Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Islamophobia Perempuan dan Hijab

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2020
  • print Cetak

Oleh : Sumiati
Tinggal di Sibanggor, Madina, Sumut

 

Pendahuluan

Media asal Jerman Deutch Welle (DW) membuat video kontroversial yang menggiring pada sentimen Islamphobia. Konten video ini dibagikan melalui akun Twitternya, @dw_indonesia pada Jumat 25 September 2020.

“Apakah anak-anak yang dipakaikan jilbab itu memiliki pilihan atas apa yang ingin ia kenakan?,” tulis DW Indonesia. DW juga mewawancarai psikolog dan tokoh feminis untuk menguatkan videonya itu. Mereka juga mengklaim bahwa video itu berimbang, imparsial, dan akurat. Tak hentinya kelompok pembenci syariat Islam beropini buruk. Sentimen Islamophobia terus mereka gulirkan atas nama kebebasan dan Hak Asasi Manusia.

Beginilah gambaran sistem kapitalis sekuler yang mengagungkan kebebasan di semua aspek termasuk kebebasan beragama. Kebebasan memilih dan berpikir. Mereka nyata-nyata telah menggiring generasi muda harapan bangsa menjadi generasi yang liberal dan jauh dari generasi unggul dan bertakwa.

Sementara negara, yang sejatinya sebagai penjaga generasi dari pemikiran rusak dan sekuler serta pemelihara akidah umat, justru abai dan tak berfungsi. Ya, negara seharusnya menjaga, melindungi dan, memelihara akidah umat. Bukan malah melanggengkan pemikiran dan gaya hidup liberal.

Pandangan Islam tentang Perempuan dan Aurat

Islam tidaklah seperti sistem sekuler yang menjadikan perempuan di belakang lelaki karena berlomba dalam jalur yang sama untuk mengejar harta, tahta dan cinta yang pasti akan didominasi oleh lelaki.

Dalam Islam, ridho Allah yang menjadi tujuan, dalam timbangan syariat Islam, bila lelaki memperoleh kemuliaan dengan bekerja serta sebagai pemimpin keluarga, Islam menjadikan wanita sebagai pemimpin bagi rumahnya. Ummu warabbarul bait adalah gelar Islam baginya, dialah ibu sekaligus pengelola rumah tangga.

Sedangkan untuk meraih takwa inilah, pada akhirnya Rasulullah Saw mewajibkan bagi lelaki dan wanita untuk sama-sama menuntut ilmu, hingga takwa bisa diraih. Tiada perbedaan bagi lelaki dan wanita dalam kewajiban menuntut ilmu, mengamalkan dan mengajarkannya.

Termasuk tentang batasan-batasan aurat lelaki dan wanita itu juga sudah jelas dalam syariat Islam. secara makna syariat, aurat adalah bagian tubuh yg haram dilihat, dan karena itu harus ditutup. Khusus bagi wanita/muslimah, auratnya adalah semua bagian tubuhnya, kecuali wajah dan telapak tangannya.

A’isyah r.a. meriwayatkan, suatu waktu Asma binti Abu Bakar datang menemui Rasulullah Saw dengan pakaian tipis. Tatkala melihatnya, Rasulullah Saw memalingkan wajahnya dari Asma, lalu bersabda:

“Wahai Asma”! Sesungguhnya wanita apabila sudah baligh, tidak boleh dilihat darinya kecuali ini dan ini.”Beliau menunjuk ke muka dan telapak tangannya (HR.Abu Dawud). Sedangkan aurat laki-laki hanya dari pusat sampai lutut.

Tidak pernah dimaksudkan aturan Islam selain untuk memuliakan wanita. Hanya saja banyak kaum wanita yang tidak mengetahuinya karena telah terjebak dalam pikiran -pemikiran sesat yang bukan dari Islam. Karena secara logika, tidak mungkin Islam yang justru datangnya menjadi penerang bagi kaum wanita lantas akan memberlakukan aturan yg mengekang wanita, yang menyebabkan keburukan baginya. tidak mungkin!

