Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Bau Busuk Terus Tercium Warga Tutup Parit Aliran Limbah PT Toba Surimi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
  • print Cetak

TAPTENG, – Pihak perusahaan pengolahan tepung ikan PT Toba Surimi hingga kini tak juga memperbaiki sistim pengolahan limbahnya. Alhasil, bau busuk pun terus tercium baik lewat udara maupun air.

Hal ini tentu saja membuat warga di Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan Sarudik, Tapteng, berang. Warga pun kemudian bertindak dengan menutup parit yang diduga menjadi aliran limbah perusaaan tersebut dengan karung plastik.

“Penutupan parit itu dilakukan warga dengan spontan. Karena limbah yang baunya sangat busuk itu sangat menggangu kami warga sekitar aliran limbah. Hal ini juga kami lakukan karena pihak perusahaan tak kunjung memperbaiki sistim pengolahan limbahnya,“ ungkap Boyman Hutahean (38), salah seorang warga setempat, Senin (12/8).

Boyman yang didampingi beberapa ibu rumah tangga warga Lingkungan VII menambahkan, menutup akses aliran parit itu merupakan langkah terakhir yang dapat dilakukan oleh warga. Karena sudah hampir setiap hari mereka mendatangi pihak perusahaan untuk meminta agar limbah PT Toba Surimi itu dapat segera diatasi. Namun permintaan warga tidak diindahkan.

“Mereka hanya memberikan janji-janji kepada warga. Tapi hingga saat ini janji tersebut tak kunjung terealisasi. Karena kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi, terpaksa kami menutup parit ini. Meski tak bisa menghilangkan bau busuk tersebut, paling tidak baunya sedikit berkurang,” aku Boyman.

Hal senada juga dikatakan M Sihombing (45), juga warga sekitar. Bahkan dikatakannya, saat malam hari, dimana warga sedang istirahat, bau busuk limbah itu tetap tercium.

“Kami sangat berharap khususnya dinas yang terkait dapat memperhatikan permasalahan ini dan dapat dengan cepat menyelesaikannya. Kami bukan menuntut agar perusahaan ini ditutup, tapi tolonglah diperhatikan dalam pengolahan limbahnya agar warga juga dapat merasa nyaman tinggal di kawasan ini,” timpal Saut Situmeang.

Sementara itu, Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga Henry Batubara yang dikonfirmasi terkait keluhan warga, mengatakan bahwa PT Toba Surimi telah melanggar proposal usulan permohonan meminta lahan usaha di kawasan PPN Sibolga.

“Sebelumnya pihak perusahaan mengajukan proposal permohonan lahan membangun usaha pengolahan ikan seperti pengalengan. Tapi kenyataannya, pihak perusahaan tidak melakukan pengolahan seperti usulan proposal, malah melakukan pengolahan tepung ikan,“ tegasnya.

Henry mengaku, dia sudah sering memberikan teguran kepada pihak perusahaan yang beroperasi di kawasan PPN Sibolga itu. “Kita juga sudah ultimatum, apabila pada tahun 2014 tidak dilaksanakan juga sesuai usulan permohonan meminta lahan, kita akan melakukan tinjauan kembali. Dan bisa saja akan dilakukan pemutusan kontrak secara sepihak,” tandasnya. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Ajukan RPJMD Madina ke DPRD

    Atika Ajukan RPJMD Madina ke DPRD

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diajukan ke DPRD, Senin (1/11/2021). Draf RPJMD itu disampaikan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution di rapat paripurna DPRD Madina. Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Madina, Harminsyah Batubara. DPRD Madina juga telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang […]

  • Jika Pemkab Mandul, Sengketa KP USU – PT ALN Akan ke KPK

    Jika Pemkab Mandul, Sengketa KP USU – PT ALN Akan ke KPK

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Kecamatan Muara Batang Gadis akan mengadukan kasus izin lokasi perkebunan yang tumpang tindih ke KPK jika Pemkab Mandailing Natal tak mampu menuntaskannya. Ancaman itu dicuatkan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat MBG Bersatu, Selasa, (15/7/2014) terkait izin lokasi untuk PT ALN di atas tanah kadasteral KP USU di wilayah Kecamatan […]

  • Panyabungan Timur Juara Umum MTQ Madina

    Panyabungan Timur Juara Umum MTQ Madina

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – Kontingen Kecamatan Panyabungan Timur meraih Juara Umum MTQ ke 20 Tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2021. MTQ diikuti kafilah dari 23 kecamatan itu berlangsung di Batahan, Kecamatan Batahan itu berakhir hari Minggu (21/3/2021). Penutupan MTQ dilakukan Sekretaris Daerah, Ghozali Pulungan. Kepala Kementrian Agama Kabupaten Mandailing Natal, H Ahmad Qosbi membacakan […]

  • Harga Gabah Tinggi Tak Pengaruhi NTP

    Harga Gabah Tinggi Tak Pengaruhi NTP

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama Januari 2012 harga rata-rata gabah kualitas kering panen di tingkat petani naik 7,86% dari bulan sebelumnya menjadi Rp4.406 per kilogram (kg). Menurut Pelaksana Tugas Kepala BPS, Suryamin, di Jakarta, Rabu (1/2), harga rata-rata gabah kualitas kering panen di penggilingan selama Januari 2012 juga naik 7,82% dari bulan sebelumnya […]

  • Kompolnas Minta Polda Tegas Tangani Perkara Laporan Ramli Lubis

    Kompolnas Minta Polda Tegas Tangani Perkara Laporan Ramli Lubis

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    MEDAN, (Mandailing Online) – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta Polda Sumut tegas dan tidak ragu-ragu dalam menangani satu perkara, termasuk kasus pemalsuan akta autentik RUPS-LB PT Rizkina Mandiri Perdana (PT RMP) yang dilaporkan Ramli Lubis Mantan Walikota Medan. “Tentang pengalihan saham perkebunan seluas sekitar 10 ribu Ha di Kab Madina yang melibatkan Ramli Lubis dan […]

  • Rapel Gaji Guru Ditahan Disdik

    Rapel Gaji Guru Ditahan Disdik

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMALUNGUN-Rapel gaji guru 100 persen PNS angkatan 2009 selama 3 bulan yang seharusnya dibayar Januari, diduga ditahan Dinas Pendidikan Simalungun. Salah seorang guru PNS di salah satu SMP di Raya, Kamis (6/1), mengatakan, dia heran kenapa gaji tidak kunjung dibayarkan. Ironisnya, seluruh guru PNS seangkatannya di sekolah lain sudah dibayarkan. “Teman-teman kami PNS angkatan 2009 […]

expand_less