Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

USU Tentukan Ranking CPNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
  • print Cetak


Medan, – Kepala Humas Univeristas Sumatera Utara (USU) Bisru Hafi SSos Msi mengatakan pihaknya ikut menentukan ranking peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang menjadi mitra kerjanya.

Ranking ini akan ditembuskan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sehingga bila BKD daerah mengubahnya akan ketahuan. ”Semua berkas lembaran jawaban ini akan dinilai tim yang terdiri dari USU, pihak inspektorat dan instansi terkait. Hasil penilaian ini kita kembalikan ke BKD daerah dan ditembuskan ke BKN, ” ujar Bisru saat ditemui Tribun, Selasa (14/12).

Ia mengatakan sistem ini memperkecil terjadinya permainan atau kecurangan dalam perekrutan CPNS di Pemprov Sumut dan sembilan pemko/pemkab yang menjadi mitra kerja USU.

”Kan kalau BKD daerah mengubah hasil peringkat yang diputuskan berdasarkan hasil ujian, akan ketahuan di BKN,” katanya. Ia menjamin menjadi dasar kelulusan hanya semata-mata atas kemampuan peserta untuk menjawab soal ujian yang digelar serentak Rabu (15/12) hari ini.

”Inilah yang menjadi pegangan pihak USU, tetap memegang teguh prinsip, karena perguruan tinggi adalah sebuah konstitusi yang memegang amanah dari rakyat tersebut,” ujarnya.

Setelah ujian hari ini rampung, BKD daerah akan menyerahkan semua semua berkas soal dan lembaran jawaban ke USU. USU menyerahkan soal ujian CPNS kepada panitia di Pemprov Sumut dan sembilan kota/kabupaten yang menjadi mitra kerjanya, Selasa pagi.

Bisru mengatakan naskah CPNS diserahkan Ketua Panitia Kerja sama CPNS USU, Prof Chairul Riyoel, kepada para BKD baik provinsi dan sembilan kabupaten/kota, yakni Pemko Medan, Pemko Binjai, Pemko Tebing Tinggi, Pemkab Deliserdang, Pemkab Samosir, Pemkab Asahan, Pemkab Humbang Hasundutan, Pemkab Labuhanbatu, dan PemkabTapanuli Selatan.

“Yang diserahkan kepada mereka hanya naskah pertanyaan dan lembar jawaban saja,” ujarnya. Ia mengatakan pembuatan naskah ujian CPNS itu dilakukan di kawasan Kampus USU dan dipantau langsung Rektor USU, Prof Dr Syahril Pasaribu.
Berdasarkan informasi dari dua karyawan yang berada USU Press, Tribun mengetahui pembagian soal CPNS dilakukan di ruangan Prof Ildrum USU, persisnya di lokasi antara Fakultas Kedokteran dan FKM.

Setelah ditelusuri, di lokasi tersebut ditemukan dua petugas sekuriti kampus yang berjaga-jaga di lokasi. Mereka mengatakan soal-soal untuk CPNS ini memang sudah ada di sini.

”Kalau mengenai proses pencetakannya saya tidak tahu pasti, karena kami hanya bertugas menjaga berkas ujian CPNS, dan baru tadi pagi dibagikan,” katanya mereka seraya meminta namanya tidak disebutkan.

Tinjau Ujian
Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara, Hasbullah Hadi, mengatakan komisi yang dipimpinnya akan turun langsung memantau ujian penerimaan CPNS Sumut hari ini.
“Kita akan meninjau ke lokasi ujian, khusus dari Komisi A,” katanya kepada Tribun, tadi malam.

Hasbullah belum menentukan lokasi ujian yang akan dipantau. Selain itu tidak semua anggota Komisi A turun ke lapangan. “Ada paripurna besok pagi (hari ini). Yang pasti kita meninjau lokasi ujian di sekitaran Medan,” katanya.
Politisi Partai Demokrat ini berjanji akan berkoordinasi pada pihak eksekutif, yang juga akan turun memantau ujian hari ini.

