Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Harga Kantalan Naik, Petani Bernafas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Des 2016
  • print Cetak

Karyawan penimbang karet alam di Madina

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Petani karet alam mentah (Kantalan) di Mandailing Natal (Madina) mulai bernafas lega akibat harga karet terus merangkak naik dalam sebulan terakhir.

Pantauan di Simangambat Kecamatan Siabu, Jum’at (30/12), harga terrendah sekitar Rp8.500 per Kg, tertinggi sekitar Rp9.500.

Sementara itu, pantauan di penjualan Desa Gunung Tua Iparbondar Kecamatan Panyabungan, Kamis (29/12) harga terrendah sekitar Rp9.000, tertinggi sekitar Rp10.000 per Kg.

Kenaikan itu merangkak dalam sebulan terakhir. Hingga pertengahan 2016 lalu harga masih berada di kisaran 6.000 per Kg.

Kondisi harga yang merangkak naik itu menyebabkan gairah petani karet alam kembali menguat, karena harapan perbaikan pendapatan keluarga telah muncul setelah beberapa tahun terakhir menghadapi harga yang rendah.

Sementara itu, penelusuran Mandailing Online kepada sejumlah pedagang karet alam di Panyabungan, Jum’at, kenaikan harga itu diperkirakan akibat trend pemenuhan target kontrak akhir tahun. Spekulasi lainnya menyebutkan, kenaikan harga di akhir 2016 ini akibat menurunnya stok di Cina.    

Jika kenaikan itu dipicu trend pemenuhan target kontrak akhir tahun, maka kenaikan itu bersifat sementara karena di awal tahun akan kembali mengalami perubahan.

Tetapi, jika pemicunya akibat menurunnya stok dari Cina, maka harga di tahun 2017 masih akan bagus.

Berdasarkan data Bank Dunia, lima peringkat teratas produsen karet terbesar pada tahun lalu ialah Thailand sebanyak 4,47 juta ton, Indonesia 3,17 juta ton, Vietnam 1,02 juta ton, China 794.000 ton, dan Malaysia 722.000 ton.

Deddy Yusuf Siregar, Analis Asia Tradepoint Futures, menuturkan harga terdorong sentimen positif karena minimnya stok karet di Qingdao, sebagai pusat komoditas China. Persediaan merosot 11% menuju 91.000 ton pada 23 September 2016 yang merupakan level terendah sejak 2011.

Di Indonesia sendiri, banyak pengusaha karet di tingkat eksportir yang menahan stok agar harga di tingkat petani ikut meningkat. Penimbunan persediaan oleh tangan pertama juga membuat kebutuhan karet untuk industri mengalami kenaikan, karena menipisnya pasokan.

Komoditas untuk bahan baku ban ini juga terdorong penguatan harga minyak karena menyebabkan biaya pembuatan karet sintetis terkerek, sebagai alternatif bahan. Deddy pun berpendapat dalam jangka pendek hingga akhir tahun harga cenderung menguat karena perbaikan fundamental.

 

Peliput  : Dahlan Batubara / Jakfar Nasution

Sumber tambahan : Bisnis.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timur Pradopo Janji Berantas Preman dan Judi

    Timur Pradopo Janji Berantas Preman dan Judi

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Calon Kapolri, Komisaris Jenderal Timur Pradopo, memaparkan prioritas program kerjanya jika kelak terpilih sebagai Kapolri. Salah satu prioritas Timur adalah pemberantasan para preman. “Meningkatkan pemberantasan preman, kejahatan jalanan, perjudian, narkoba, illegal logging (pembalakan liar), illegal fishing (pencurian ikan), illegal mining (tambang liar), human trafficking (perdagangan manusia), dan korupsi,” kata Timur saat uji kepatutan dan kelayakan […]

  • Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

    Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Fantastis! Ungkapan ini tampaknya tepat terkait jumlah gaji pegawai honor Dinas Pertamanan Pemko Medan yang belum dibayar. Mau tahu jumlahnya? Rp1.617.000.000. Dari mana angka sebesar itu? Berikut penjelasannya. Informasi yang diperoleh di Medan, Jumat (27/05/2011), pada Tahun 2010, Dinas Pertamanan menerima sebanyak 60 honorer sesuai SK Walikota Medan No 840/301 K Tanggal 12 Februari […]

  • Informasi HIV/AIDS Tak Perlu Masuk Kurikulum

    Informasi HIV/AIDS Tak Perlu Masuk Kurikulum

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN-Tingginya angka penderita HIV/AIDS saat ini menimbulkan kekhawatiran bagi seluruh pihak, termasuk Kemendiknas. Hal ini disikapi Kemendiknas dengan memberikan informasi yang benar tentang HIV/AIDS melalui kampanye di sekolah. Penyampaian informasi tentang HIV/AIDS ini sangat penting, sehingga Kemendiknas saat ini sedang mengkaji kurikulum untuk disinergikan dalam mata pelajaran di sekolah. Namun, Kepala Disdik Medan Hasan Basri […]

  • Pemuda Pancasila Kecam Pernyataan Evaline Sago

    Pemuda Pancasila Kecam Pernyataan Evaline Sago

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Mandailing Natal, Sahriwan Nasution mengecam pernyataan anggota DPRD Madina, Evaline Sago. “Kami semua di Madina ini bersaudara. Jangan ada yang coba memecah belah kami,” kata Sahriwan Nasution kepada Mandailing Online di Panyabungan, Sabtu (16/11/2019). Sikap Ketua PP Madina ini merujuk pernyataan Eveline Sago di […]

  • Surat Suara Pilkada Madina Sudah Dicetak

    Surat Suara Pilkada Madina Sudah Dicetak

    • calendar_month Sabtu, 14 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina), Agus Salam Nasution, S.H.I., memastikan kesiapan pencetakan surat suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Madina Tahun 2015 dengan mendatangi Percetakan Rabbani di Tembung Deli Serdang, Jumat, (13/11) . “Alhdulilillah semua surat suara sudah selesai dicetak dan besok ditargetkan akan selesai dilipat. Setelah itu akan […]

  • Ahli Waris Penemu Padi Siganteng Dapat Deposito 60 Juta

    Ahli Waris Penemu Padi Siganteng Dapat Deposito 60 Juta

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siabu (Mandailing Online) – Plt Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menyatakan Pemkab Madina sudah berencana memberikan dana pendidikan dalam bentuk deposito sebesar 60 juta rupiah untuk ahli waris penemu varietas padi Siganteng. Uang itu akan dikucurkan dari APBD 2015 dan didepositokan atas nama Siganteng di salah sautu bank di Panyabungan. Dan deposito ini […]

expand_less