Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Islamophobia Perempuan dan Hijab

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2020
  • print Cetak

Oleh : Sumiati
Tinggal di Sibanggor, Madina, Sumut

 

Pendahuluan

Media asal Jerman Deutch Welle (DW) membuat video kontroversial yang menggiring pada sentimen Islamphobia. Konten video ini dibagikan melalui akun Twitternya, @dw_indonesia pada Jumat 25 September 2020.

“Apakah anak-anak yang dipakaikan jilbab itu memiliki pilihan atas apa yang ingin ia kenakan?,” tulis DW Indonesia. DW juga mewawancarai psikolog dan tokoh feminis untuk menguatkan videonya itu. Mereka juga mengklaim bahwa video itu berimbang, imparsial, dan akurat. Tak hentinya kelompok pembenci syariat Islam beropini buruk. Sentimen Islamophobia terus mereka gulirkan atas nama kebebasan dan Hak Asasi Manusia.

Beginilah gambaran sistem kapitalis sekuler yang mengagungkan kebebasan di semua aspek termasuk kebebasan beragama. Kebebasan memilih dan berpikir. Mereka nyata-nyata telah menggiring generasi muda harapan bangsa menjadi generasi yang liberal dan jauh dari generasi unggul dan bertakwa.

Sementara negara, yang sejatinya sebagai penjaga generasi dari pemikiran rusak dan sekuler serta pemelihara akidah umat, justru abai dan tak berfungsi. Ya, negara seharusnya menjaga, melindungi dan, memelihara akidah umat. Bukan malah melanggengkan pemikiran dan gaya hidup liberal.

Pandangan Islam tentang Perempuan dan Aurat

Islam tidaklah seperti sistem sekuler yang menjadikan perempuan di belakang lelaki karena berlomba dalam jalur yang sama untuk mengejar harta, tahta dan cinta yang pasti akan didominasi oleh lelaki.

Dalam Islam, ridho Allah yang menjadi tujuan, dalam timbangan syariat Islam, bila lelaki memperoleh kemuliaan dengan bekerja serta sebagai pemimpin keluarga, Islam menjadikan wanita sebagai pemimpin bagi rumahnya. Ummu warabbarul bait adalah gelar Islam baginya, dialah ibu sekaligus pengelola rumah tangga.

Sedangkan untuk meraih takwa inilah, pada akhirnya Rasulullah Saw mewajibkan bagi lelaki dan wanita untuk sama-sama menuntut ilmu, hingga takwa bisa diraih. Tiada perbedaan bagi lelaki dan wanita dalam kewajiban menuntut ilmu, mengamalkan dan mengajarkannya.

Termasuk tentang batasan-batasan aurat lelaki dan wanita itu juga sudah jelas dalam syariat Islam. secara makna syariat, aurat adalah bagian tubuh yg haram dilihat, dan karena itu harus ditutup. Khusus bagi wanita/muslimah, auratnya adalah semua bagian tubuhnya, kecuali wajah dan telapak tangannya.

A’isyah r.a. meriwayatkan, suatu waktu Asma binti Abu Bakar datang menemui Rasulullah Saw dengan pakaian tipis. Tatkala melihatnya, Rasulullah Saw memalingkan wajahnya dari Asma, lalu bersabda:

“Wahai Asma”! Sesungguhnya wanita apabila sudah baligh, tidak boleh dilihat darinya kecuali ini dan ini.”Beliau menunjuk ke muka dan telapak tangannya (HR.Abu Dawud). Sedangkan aurat laki-laki hanya dari pusat sampai lutut.

Tidak pernah dimaksudkan aturan Islam selain untuk memuliakan wanita. Hanya saja banyak kaum wanita yang tidak mengetahuinya karena telah terjebak dalam pikiran -pemikiran sesat yang bukan dari Islam. Karena secara logika, tidak mungkin Islam yang justru datangnya menjadi penerang bagi kaum wanita lantas akan memberlakukan aturan yg mengekang wanita, yang menyebabkan keburukan baginya. tidak mungkin!