Hasbullah menyarankan masyarakat yang menemukan pelanggaran dalam ujian CPNS, langsung mengadukan ke Komisi A DPRD Sumut.
“Pengaduan akan kita tampung langsung disertai bukti-bukti. Bila cukup kuat akan langsung kita teruskan ke polda,” katanya.

Hasbullah mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dalam menghadapi isu atau yang menawarkan jasa, bisa meloloskan dirinya.
“Masyarakat harus waspada, karena yang rugi adalah pemerintah dan si pelamar sendiri,” katanya. Ia juga menyampaikan bahwa DPRD Sumut akan mengawasi proses koreksi di USU dan sistem perankingan.

“Semua proses akan tetap kita awasi,” katanya. Senada disampaikan anggota Komisi A DPRD Medan, Faisal. Ia mengatakan Komisi A DPRD Medan akan meninjau lokasi ujian sampai ke proses koreksi dan perankingan hasil ujian. “Dalam pelaksanaan tes CPNS harus betul-betul murni, tidak boleh ada kecurangan,” katanya.

Faisal juga mengatakan Komisi A DPRD Medan belum menentukan lokasi mana yang akan dikunjungi. “Besok pagi akan kita koordinasikan, berhubung ada undangan dari Wali Kota rapat Musrembang di Hotel Danau Toba,” katanya.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pudjo Nugroho ST, menurut informasi yang diperoleh Tribun akan melakukan peninjauan ke lokasi ujian hari ini. Namun titik pertama yang akan dikunjungi juga belum ditentukan.

Tidak Diambil
Di Pematangsiantar, 512 dari 4.452 kartu ujian yang telah disediakan panitia CPNS tidak diambil peserta.
Padahal panitia telah memperpanjang waktu pengambilan hingga pukul 18.00 WIB.
Ternyata para pelamar ini memasukan beberapa lamaran ke beberapa pemkab/pemko.

Seperti Juni Silalahi, alumnus Manajemen Universitas HKBP Nomensen, yang mengaku melamar di Pemkab Simalungun dan Pemko Siantar. Meski telah mengambil kartu ujian pada kedua daerah tersebut, Juni mengaku akan mengikuti ujian di tempat yang paling sedikit pelamarnya, yakni Simalungun.

“Jumlah posisi yang dibutuhkan memang sama-sama dua orang. Tapi saya lebih memilih di Simalungun karena pelamarnya disana lebih sedikit,” aku Juni.
Kepala BKD Pematang siantar, Marihot Situmorang tetap komitmen ujian CPNS Pemko Pematangsiantar akan tetap aman dan tidak ada permainan.

“Soal-soal CPNS juga sudah tiba pukul 16.00 di Polresta Siantar dan dijaga dua personel Polresta serta tiga pegawai BKD. Jika mau turut menjaga datang aja ke Polresta,” kata Marihot.

Ujian digelar di 10 lokasi mulai pukul 09.00 WIB. Para peserta diharapkan untuk menyediakan peralatan alat tulis dan papan alas yang dibutuhkan saat ujian nantinya.
Setiap ruangan berisi 20 peserta dan dua pengawas.512 Kartu Ujian Tidak Diambil
Di Pematangsiantar, 512 dari 4.452 kartu ujian yang telah disediakan panitia CPNS tidak diambil peserta. Padahal panitia telah memperpanjang waktu pengambilan hingga pukul 18.00 WIB.

Ternyata para pelamar ini memasukan beberapa lamaran ke beberapa pemkab/pemko. Seperti Juni silalahi, alumni manajemen Universitas HKBP Nomensen, mengaku melamar di Pemkab Simalungun dan Pemko Siantar. Meski telah mengambil kartu ujian pada kedua daerah tersebut, Juni mengaku akan mengikuti ujian di tempat yang paling sedikit pelamarnya, yakni Simalungun.

“Jumlah posisi yang dibutuhkan memang sama-sama dua orang. Tapi saya lebih memilih di Simalungun karena pelamarnya disana lebih sedikit,” aku Juni. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pematang siantar, Marihot Situmorang tetap komitmen ujian CPNS Pemko Pematangsiantar akan tetap aman dan tidak ada permainan. “Soal-soal CPNS juga sudah tiba pukul 16.00 di Polresta Siantar dan dijaga dua personel Polresta serta tiga pegawai BKD. Jika mau turut menjaga datang aja ke Polresta,” kata Marihot.

