menulis di Balai Bahasa Propinsi Riau (2015) dan lain-lain.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deviden Cashback

    Deviden Cashback

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menelusur Perusahaan yang Didirikan Petani (bagian 2) Oleh : Dahlan Iskan Sudah empat tahun PT Pengayom Petani Sejagad berdiri. Setiap tahun petani menerima ‘cashback’ dari Pengayom. Bahkan setiap habis panen –kalau setahun bisa panen dua atau tiga kali. Istilah ‘cashback’ itu hanya dipakai untuk memudahkan petani mencernanya. Padahal itu adalah pembagian laba biasa. Mengapa pembagian laba itu tidak diwujudkan […]

  • Anggota Dewan: Kok Pramugari Garuda Tua-tua

    Anggota Dewan: Kok Pramugari Garuda Tua-tua

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi V DPR RI mempertanyakan kenapa pramugari Garuda tua-tua dibandingkan dengan maskapai-maskapai penerbangan lainnya. Menjawab pertanyaan tersebut Direktur Utama, PT Garuda, Emirsyah Safar, menjelaskan bahwa memang hal tersebut merupakan aturan dari bagian kepagawaian Garuda. “Untuk Pramugari, berdasarkan aturan dari kepegawaiaan, ini prinsipnya sampai 56 tahun, tetapi kita tetap merekrut yang baru-baru dan saat […]

  • Harga Karet Naik 500 Rupiah

    Harga Karet Naik 500 Rupiah

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) : Harga karet alam di Kecamatan Siabu naik sekitar 500 rupah per kilo gram. Penjualan di tingkat pedagang pengumpul, Selasa (19/4/2016) di kawasan Huta Puli mencapai 6.500 hingga 7.500. pekan sebelumnya masih di level 6.500 hingga 7.000 per kilo gram. Kenaikan juga terjadi di Kotanopan. Perdagangan di pasar Kotanopan Sabtu lalu tercatat […]

  • Legenda dari Afrika Selatan, Nelson Mandela Pecinta Batik yang Peduli Kaum Papa

    Legenda dari Afrika Selatan, Nelson Mandela Pecinta Batik yang Peduli Kaum Papa

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SOSOK sederhana melekat pada diri Nelson Mandela. Meski tokoh anti-apartheid itu telah meninggal dunia, kesederhanaan dan kerendahan hatinya sebagai pemimpin tetap menjadi inspirasi. “Bagi banyak orang, Nelson Mandela adalah ikon dan pejuang hak asasi manusia yang tersohor. Tapi, bagi mereka yang mengenal dekat beliau, Nelson Mandela adalah seorang teman yang rendah hati,” kata George Bizos, […]

  • Produser  Penentu Masa Depan Musik Mandailing

    Produser Penentu Masa Depan Musik Mandailing

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    Dalam sebuah wawanacara dengan pemerhati musik Mandailing yang juga penulis sekaligus sutradara film “Biola na Mabugang”, Askolani Nasution mengatakan, produser menjadi faktor utama penentu masa depan musik etnik Mandailing. Menurutnya, produser musik Mandailing belum mau mengoptimalkan kualitas produksinya, terutama dalam hal kemasan baik dalam sampul maupun faktor ekstrinsiknya. Jika dicermati lebih jauh, lanjut Askolani, tidak […]

  • Magnitute Wacana Balon Bupati Madina, (Bikin Kriteria atau Cari Tokoh?)

    Magnitute Wacana Balon Bupati Madina, (Bikin Kriteria atau Cari Tokoh?)

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Tanpa harus menyoal kenapa harus Pilkada Langsung dan serentak di 2015 ini, bicara tentang bakal calon (Balon) Bupati Madina tetap menantang, bahkan bisa-bisa bikin frustrasi. Kita mengenal Madina sedemikian rupa. Ada problem besar. Butuh resolusi tuntas. Ada perspektif sejarah yang adiluhung. Harus mencapai target-target besar yang terkesan mustahil. Itu satu […]

expand_less