Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Bau Busuk Terus Tercium Warga Tutup Parit Aliran Limbah PT Toba Surimi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
  • print Cetak

TAPTENG, – Pihak perusahaan pengolahan tepung ikan PT Toba Surimi hingga kini tak juga memperbaiki sistim pengolahan limbahnya. Alhasil, bau busuk pun terus tercium baik lewat udara maupun air.

Hal ini tentu saja membuat warga di Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan Sarudik, Tapteng, berang. Warga pun kemudian bertindak dengan menutup parit yang diduga menjadi aliran limbah perusaaan tersebut dengan karung plastik.

“Penutupan parit itu dilakukan warga dengan spontan. Karena limbah yang baunya sangat busuk itu sangat menggangu kami warga sekitar aliran limbah. Hal ini juga kami lakukan karena pihak perusahaan tak kunjung memperbaiki sistim pengolahan limbahnya,“ ungkap Boyman Hutahean (38), salah seorang warga setempat, Senin (12/8).

Boyman yang didampingi beberapa ibu rumah tangga warga Lingkungan VII menambahkan, menutup akses aliran parit itu merupakan langkah terakhir yang dapat dilakukan oleh warga. Karena sudah hampir setiap hari mereka mendatangi pihak perusahaan untuk meminta agar limbah PT Toba Surimi itu dapat segera diatasi. Namun permintaan warga tidak diindahkan.

“Mereka hanya memberikan janji-janji kepada warga. Tapi hingga saat ini janji tersebut tak kunjung terealisasi. Karena kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi, terpaksa kami menutup parit ini. Meski tak bisa menghilangkan bau busuk tersebut, paling tidak baunya sedikit berkurang,” aku Boyman.

Hal senada juga dikatakan M Sihombing (45), juga warga sekitar. Bahkan dikatakannya, saat malam hari, dimana warga sedang istirahat, bau busuk limbah itu tetap tercium.

“Kami sangat berharap khususnya dinas yang terkait dapat memperhatikan permasalahan ini dan dapat dengan cepat menyelesaikannya. Kami bukan menuntut agar perusahaan ini ditutup, tapi tolonglah diperhatikan dalam pengolahan limbahnya agar warga juga dapat merasa nyaman tinggal di kawasan ini,” timpal Saut Situmeang.

Sementara itu, Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga Henry Batubara yang dikonfirmasi terkait keluhan warga, mengatakan bahwa PT Toba Surimi telah melanggar proposal usulan permohonan meminta lahan usaha di kawasan PPN Sibolga.

“Sebelumnya pihak perusahaan mengajukan proposal permohonan lahan membangun usaha pengolahan ikan seperti pengalengan. Tapi kenyataannya, pihak perusahaan tidak melakukan pengolahan seperti usulan proposal, malah melakukan pengolahan tepung ikan,“ tegasnya.

Henry mengaku, dia sudah sering memberikan teguran kepada pihak perusahaan yang beroperasi di kawasan PPN Sibolga itu. “Kita juga sudah ultimatum, apabila pada tahun 2014 tidak dilaksanakan juga sesuai usulan permohonan meminta lahan, kita akan melakukan tinjauan kembali. Dan bisa saja akan dilakukan pemutusan kontrak secara sepihak,” tandasnya. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seniman Peniup Saleot Makin Punah

    Seniman Peniup Saleot Makin Punah

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ALAT MUSIK SALEOT – Seorang seniman yang tergabung dalam grup gordang sambilan dari Siantona, Mandailing Julu serius meniup alat musik saleot yang termasuk salah satu alat musik tiup tradisional Mandailing. Saat ini hanya terhitung sedikit orang Mandailing yang mampu memainkan alat musik ini, bahkan dikhawatirkan akan punah. Dibutuhkan upaya re-generasi agar seniman peniup saleot […]

  • Dodol Panyabungan Masih Bertahan

    Dodol Panyabungan Masih Bertahan

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Meski saat ini banyak bermunculan berbagai jenis makanan ringan namun alame atau dodol dari Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tetap bertahan. Ini dibuktikan masih eksisnya pengrajin yang berada di Kelurahan Kota Siantar, Kecamatan Panyabungan. Alame yang terbuat dari bahan baku tepung ketan, gula merah dan santan ini memiliki cita rasa tersendiri yang dijadikan oleh-oleh […]

  • Tak Berkategori

    Bupati Madina Cs diperiksa KPK di Kantor Kejati Sumut

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (Mandailing Online)- Tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sejumlah orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan di Medan ke Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa (14/5) malam. Mereka melakukan pemeriksaan di tiga ruangan yang ada di gedung itu. Sebelum ke kantor Kejati Sumut, anggota tim KPK meninggalkan rumah mewah milik Bupati […]

  • Ada Rp.100 Juta lebih Belanja Barang di Dinas Perikanan Madina Tahun 2025

    Ada Rp.100 Juta lebih Belanja Barang di Dinas Perikanan Madina Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – terkait benar tidaknya anggaran belanja barang untuk dijual/ diserahkan ke masyarakat di Dinas Perikanan Madina senilai Rp. 101.127.000., Kepala Dinas Perikanan Syafruddin tidak dapat dikonfirmasi. Pengakuan stafnya dikantor  Kadis dan Bendahara sedang tugas luar. ( senin 22/9/2025). Dari data yang di dapat Belanja Barang untuk Dijual/Diserahkan kepada Masyarakat yang dialokasikan di Dinas […]

  • Wabah Diare Landa Desa Huta Tinggi, 2 Warga Meninggal

    Wabah Diare Landa Desa Huta Tinggi, 2 Warga Meninggal

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Dalam seminggu terakhir, dua orang warga Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meninggal dunia akibat diserang penyakit diare. Dugaan sementara, penyakit diare itu bersumber dari jajanan anak. Hingga Sabtu (26/03/2011), warga Huta Tinggi masih banyak mendatangi posko kesehatan di desa tersebut. Untuk mencegah sekaligus mengendalikan penyakit yang mematikan ini […]

  • Tak Berkategori

    Pasca Bandang, Warga Desak Perbaikan Rambin dan Madrasah

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Gunung Tua Jae, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) berharap pemerintah daerah memperbaiki rambin yang rusak parah pasca banjir bandang Pebruari 2012 lalu. Selain rambin, gedung madrasah yang hanyut sebanyak 3 lokal juga membutuhkan pembangunan ruang baru. “Masyarakat sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah, maupun pihak ketiga untuk pembangunan 3 lokal yang […]

expand_less