Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 2 – selesai)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 23 Des 2016
  • print Cetak

bulung gadung naiduda goreng dan rempahnya

Oleh : Dahlan Batubara

 

Bicara cita rasa dan aroma, bulung gadung naiduda goreng ini ternyata sangat berbeda dengan bulung gadung naiduda gulai. Ada semacam rasa orisinil dari kaldu daun ubi di dalam bulung gadung naiduda goreng tersebut.

Saya bukan ahli kuliner, tetapi saya bisa merasakan zat-zat ekstraktif yang terdapat di dalam bulung gadung naiduda goreng ini sangat orisinil, sebuah rasa asli dari cairan murni suatu sayuran. Rasa orisinil begitu kentara dan menyengat ketika bulung gadung naiduda goreng itu menyentuh lidah saya.

Ketika menyentuh lidah, saya dapat membayangkan berbagai ekstrak : daun ubi, rimbang, talas, cabai, bawang merah dan bawang putih berkolaborasi menghasilkan rasa orisinil, satu paduan rasa yang tak dikontaminasi oleh kaldu lemak kelapa.

Berdasar itu, bisa dihipotesa bahwa keorisinilan rasa dari kolaborasi ekstrak ini dimungkinkan akibat tidak adanya pengaruh lemak santan kelapa di masakan bulung gadung naiduda goreng ini. Sebab, rasa itu tak diperoleh dari kaldu bulung gadung naiduda gulai.

Kondisi rasa itu bisa jadi terjadi akibat pola memasaknya yang hanya memakai sedikit minyak goreng (berdasarkan penjelasan saudara Ramli, minyak gorengnya hanya sedikit saja yang berfungsi untuk sekedar mematangkan saja), sehingga perubahan-perubahan pada sel-sel ekstrak daun ubi dan ekstrak rempah-rempahnya tak terlalu besar.

Memang, dari wujud fisik serta rasa, masakan bulung gadung naiduda goreng ini terlihat seperti setengah matang jika diamati dari perubahan warna daun ubinya. Begitu juga dengan rasa : terasa antara kondisi matang dengan kondisi kurang matang. Tapi, itulah mungkin ciri khas bulung gadung naiduda goreng ini.

Berbeda dengan cara menggulai pakai santan kelapa. Sebab, proses menggulai biasanya selalu matang sangat dan ada tahap “gur-gur” atau mendidih pada kuahnya. Kondisi kuah mendidih itu biasanya akan berdampak pada berubahnya molekul-molekul ekstrak daun ubi dan rempah-rempah yang mencampurinya. Perubahan itu menyebabkan rasa orisinil sayuran itu akan berubah. Perubahan itu makin nyata ketika lemak santan juga telah ikut mempengaruhi segmen rasa daun ubi dan rempah-rempahnya.

Itulah yang saya rasakan dan saya amati pada bulung gadung naiduda goreng ini. Sebuah rasa yang dihasilkan oleh inovasi kuliner dari saudara samara Mandailing di Malaysia. Satu semangat dalam mempertahankan masakan khas suku bangsanya, bangsa Mandailing yang berujung pada lahirnya sebuah inovasi.

Masakan bulung gadung naiduda goreng ini memperlihatkan adanya satu fakta sprit kemandailingan nan kuat dari saudara-saudara kita yang harus bertempat tinggal jauh di luar Tanah Leluhur akibat migrasi tahun 1800-an, yang belum tentu sekuat kita yang berada di Tanah Leluhur ini. 

Juga memberikan gambaran bahwa dimana pun berada, dan meski terpisah oleh geopolitik antar negara, darah Mandailing itu ternyata tetap darah Mandailing. Bukan darah Indonesia – bukan darah Malaysia. Senantiasa darah Mandailing.*** (Dahlan Batubara adalah pemipin redaksi Mandailing Online)

  

   

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siaga Darurat Covid-19, MUI Sumut Terbitkan Tausiyah

    Siaga Darurat Covid-19, MUI Sumut Terbitkan Tausiyah

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara merilis tausiyah menanggapi situasi siaga darurat Covid-19 di daerah ini. Lima poin disampaikan, termasuk mengharamkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 berada di tempat umum, termasuk masjid. Tausiyah itu diterbitkan tanggal 26 Maret 2020 yang ditandatangani Ketua Umum MUI Sumut, Prof.Dr.H. Abdullah Syah, MA dan Sekretaris […]

  • Sofwat-Zubeir Masih yang Tersolid

    Sofwat-Zubeir Masih yang Tersolid

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – “Diantara semua balon yang kini diperbincangkan publik saya berkeyakinan bahwa balon yang paling siap dari berbagai sisi adalah pasangan Sofwat – Beir”. Itu ungkapan Zulkifli Lubis, perantau Mandailing di Jakarta yang lama berkecimpung di dunia jurnalis, saat bincang-bincang dengan Mandailing Online via WhatsApp, Kamis (11/6/2020). “Dan sangat wajar partai politik patut […]

  • Tim Cek Covid-19 di Perbatasan Madina Tak Dikasih Makan

    Tim Cek Covid-19 di Perbatasan Madina Tak Dikasih Makan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Nasib petugas di Pos Pemeriksaan Covid-19 perbatasan Mandailing Natal menyedihkan. Tidak ada biaya makan diterima mereka dari Pemkab Mandailing Natal (Madina). Jika lapar mereka harus beli dan bayar sendiri. Kondisi itu sangat kontras dengan risiko nyawa yang harus mereka tanggung sebagai garda terdepan mengawal kabupaten Madina dari sebaran virus Corona […]

  • Walbup: Membaca Al-Qur’an Mampu Merubah Diri

    Walbup: Membaca Al-Qur’an Mampu Merubah Diri

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Al-Qur’an berlaku sepanjang zaman dan dijamin oleh Allah SWT atas kesucian serta keasliannya. Untuk itu setiap mukmin yakin bahwa membaca Al-Qur’an adalah termasuk amal yang sangat mulia dan akan mendapat pahala apabila mengerti makna serta mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya. Demikian disampaikan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution […]

  • Seram, Harimau Kembali Datangi  Bangkai Sapi Yang Sempat Tak Habis di Lahap

    Seram, Harimau Kembali Datangi Bangkai Sapi Yang Sempat Tak Habis di Lahap

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTA NOPA ( Mandailing Online ) Sapi yang sempat tidak habis di makan harimau di Desa Gunung Tua MS, Kecamatan Kota Nopan pada Jum’at 27/7/2023 kemaren, tadi malam diduga harimau itu kembali datangi bangkai sapi yang sengaja tidak di kubur pemilik nya. Alhasil, setengah nya badan bangkai sapi itu telah dilalap. ” warga baru datang […]

  • Dua Rumah di Kelurahan Wek V Ludes Terbakar

    Dua Rumah di Kelurahan Wek V Ludes Terbakar

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN – Kebakaran hebat melanda dua unit rumah semi permanen yang dihuni empat kepala keluarga di Lingkungan VII, Kelurahan Wek V, Padangsidimpuan Selatan,  Kamis (16/4) sore kemarin. Api diketahui berasal dari kamar salahseorang penghuni rumah, Ruski (35) yang menderita tunagrahita (keterbelakangan mental). “Api berasal dari kamar Ruski. Dia sudah lari gak tau kemana. Dia ada […]

expand_less