Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode

Harga Kantalan Naik, Petani Bernafas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Des 2016
  • print Cetak

Karyawan penimbang karet alam di Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Petani karet alam mentah (Kantalan) di Mandailing Natal (Madina) mulai bernafas lega akibat harga karet terus merangkak naik dalam sebulan terakhir.

Pantauan di Simangambat Kecamatan Siabu, Jum’at (30/12), harga terrendah sekitar Rp8.500 per Kg, tertinggi sekitar Rp9.500.

Sementara itu, pantauan di penjualan Desa Gunung Tua Iparbondar Kecamatan Panyabungan, Kamis (29/12) harga terrendah sekitar Rp9.000, tertinggi sekitar Rp10.000 per Kg.

Kenaikan itu merangkak dalam sebulan terakhir. Hingga pertengahan 2016 lalu harga masih berada di kisaran 6.000 per Kg.

Kondisi harga yang merangkak naik itu menyebabkan gairah petani karet alam kembali menguat, karena harapan perbaikan pendapatan keluarga telah muncul setelah beberapa tahun terakhir menghadapi harga yang rendah.

Sementara itu, penelusuran Mandailing Online kepada sejumlah pedagang karet alam di Panyabungan, Jum’at, kenaikan harga itu diperkirakan akibat trend pemenuhan target kontrak akhir tahun. Spekulasi lainnya menyebutkan, kenaikan harga di akhir 2016 ini akibat menurunnya stok di Cina.    

Jika kenaikan itu dipicu trend pemenuhan target kontrak akhir tahun, maka kenaikan itu bersifat sementara karena di awal tahun akan kembali mengalami perubahan.

Tetapi, jika pemicunya akibat menurunnya stok dari Cina, maka harga di tahun 2017 masih akan bagus.

Berdasarkan data Bank Dunia, lima peringkat teratas produsen karet terbesar pada tahun lalu ialah Thailand sebanyak 4,47 juta ton, Indonesia 3,17 juta ton, Vietnam 1,02 juta ton, China 794.000 ton, dan Malaysia 722.000 ton.

Deddy Yusuf Siregar, Analis Asia Tradepoint Futures, menuturkan harga terdorong sentimen positif karena minimnya stok karet di Qingdao, sebagai pusat komoditas China. Persediaan merosot 11% menuju 91.000 ton pada 23 September 2016 yang merupakan level terendah sejak 2011.

Di Indonesia sendiri, banyak pengusaha karet di tingkat eksportir yang menahan stok agar harga di tingkat petani ikut meningkat. Penimbunan persediaan oleh tangan pertama juga membuat kebutuhan karet untuk industri mengalami kenaikan, karena menipisnya pasokan.

Komoditas untuk bahan baku ban ini juga terdorong penguatan harga minyak karena menyebabkan biaya pembuatan karet sintetis terkerek, sebagai alternatif bahan. Deddy pun berpendapat dalam jangka pendek hingga akhir tahun harga cenderung menguat karena perbaikan fundamental.

 

Peliput  : Dahlan Batubara / Jakfar Nasution

Sumber tambahan : Bisnis.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Kembali Guncang Mandailing Natal

    Gempa Kembali Guncang Mandailing Natal

    • calendar_month Sabtu, 6 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gempa bumi kembali terjadi di Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Sabtu (6/5/2017). Berdasar laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia, gempa tersebut berkekuatan 4,6 scala richter. Titik gempa berada sekitar 21 Km Tenggara Mandailing Natal. Gempa yang terjadi pukul  17.21 WIB itu berada di titik kedalaman 10 kilo meter. BMKG  dalam […]

  • Bupati Madina: IDI Harus Memberikan Pelayanan Terbaik

    Bupati Madina: IDI Harus Memberikan Pelayanan Terbaik

    • calendar_month Sabtu, 17 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Madina periode 2022-2025 di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan, Sabtu (17/9/2022). Adapun yang dilantik sebagai pengurus adalah Ketua dr. Syafran Halim Harahap, Sp.PD, Finasim, Wakil ketua I […]

  • DCS Dapil 2 Hanura Madina

    DCS Dapil 2 Hanura Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 Hanura Madina

  • Rumah Kontrakan di Banjar Tinggi Ludes Terbakar

    Rumah Kontrakan di Banjar Tinggi Ludes Terbakar

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – rumag kontrakan terbuat dari kayu di banjar tinggi, Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ludes dilalap sijago merah jum’at sore 9/5/2025 sekitar pukul 16:20 wib. Warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Berkat kejasama warga dan dua unit mobil pemadam kebakaran api dapat dipadamkan. Namun […]

  • Polres Madina titip 9 pengeroyok ke Poldasu

    Polres Madina titip 9 pengeroyok ke Poldasu

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kepolisian Resort Mandailing Natal (Polres Madina) mengirimkan Sembilan orang tersangka pengeroyokan yang menewaskan Ade (40) warga Desa Maga Lombang Kecamatan Lembah Sorik Marapi untuk dititipkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), kemarin. Kapolres Madina AKBP Bony Johanes Sirait Sik melalui Kasat Reskrim AKP Wira Prayatna, membenarkan sembilan orang dari sebelas tersangka pengeroyokan yang […]

  • Uning-uningan ni Ompunta (2-selesai)

    Uning-uningan ni Ompunta (2-selesai)

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Alat musikal ini disebut juga uyup-uyup yang terbuat dari selembar bulung tarutung bolanda (daun pohon sirsak) atau terbuat dari sepotong bulung pisang (daun pohon pisang) yang digulung membentuk kerucut, lalu dimasukkan ke dalam mulut untuk ditiup dengan cara dan teknik tertentu. Di samping itu, adakalanya sang kakak (perempuan) menyanyikan nina bobok bue-bue […]

expand_less