Minggu, 8 Mar 2026
light_mode

Guru Dibunuh , Sebelum Meninggal, Kakak Diteror Via SMS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
  • print Cetak


JENAZAH Ellijah SPd , 49, korban pembunuhan sadis di Desa Bandarpanjang, Muarasipongi, Kabupaten Mandailing Natal itu, telah dikebumikan oleh keluarganya, Selasa (14/12) sekira pukul 08:00 di Pekuburan Muslim Jalan Letda Sujono Gang Istirahat, Kelurahan Bandarselamat Kecamatan Medan Tembung.

Seluruh sanak keluarga larut dalam duka mengantarkan jenazah anak sulung dari tujuh bersaudara itu ke tempat peristirahatan terakhirnya. Tak hanya keluarga, para tetangga korban juga mengiringi kepergian pahlawan tanpa tanda jasa itu. Selain keluarga, para tetangga juga tak menduga janda tanpa anak itu meregang nyawa akibat pembunuhan sesadis itu.

Muhammad Yamin , 35, adik kandung Ellijah tak menduga kalau kakak sulungnya itu meninggal dunia dengan cara tak wajar. “Kami menduga kakak dibunuh oleh seseorang yang dikenalnya. Kakak sering menerima teror via pesan singkat (SMS) di handphonenya. Isi SMS itu antara lain: kapan kau tak bertekuk lutut samaku. Namun, kami tidak mengetahui siapa lelaki yang mengirim sms itu,”
jelas Yamin kepada Waspada, Selasa (14/12) sekira pk 17:30 di rumah duka di Jalan Letda Sujono Gang Padi Kelurahan Bandarselamat Kecamatan Medan Tembung.

Menurut Yamin, almarhum memang tak pernah menceritakan tentang masalah pribadinya karena sifatnya yang tertutup, apalagi setelah almarhum resmi bercerai dengan suaminya berinisial MT, sepuluh tahun yang silam. “Almarhum juga pernah cerita, ada lelaki yang suka sama dia, tapi dia tak menyukai pria itu. Tetapi, almarhum tak mau menyebutkan siapa pria itu,” ujar Yamin lagi.

Yamin berharap berharap polisi segera menangkap pelaku pembunuhan itu sehingga diketahui apa motif yang sebenarnya terjadi. “Kami tak menginginkan prestasi yang ditoreh almarhum sebagai tenaga pendidik di Kabupaten Madina hilang begitu saja hanya karena perbuatan konyol seperti itu. Dia guru profesional, yang sudah lulus sertifikasi dan sudah hampir 25 tahun mengajar,” ujar Muhammad Yamin.

Kecurigaan pihak keluarga, tambah Yamin, memang sangat wajar, kalau korban dibunuh oleh seseorang yang dikenalnya. Apalagi, jeket dan rokok “Ardath” milik pelaku tertinggal di rumah korban. “Kami ikhlas menerima kematian korban, namun kami berharap kepada petugas kepolisian dan Dinas Pendidikan Madina untuk mengungkap kasus pembunuhan ini. Semuanya kami serahkan kepada
aparat penyidik,” tutur Yamin.

Mimpi lalat hijau

Sebelum meninggal dunia, tambah Yamin, salah seorang adik korban lainnya bernama Salmi Apriliana pernah bermimpi kalau di warungnya tempat berjualan banyak berdatangan lalat hijau. “Ternyata mimpi adik saya itu berujung duka. Karena saat itu ternyata kakaknya telah menjadi mayat,” cerita Yamin. Andi Aria Tirtayasa
Sumber : waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pejabat Berjudi Kok Bisa Bebas, Ya?

    Pejabat Berjudi Kok Bisa Bebas, Ya?

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BERITA bebasnya enam pejabat Pemkab Simalungun yang kepergok main judi cukup membuat nai Hepppot merasa terpukul. Meski tak kenal dengan mereka tapi nai Heppot merasa harus atau wajib terpukul mau pun memukulkan diri. Saat membaca berita ‘bebas ooii…’ itu, tangannya sontak memukul jidatnya yang tampak mulai mengerut. Mengapa demikian? Ia merasa sudah dilecehkan oleh yang […]

  • Ruko Terus Bertumbuh di Panyabungan

    Ruko Terus Bertumbuh di Panyabungan

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Pembangunan rumah toko (Ruko) di sepanjang jalan Willem Iskandar Panyabungan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dari tahun ke tahun terus bertambah (bertumbuh). Selain jumlah ruko yang bertambah, sewanya juga terus naik. Bakhtar Nasution salah seorang warga Panyabungan kepada wartawan kemarin mengatakan, ruko yang dibangun oleh masyarakat pada umumnya untuk disewakan. Sebagian […]

  • Adi Mansar: Harusnya Jangan Ada Lagi KTP ke PSU Pilkada Madina

    Adi Mansar: Harusnya Jangan Ada Lagi KTP ke PSU Pilkada Madina

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Advokad hukum, Dr. H. Adi Mansar, SH,MHum mencuatkan warning agar data pemilih benar-benar valid di tiga TPS yang akan melaksanakan PSU Pilkada Madina. Itu disampaikan Adi Mansar dalam pesan WhatsAap diterima Mandailing Online, Selasa (20/4/2021). Data pemilih yang kurang valid akan berpotensi memberikan peluang kembali kepada Paslon tertentu mengulangi kecurangan. Padahal, […]

  • Disperindag Gelar OP di Dua Kecamatan

    Disperindag Gelar OP di Dua Kecamatan

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar operasi pasar (OP) di Kecamatan Siabu dan Panyabungan Timur, Rabu (29/12). Operasi pasar ini bertujuan untuk menstabilkan harga beras di pasaran. Pantauan METRO di Desa Sinonoan, Kecamatan Siabu, truk pembawa beras non subsidi ini diramaikan warga dari desa-desa di Siabu yang ingin memeeroleh […]

  • Warga Hutarimbaru Tolak Tirta Madina

    Warga Hutarimbaru Tolak Tirta Madina

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Hutarimbaru Kecamatan Kotanopan menolak Aek Garingging sebagai sumber pengambilan air untuk perusahaan daerah air bersih Tirta Madina. Alasan warga, jangankan untuk Tirta Madina, untuk kepentingan pengairan areal persawahan petani saja debit air Aek Garingging masih kurang, apalagi jika musim kemarau. Salah seorang tokoh masyarakat Desa Hutarimbaru, M. Darwin menjelaskan […]

  • Masih ada harapan untuk Gus Irawan

    Masih ada harapan untuk Gus Irawan

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Perkembangan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2013 saat ini sudah mencapai tahap verifikasi. Untuk melakukan verifikasi kartu tanda anggota (KTA) adalah tugas komisioner dibantu dengan sekretariat KPU Medan, dimana KPU Medan telah membagi wilayah kecamatan untuk 5 (lima) tim untuk memverifikasi 14 partai politik di 21 kecamatan. Partai Demokrat sudah mulai melirik […]

expand_less