Secara akidah, lebih tidak mungkin lagi datangnya Islam sebagai pemasung kebebasan wanita. Islam datang sebagai Rahmat bagi seluruh alam, berkah bagi seluruh manusia, dan karunia terbaik untuk para wanita.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asap, 28 penerbangan di Kuala Namu ‘delay’

    Asap, 28 penerbangan di Kuala Namu ‘delay’

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Kabut asap yang melanda Sumatera Utara, Minggu, membuat 28 penerbangan dari Bandara Kualanamu tertunda (delay) dan pesawat lain dari Aceh terpaksa mendarat di Kuala Lumpur, Malaysia. “Yah kalau ditotal sejak Minggu pagi hingga pukul 21.00 WIB, ada 28 penerbangan yang terpaksa menunda keberangkatan karena kabut asap sempat membuat jarak pandang di bawah 700 […]

  • Pilkada Serentak Sumut Diikuti 810 Pasangan

    Pilkada Serentak Sumut Diikuti 810 Pasangan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SUMUT – Pilkada Serentak di Sumatera Utara, diikuti 810 Pasangan, 156 Diantaranya Lewat Jalur Perseorangan Pendaftaran pasangan calon pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di 9 provinsi, 34 kota dan 224 kabupaten telah dilaksanakan serentak oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota tanggal 26-28 Juli 2015. Para calon pemimpin daerah itu meliputi pasangan calon yang diajukan […]

  • Guru Menari di Hardiknas

    Guru Menari di Hardiknas

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sekitar 30 orang guru di Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal menari bersama, Senin (2/5) di pelataran parkir Terminal Pasar Kotanopan. Mereka membawakan berbagai tarian etnis di Sumatera Utara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2016. Foto     : Lokot Husda Lubis Editor  : Dahlan Batubara  

  • Tak Mampu Bayar, Meteran Listrik Kantor BPM Madina Diputus PLN

    Tak Mampu Bayar, Meteran Listrik Kantor BPM Madina Diputus PLN

    • calendar_month Kamis, 13 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meteran listrik di kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat  Mandailing Natal (Madina) telah diputus pihak PLN. Pemutusan itu sudah berlangsung sepekan. Itu artinya, arus listrik tak masuk ke instansi Pemkab Madina itu selama sepekan ini. Pantauan Mandailing Online, Kamis (13/4/2017), meteran listrik di pintu masuk kantor itu telah ditempel segel berlogo PLN denga […]

  • Sopo Godang Lambang Demokrasi Mandailing Yang Perlu Dipertahankan

    Sopo Godang Lambang Demokrasi Mandailing Yang Perlu Dipertahankan

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Syahren Hasibuan Jurnalis dan seniman tinggal di Panyabungan Sopo Godang sebuah bangunan yang bentuknya empat persegi panjang menyerupai bentuk Bagas Godang tapi lebih kecil dan terbuka serta tidak memiliki dinding. Tingginya lebih rendah dari Bagas Godang dan posisinya terletak di depan Bagas Godang berbatas dengan halaman bolak. Fungsi Sopo Godang adalah tempat musyawarah adat, […]

  • Komisi I Pertanyakan Kemitraan dengan Dinas Pendidikan

    Komisi I Pertanyakan Kemitraan dengan Dinas Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) mempertanyakan fungsi kemitraan dengan Dinas Pendidikan yang terkesan mengabaikan keberadaan lembaga legislatif. Hal ini menyikapi tidak adanya pemberitahuan dari Dinas Pendidikan kepada Komisi I terkait diberlakukannya PTM terbatas di Madina. Padahal kebijakan ini berhubungan erat dengan masyarakat. Anggota Komisi I Rahmat Risky Daulay mengatakan terkait […]

expand_less