Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

Gubsu Jangan Korbankan Guru Honor SLTA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Nov 2016
  • print Cetak

H. Ridwan Rangkuti,SH.MH

H. Ridwan Rangkuti,SH.MH

SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Pengalihan penanganan seluruh sekolah lanjutan atas (SLTA) dari kabupaten/kota kepada provinsi dikabarkan akan menggilas para guru honorer alias akan diberhentikan.

Oleh karenanya, Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia Tabagsel, H.Ridwan rangkuty,SH.MH dalam surat terbuka kepada gubernur Sumatera Utara dan para bupati serta walikota se-Sumut, Jum’at (18/11) mendesak dilakukan upaya penyelematan para guru honorer SLTA.

Di dalam surat terbuka itu, Ridwan menyatakan otonomi daerah semakin dikebiri oleh pemerintah pusat. Banyak kewenangan pemerintah kabupaten dan pemerintah kota ditarik menjadi kewenangan pemerintah provinsi selaku wakil pemerintah pusat.

Salah satunya adalah pengalihan/penarikan kewenangan pemerintah kabupaten /kota dalam pengelolaan pendidikan menengah setingkat SLTA, menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi terhitung sejak 1 Januari 2017.

Termasuk pengangkatan, pemberhentian guru dan kepala sekolah, pengelolaan aset, dan penggajian guru PNS setingkat SLTA. Sehingga pemerintah kabupaten /kota telah kehilangan asset, guru dan pengelolaan pendidikan setingkat SLTA tersebut.

Yang menjadi polemik dan permasalahan belakang ini adalah status guru honorer yang sudah bertahun-tahun bahkan puluhan tahun mengabdi sebagai guru honorer di SLTA yang gajinya berasal dan bersumber dari APBD kabupaten/kota.  Apakah mereka guru honorer tersebut akan digaji oleh pemerintah provinsi atau tetap menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota?.

Issu yang berkembang bahwa guru honorer SMU/SMK di Sumatera Utara akan dirumahkan atau diberhentikan. Kecuali bupati atau walikota bersedia menampung gaji mereka dalam APBD dengan membuat surat pernyataan kesediaan kepada gubernur.

Jika Issu tersebut benar bahwa guru honorer SMA/SMK akan diberhentikan atau di rumahkan, maka ratusan guru honorer SMA/SMK akan menjadi pengangguran intelektual, dan dapat memicu permasalahan baru.

Seharusnya gubernur dan bupati/walikota tidak mengorbankan mereka yang sudah mengabdi sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa sebagai guru honorer dengan gaji apa adanya.

Gubernur atau bupati/walikota harus menghargai mereka yang sudah mengabdi bertahun-tahun, dengan tetap menampung gaji mereka dalam APBD Provinsi Sumut atau dalam APBD kabupaten /kota tiap tahunnya.

“Kita meminta kepada gubernur Sumatera Utara agar tidak mengorbankan guru honorer. Anggaran bidang pendidikan yang cukup tinggi dapat dipastikan akan mampu untuk menampung gaji mereka, dan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten /kota mempunyai tanggung jawab untuk melindungi dan memberikan kesempatan bekerja kepada mereka yang sudah berbakti dan mengabdi,” ujarnya.

Kepada pengurus organisasi guru honorer agar segera berkoordinasi dengan gubernur Sumatera Utara dan bupati /walikota untuk memperjuangkan hak-hak guru honorer agar tetap memperoleh pekerjaan yang layak sebagai guru bakti di SMU/SMK.

 

Editor    : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Isu Mutasi Jabatan di Pemkab Madina Merebak

    Isu Mutasi Jabatan di Pemkab Madina Merebak

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- isu mutasi besar besaran di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Pemkab Madina ) merebak, selain eselon II yang akan dilakukan pelantikan pasca selesainya lelang jabatan, Camat jabatan Eselon III b, dan eselon IVa, seperti Kepala Sub Bagian, Sekretaris Camat, Kepala Seksi, Kepala Sub Bidang, Lurah, Kepala Unit Pelaksana Teknis […]

  • Wakil Bupati Madina Bantah Mobil Dinas Sementaranya Dirental Khusus Penunjang Operasional Kerjanya

    Wakil Bupati Madina Bantah Mobil Dinas Sementaranya Dirental Khusus Penunjang Operasional Kerjanya

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) : Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami membantah bahwa mobil jenis Pajero yang di kontrak oleh Badan Keuangan dan aset Daerah bukan diperuntukkan khusu sebagai mobil kendaraan Dinas nya, melainkan hanya dipakai sementara. ” mobil ini dirental jauh jauh sebelum mobil palisade rusak, bukan dianggarkan untuk dipakai Wakil Bupati, tapi […]

  • Pelantikan Bupati Padang Lawas Ditunda

    Pelantikan Bupati Padang Lawas Ditunda

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memutuskan pelantikan Ali Sutan Harahap sebagai bupati defenitif Padanglawas (Palas), Sumatera Utara ditunda. Keputusan PTUN Jakarta tersebut dikeluarkan Jumat (9/11) lalu.“Kami sudah menerima salinan putusan PTUN Jakarta itu,”kata kuasa hukum mantan Bupati Palas Basyrah Lubis dari Kantor Hukum Izha & Izha, Jamaluddin Karim di Jakarta, Minggu […]

  • Mangrove Untuk Ketahanan Pangan

    Mangrove Untuk Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Erika Pardede Indonesia merupakan negara ke­pu­­la­uan yang memiliki ben­tangan pantai yang sangat pan­jang mencapai 956,181 km, dimana sekitar 4,25 juta hektar terdiri dari hutan mangrove. Hutan mangrove ada­lah tipe hutan yang terdapat di se­panjang pantai atau muara sungai yang di­pengaruhi oleh pasang surut air laut, yaitu tergenang air laut pada waktu pa­sang dan […]

  • PT. Kopi Rakyat Indonesia Buka Kantor di Madina

    PT. Kopi Rakyat Indonesia Buka Kantor di Madina

    • calendar_month Jumat, 27 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ini kabar gembira bagi petani Kopi Mandailing di Kabupaten Mandailing Natal. PT. Kopi Rakyat Indonesia telah membuka kantor di Panyabungan. Perusahaan ini akan melakukan kerjasama dengan petani dalam upaya perluasan kebun kopi di daerah ini dalam bentuk kemitraan. Perusahaan ini akan begerak di sektor hulu dan hilir. Sektor hulu, melakukan […]

  • Acara Mangupa, SARASI Didoakan Bijak Pimpin Tapsel

    Acara Mangupa, SARASI Didoakan Bijak Pimpin Tapsel

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Tim relawan keluarga Syahrul Martua Pasaribu-Aldinz Rapolo Siregar (SARASI) menggelar prosesi mangupa, di Jalan Gende, Kelurahan Hutasuhut, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sabtu (20/11) lalu. Ketua panitia acara, H Painan Siregar, bersama Ketua Naposo Nauli Bulung Napa Napa Ni Sibualbuali (NNBS), Faisal Reza Pardede, kepada METRO, Minggu (21/11), mengatakan, pelaksanaan syukuran tersebut merupakan […]

expand_less