Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Warga SP 2 Singkuang Berharap Pengaspalan Jalan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
  • print Cetak
Sejumlah warga SP 2 Singkuan diperjalanan menuju pemukiman

Sejumlah warga SP 2 Singkuan diperjalanan menuju pemukiman

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Hidup di perkampungan Transmigrasi SP 2 Desa Singkuang II Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, sangat menyiksa dan derita yang tiada habis.

Sebanyak 325 kepala keluarga yang melangsungkan hidup di perkampungan ini sejak ditempatkan sebagai warga transmigran tahun 2004 lalu harus menanggung kemiskinan akibat infrastruktur yang tak bagus dan sumber air minum yang tidak ada.

Kondisi badan jalan menuju dan dari lokasi perkampungan ini masih jenis tanah sangat berlumpur dan licin ketika musim hujan, sebaliknya akan menimbulkan kepulan debu di masa kemarau.

Infrastruktur jalan yang masih seperti ini menyebabkan kendala lalulintas menuju dan dari desa itu yang berdampak pada mandegnya mobilisasi sosial dan lalulintas perekonomian warga.

Untuk mendapatkan air minum saja, mereka harus keluar dari perkampungan. Jika jalannya jenis aspal maka tak terlalu masalah bagi warga, tetapi akibat jalan yang sulit dilalui menyebabkan memperoleh air minum saja harus menempuh jalanan yang sulit dilalui.

Belum lagi berobat bagi warga yang sakit, lagi-lagi infrastruktur jalan yang menjadi kendala utama, termasuk untuk membeli bahan makanan pokok harus keluar dari perkampungan.

“ Sudah beberapa tahun lamanya usulan kami sampaikan kepada pemrintah, namun belum ada resfon,” ungkap Budiman Laoly, tokoh masyarakat kepada wartawan, Minggu (27/3).

Laoly mengatakan, pembangunan jalan merupakan hal yang paling utama bagi masyarakat, sebab untuk memenuhi kebutuhan air bersih harus ke pasar, untuk berobat ke puskesmas warga harus menempuh jalan 3 sampai 5 kilo meter.

“Semua kebutuhan sehari-hari warga harus berhubungan ke luar. Sebab untuk bercocok tanam kondisi tanah tidak bisa karena gambut yang sangat dalam mencapai 6-8 meter, akibatnya warga juga sulit memperoleh air bersih. Kalau untuk MCK kita manfaatkan air payau yang berwarna kecoklatan. Begitu juga untuk pendidikan harus berjalan kaki,” ujarnya.

Kondisi tersebut sudah 10 tahun ini dialami oleh warga sejak mereka ditempatkan pemerintah sebagai warga transmigrasi pada tahun 2004 lalu.

Hal senada juga disampaikan warga lain, Karto. Pada waktu keluarga mereka sakit, mereka terpaksa menunggu sebelum dibawa berobat. Hal itu katanya karena jalan yang cukup sulit menuju rumah mereka.

“Kami masyarakat bawah berharap agar jalan dibangun, agar kesusahan kami yang belum merasakan hasil panen sawit, bisa kami rasakan melalui jalan yang bagus. Tentu jika jalan sudah permanen atau aspal, kami lebih mudah mencari nafkah di luar. Untuk itulah kami harapkan keluhan kami didengar para pemimpin di Mandailing Natal,” harapnya.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamatkan Ratusan Ha Sawah Terrendam, PU Madina Keruk Aek Sibontar

    Selamatkan Ratusan Ha Sawah Terrendam, PU Madina Keruk Aek Sibontar

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Menyusul genangan persawahan di kawasan rodang, Dinas PUPR Mandailing Natal menerjunkan alat berat mengeruk Aek Sibontar. Pengerukan berlangsung di titik Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu, Selasa, (24/8/2021). Aek Sibontar merupakan aliran sungai yang beberapa hari kemarin menerjang lahan pertanian warga Desa Simangambat dan sekitarnya. Debit air sungai yang meluap mengakibatkan area persawahan […]

  • Oknum Pengurus Satu Ormas di Madina Minta Hentikan Pemberitaan PETI

    Oknum Pengurus Satu Ormas di Madina Minta Hentikan Pemberitaan PETI

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Maraknya pemberitaan Aktifitas penambangan emas tanpa izin ( PETI ) di Desa Lobung Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang terus beroperasi tanpa ada tindakan dari penegak hukum membuat seorang jurnalis yang bertugas di Madina merasa tertekan akibat adanya permintaan oknum pengurus salah satu organisasi masyarakat untuk […]

  • Jokowi Sebut Batak Mandailing, Raja di Mandailing Berreaksi

    Jokowi Sebut Batak Mandailing, Raja di Mandailing Berreaksi

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Raja di Mandailing berreaksi terhadap sebutan Batak Mandailing oleh Presiden Jokowi. Mandailing itu bukan suku, tapi sebuah bangsa. Sehingga tak bisa disebut suku Batak atau sub suku Batak. Hal itu dikatakan Raja Onggara Lubis, dari kerajaan Hutanagodang Ulu Pungkut menjawab Mandailing Online, Kamis (21/3/2019) menanggapi munculnya sebutan “Batak Mandailig” oleh Presiden […]

  • Hanya Dengan Islam Kebangkitan Pribumi Dapat Diraih

    Hanya Dengan Islam Kebangkitan Pribumi Dapat Diraih

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik   Ketua Front Pribumi Ki Gendeng Pamungkas (KGP) mengatakan telah terjadi pengusiran TKA China di beberapa daerah. Hal tersebut indikasi kebangkitan pribumi karena telah berani memperjuangkan haknya. KGP berpendapat, rakyat akan terus mengusir TKA Cina karena menganggap kedatangan mereka sebagai penjajahan terhadap bumi pertiwi. KGP menilai, […]

  • Kadin Madina : Mendorong Pelaku Usaha Hingga Penguatan Ekonomi Kreatif

    Kadin Madina : Mendorong Pelaku Usaha Hingga Penguatan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Rabu, 25 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Malam ini, Rabu (25/10/2017) Kadin Madina akan dilantik bertempat di aula Hotel Rindang, Panyabungan. Lalu, apa langkah-langkah dan program yang akan dicuatkan Kadin (Kamar Dagang dan Industri) ke depan? Ketua Kadin Madina, Sobir Lubis dalam satu wawancara dengan wartawan, Rabu padi mencuatkan berbagai item program yang akan disiapkan dan disusung Kadin ke depan dalam […]

  • Sumut resah isu penculikan anak

    Sumut resah isu penculikan anak

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sepekan terakhir ini, isu penculikan anak yang disebarkan melalui pesan singkat (SMS) meresahkan warga Sumatera Utara, khususnya Medan. Pasalnya, ada sekelompok orang jahat khusus melakukan aksi penculikan terhadap anak untuk diambil organ tubuh mereka, seperti ginjal, jantung mata dan hati. SMS yang menyebar ke warga isinya, “Polsek atau Polres Madina memohon maaf untuk […]

expand_less