Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Penempatan di Madina Guru Pincang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Mei 2016
  • print Cetak
Hosman Hasibuan

Hosman Hasibuan

PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – PDI Perjuangan Panyabungan Barat mendesak Dinas Pendidikan untuk segera melakukan pemeratan dalam penempatan guru untuk SD di Kecamatan Panyabungan Barat. Saat ini, rata-rata SD hanya memiliki tiga orang guru kelas atau guru tetap. Sedangkan sisanya, termasuk guru honor.

Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Panyabungan Barat Hosman Hasibuan mengatakan kepada wartawan di Longat, Selasa (17/5/2016), “Jumlah guru kelas di hamir seluruh SD Panyabungan Barat hanya tiga orang. Jelas ini termasuk ketimpangan. Sulitlah kita mengharapakan adanya peningkatan kualitas pendidikan jika guru kelas yang ditempatkan hanya tiga orang per sekolah.”

Jika dibandingkan dengan sejumlah SD di Panyabungan, lanjut Ketua Forum Peduli Panyabungan Barat itu, jumlah guru kelas tidak hanya tergolong cukup tapi justru sudah melebihi jumlah kelas yang ada. Karena itulah, dia berharap Dinas Pendidikan segera menambah jumlah guru kelas untuk SD di Panyabungan  Barat.

“Sesuai dengan visi dan misi Bupati/Wakil Bupati Terpilih yang salah satu partai pengusungnya adalah PDI Perjuangan, pendidikan  tetap menjadi prioritas. Untuk itu, upaya peningkatan kualitas pendidikan itu harus lebih menyentuh dan lebih konkrit. Jika memang guru kelas itu memegang peran penting dalam mamacu gairah belajar siswa dan menyampaikan materi pelajaran dengan lebih baik, jumlah mereka harus proporsional. Setidaknya dapat disesuaikan dengan jumlah kelas yang ada,” papar Hosman Hasibuan.

Hanya saja, dia juga menegaskan, pendapat seperti itu sama sekali tidak muncul karena dia meragukan kualitas guru honor yang ada. “Jelas kok, kita melihat banyak guru honor yang tidak hanya layak mengajar, melainkan juga tergolong kreatif. Bahkan, kita juga sudah sering menemukan fakta bahwa yang mengambil peran utama di sekolah itu justru guru honor. Nah, kalau berbicara tanggungjawab dalam hal proses belajar-mengajar, saya keberatan jika guru honor yang sebagian hanya berganji pas-pasan dengan peluang sertifikasi yang kecil atau sama sekali tidak ada harus mengemban tanggung jawab melebihi guru yang sudah PNS,” ungkapnya.

“Tidak boleh jumlah guru PNS itu menumpuk di Panyabungan. Mereka harus ditugaskan untuk mengisi kekosongan guru kelas di kecamatan lain, seperti Panyabungan Barat. Tidak ada alasan jarak, apalagi hanya soal suka tidak suka, untuk menolak atau mengelak dari penugasan mengajar ke sekolah yang berada di luar Kecamatan Panyabungan. Jangan mangkir dari sumpah, setiap PNS harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia,”  desaknya.

Editor  : Ludfan Nasution

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil1 PKS Madina

    DCS Dapil1 PKS Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Dapil 1 Madina.

  • Ijtima Indonesia Berdoa 2025: Meneguhkan Semangat Dakwah di Tengah Oase Spritual Dunia Global

    Ijtima Indonesia Berdoa 2025: Meneguhkan Semangat Dakwah di Tengah Oase Spritual Dunia Global

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Moechtar Nasution Provinsi Lampung, tepatnya Kota Baru mendadak menjadi magnet spritual yang mengguncang dunia. Kota Baru yang dibangun pada tahun 2012 sebagai mega proyek calon pengganti ibu kota Provinsi Lampung menggeliat dengan sunnah sunnah Nabi Muhammad SAW. Jutaan manusia dari berbagai pelosok nusantara termasuk dari Mandailing Natal dengan formasi lebih kurang seratus jemaah sudah […]

  • Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 1)

    Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ragam Bahasa Berdasar klasifikasi bahasa yang ditawarkan Slamet Mulyana, Bahasa Mandailing termasuk rumpun bahasa Austronesia. Z. Pangaduan Lubis ada mengemukakan bahwa di dalam bahasa Mandailing terdapat lima ragam bahasa yang masing-masing kosakatanya berbeda satu sama lain yaitu: Hata somal yaitu ragam bahasa yang dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hata andung yaitu ragam bahasa sastra yang dipakai dalam tradisi mangandung […]

  • KPU Madina Buka Pendaftaran Untuk Pemantau Pilkada

    KPU Madina Buka Pendaftaran Untuk Pemantau Pilkada

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina)  mengumumkan pembukaan pendaftaran pemantau Pilkada 2015. Pengumuman itu tertuang dalam surat KPU Madina Nomor  130 /KPU-KAB-002.434826/V /2015 tertanggal 24 Mei 2014 Tentang Pendaftaran Pemantau Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal Tahun 2015.            Pendaftaran   Pemantau Pilkada ini mulai dibuka tanggal 24 […]

  • Di Sidimpuan, Satu Keluarga Hanyut Diterjang Banjir Bandang

    Di Sidimpuan, Satu Keluarga Hanyut Diterjang Banjir Bandang

    • calendar_month Senin, 27 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online)  – Sejauh ini, data banjir bandang di Sidimpuan, satu keluarga terdiri dari suami, istri dan dua putri mereka meninggal dunia setelah hanyut diterjang arus deras. Berdasar informasi di Mapolsek Hutaimbaru, keluraga ini terdiri dari suami istri dan dua putri mereka. Mereka hanyut pada Minggu malam (26/3/2017) di perladangan dalam peristiwa banjir bandang […]

  • Ketika Hamka Menggugat Sejarah Indonesia

    Ketika Hamka Menggugat Sejarah Indonesia

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hamka telah dikenal luas sebagai cendekiawan Islam dan pengarang roman ternama seperti Tenggelamnya Kapal Van der Wicjk. Namun sebetulnya Hamka juga seorang penulis sejarah. Cukup banyak karya tulisnya yang membahas sejarah Islam dan sejarah Indonesia. Menariknya, beberapa karangannya tentang sejarah bersifat gugatan, terutama gugatan atas penulisan sejarah Indonesia. Apa yang digugat Hamka ialah penulisan sejarah […]

expand_less