Secara akidah, lebih tidak mungkin lagi datangnya Islam sebagai pemasung kebebasan wanita. Islam datang sebagai Rahmat bagi seluruh alam, berkah bagi seluruh manusia, dan karunia terbaik untuk para wanita.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Madina Periksai Sejumlah Camat Terkait Bimtek Desa

    Kejari Madina Periksai Sejumlah Camat Terkait Bimtek Desa

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Kejaksaan Negeri Mandailing Natal Kamis 5/10/2023 periksa sejumlah Camat terkait pelaksanaan Bimbingan Teknis ( Bimtek ) perangkat desa yang berlangsung beberapa kali. Pemanggilan sejumlah Camat itu juga terkesan tertutup. sumber Mandailing Online menyebut ada 6 Camat di Kabupaten ini yang dimintai keterangannya oleh penyidik Kejaksaan. Sementara, salah seorang Camat yang enggan […]

  • KPU Sumut Tetapkan Edi-Ijek Pemenang Pilgubsu

    KPU Sumut Tetapkan Edi-Ijek Pemenang Pilgubsu

    • calendar_month Senin, 9 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) :  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Sumut 2018. Pasangan nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, memperoleh suara terbanyak. Pleno rekapitulasi penghitungan suara dari 33 kabupaten/kota itu berlangsung di Hotel Le Polonia, Jalan Sudirman, Medan, Minggu (8/7). Penghitungan berlangsung sejak pagi hingga tengah malam. Hasil akhir […]

  • Suhu Panas Menghantui Jamaah Masjid Al Muhajirin di Madina. Jamaah Diminta Menjauh Sementara

    Suhu Panas Menghantui Jamaah Masjid Al Muhajirin di Madina. Jamaah Diminta Menjauh Sementara

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online – Warga dan jemaah Masjid Al Muhajirin, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, diminta untuk sementara waktu menjauh dari area masjid. Hal ini menyusul meningkatnya suhu panas di dalam masjid yang semakin memanas. Suhu panas yang muncul tiba-tiba dari bawah lantai kramik hingga ke tiang masjid kini semakin bertambah panas dan […]

  • Gagal Bamus DPRD Juga faktor Uang Sogok

    Gagal Bamus DPRD Juga faktor Uang Sogok

    • calendar_month Sabtu, 11 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Kegagalan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Madina menyelenggarakan rapat membahas jadwal pembahasan Perhitungan APBD 2011, tidak melulu berlatar penekanan politik kepada pemerintahan Hidayat-Dahlan. Motif kebanyakan anggota dewan adalah uang. Banyak anggota dewan ditengarai mematok konpensasi 10 juta rupiah agar bersedia hadir di rapat Bamus. “ ini dikarenakan banyak anggota DPRD saat ini sudah […]

  • Percepat Pengusutan Kebakaran Pasar Hilir, Kapolres Madina Mendapat Apresiasi

    Percepat Pengusutan Kebakaran Pasar Hilir, Kapolres Madina Mendapat Apresiasi

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Percepatan Pemeriksaan yang dibentuk Polres Madina dalam mengusut kasus penyebab kebakaran di Pasar Hilir, Panyabungan mendapat apresiasi. Pembentukan tim ini dinilai sebagai keseriusan Kapores Mandailing Natal (Madina), AKPB Rudy Rifani menegakkan supremasi hukum serta azas keadilan bagi para keluarga korban kebakaran. “PDI Perjuangan mengapresiasi langkah kapolres yang telah membentuk Tim […]

  • Ibu Bunuh Anak Kandung, Buah dari Demokrasi

    Ibu Bunuh Anak Kandung, Buah dari Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Radayu Irawan, S.Pt Tinggal di Padangsidimpuan Lagi, dan terus berulang. Bak buih di lautan. Kali ini kasus pembunuhan anak kandung berasal dari Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara. Ibu muda (30) berinisial MT tega membunuh ketiga anak balitanya yang berinisial YL (5), SL (4), dan DL (2). Ketiganya tewas dalam keadaan leher tergorok. […]

expand_less