Ujian CPNS Pemko Pematangsiantar digelar di 10 lokasi mulai pukul 09.00. Para peserta diharapkan untuk menyediakan peralatan alat tulis dan papan alas yang dibutuhkan saat ujian nantinya. Setiap ruangan berisi 20 peserta dan 2 pengawas.(ams/afr/par/rif)
Sumber : Tribun Medan

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 181 Calon Siswa SMAN 2 Plus Sipirok Jalani Test

    181 Calon Siswa SMAN 2 Plus Sipirok Jalani Test

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Sebanyak 181 calon siswa SMAN 2 Plus Sipirok Kabupaten Tapsel sejak Senin (30/5) mulai mengikuti tes Penerimaan Siswa Baru (PSB). Rencananya test akan berlangsung sampai Rabu (1/6) untuk menentukan 125 siswa baru (sesuai dengan daya tampung sekolah). Untuk menjadi siswa SMAN2 Plus Sipirok yang berstandart Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (R-SBI), tidaklah semudah memasuki sekolah […]

  • Kabulkan Gugatan FPI, MA Nilai Daerah Paling Kompeten Mengatur Miras

    Kabulkan Gugatan FPI, MA Nilai Daerah Paling Kompeten Mengatur Miras

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengeluhkan pembatalan Keppres No 3/1997 tentang Pengendalian Minuman Beralkohol. Menurut Gamawan kini terjadi kekosongan rujukan pengendalian miras. Mahkamah Agung (MA) tidak sependapat karena masih ada peraturan dan perundang-undangan yang mengatur perdagangan termasuk peredaran miras. “Masih ada beberapa UU mengenai perdagangan, yang penting adalah pasca putusan ini adalah kebijakan […]

  • Polres Madina Musnahkan 58 Kg Ganja

    Polres Madina Musnahkan 58 Kg Ganja

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Menyambut bulan suci ramadhan 1433 H, Polres Madina pemusnahan narkoba jenis ganja dan minuman keras di halaman Polres Madina, Rabu (18/7). Ganja yang dimusnahkan dengan cara bakar ini sebanyak 58 kilo gram. Penyambutan ramadan ini juga diisi dengan acara peringatan Israk Mikrat dihadiri Asisten I Pemkab Madina, Sahnan Pasaribu; Kajari Panyabungan, Satiman, […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 47)

    MARSIDAO-DAO (episode 47)

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Laing ikusandarkon dadaboru ni Muklan i do sibuk ni Si Siti tu indorana painte becak masin marobanna. Dadaboru ni Mahlil margoso palagut parabiton ni Siti nangkan obanon tu ruma sakit. Si Rahim iambit ombar balok ni alai. Poso-poso na manjalahi becak i, marlojong maripas tu dalan godang an. Dung […]

  • Wabup Atika Buka Seminar Ilmiah di GSG

    Wabup Atika Buka Seminar Ilmiah di GSG

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution membuka Seminar Ilmiah di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan, Jumat (12/8/2022). Seminar dengan tema ‘Mahasiswa Penting Mahasiswa Peduli Stunting, Ciptakan Generasi Emas, Cerdas, Kreatif, dan Inovatif’ tersebut menghadirkan pembicara yaitu, Drs Askolani Nasution dan Abdul Latif Lubis. Dalam sambutannya, Atika menyampaikan bangga […]

  • Islamophobia Perempuan dan Hijab

    Islamophobia Perempuan dan Hijab

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Sumiati Tinggal di Sibanggor, Madina, Sumut   Pendahuluan Media asal Jerman Deutch Welle (DW) membuat video kontroversial yang menggiring pada sentimen Islamphobia. Konten video ini dibagikan melalui akun Twitternya, @dw_indonesia pada Jumat 25 September 2020. “Apakah anak-anak yang dipakaikan jilbab itu memiliki pilihan atas apa yang ingin ia kenakan?,” tulis DW Indonesia. DW […]

expand_less