Rabu, 28 Okt 2026
light_mode

PLN Putus Listrik BPM, Indikasi Sistem Birokrasi Madina Melemah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 19 Apr 2017
  • print Cetak

As Imran Khaitamy Daulay,SH

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus pemutusan listrik di gedung Badan Pemberdayaan Masyarakat  Mandailing Natal (Madina) dinilai sebagai indikator kian melemahnya sistem birokrasi Kabupaten Madina masa kini.

Pihak PLN memutus listrik ke gedung Badan Pemberdayaan Masyarakat  Madina dua pekan lalu karena instansi itu tak mampu membayar tagihan.

Kondisi ini dinilai kalangan DPRD Madina sebagai gambaran bahwa pemerintahan Kabupaten Madina saat ini mengalami kemunduran dari sisi sinergitas birokrasi.

Sebab, biaya listrik di masing-masing instasi Pemkab Madina sudah tersedia di APBD Madina.

“Apapun alasannya, fakta itu adalah bukti betapa lemahnya sistem birokrasi kita,” ujar anggota DPRD Madina, As Imran Khaitamy Daulay,SH menjawab Mandailing Online, Rabu (19/4/2107).

Sistuasi birokrasi yang demikian sangat dikhawatirkan akan berlanjut pada tidak optimalnya pelayanan pemerintahan ke depan jika sejak sekarang tidak ada upaya dan langkah-langkah perbaikan.

“Bagaimana mungkin bisa optimal melakukan fungsi pelayanan kalau sistem organisasinya sebegitu lemah,” imbuhnya.

“Kita harapkan ke depan hal seperti ini tidak terulang lagi. Marilah berbenah agar kita dapat mewujudkan kinerja dan fungsi pelayanan yang lebih berkualitas,” kata Imran.

Sebelumnya, pantauan Mandailing Online, Kamis (13/4) lalu, meteran listrik di pintu masuk kantor itu telah ditempel segel berlogo PLN denga tulisan “bayarlah segera rekening listrik anda”.

Ruangan demi ruangan di kantor itu kosong dari aktifitas PNS, Kamis sekira pukul 15.00 WIB. Satu orang pun tak ada terlihat. Sejumlah PNS di kantor Dinas Kesehatan Madina yang bertetangga dengan kantor BPM Madina kepada Mandailing Online mengaku bahwa kantor BPM itu sudah sepi dari aktvitas PNS karena pejabatnya belum ada yang dilantik.

PLN memutus arus listrik karena pihak BPM Madina menunggak pembayaran hingga batas waktu yang tak bisa ditolelir lagi.

Sekretaris BPM Madina, Jufri menjawab Mandailing Online via seluler mengakui adanya pemutusan arus listrik oleh PLN di kantor itu.

Ketidaksanggupan membayar tagihan listrik itu karena anggaran dana di instasi itu belum cair sejak Januari lalu akibat belum adanya pengukuhan maupun pelantikan pejabat untuk  Badan Pemberdayaan Masyarakat  Madina sejak berlakunya PP Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah.

Akibat belum adanya pengukuhan maupun pelantikan itu, menyebabkan pejabat Kuasa Pengguna Anggaran, Bendahara dan seluruh perangkat belum ada di instansi itu hingga kini.

Peliput  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rajut Silaturahmi, Karang Taruna Panyabungan Barat Gelar Coffee Inspirasi

    Rajut Silaturahmi, Karang Taruna Panyabungan Barat Gelar Coffee Inspirasi

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai upaya meningkatkan kesolidan di antara pemuda, Karang Taruna Panyabungan Barat menggelar Coffee Inspirasi. Kegiatan yang dilaksanakan di D’ Urban Cafe ini menghadirkan Kepala Desa Hutabaringin Miswaruddin, SE. Miswaruddin merupakan kepala desa milenial dengan usia yang relatif muda. Sekretaris Karang Taruna Panyabungan Barat Ridwan Nasution menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi […]

  • Pemkab Madina Memihak PT. ALN?

    Pemkab Madina Memihak PT. ALN?

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Warga Desa Tabuyung, Singkuang II dan Desa Suka Makmur Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) Senin (5/5/2014) dalam siaran pers menuntut agar sengketa lahan Koperasi Pengembangan USU (KP USU) dengan PT. Agro Lintas Nusantara (ALN) segera diselesaikan oleh Pemkab Madina. Ketua Pengawas Koperasi Produsen Maju Bersama Jaya, Desa […]

  • Lagi, 3 Hektar Ladang Ganja Ditemukan

    Lagi, 3 Hektar Ladang Ganja Ditemukan

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga hektar ladang ganja kembali ditemukan di perbukitajn Panyabungan Timur, Mandailing Natal. Ladang itu ditemukan tim gabungan TNI dan Polres Madina dan FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI Polri), Kamis (2/6/2016). Sehari sebelumnya, 37,5 hektar ladang ganja ditemukan di kawawan perbukitan Tor Sihite dan Tor Antarsa oleh pihak TNI yang […]

  • Wabup Jakfar Sukhairi : 40 % Dana Desa Harus Uang Tunai Untuk Warga

    Wabup Jakfar Sukhairi : 40 % Dana Desa Harus Uang Tunai Untuk Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, H.M Ja’far Sukhairi Nasution menghimbau agar 40 persen pagu Dana Desa (DD) dialihkan ke dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga yang kian berat secara ekonomi dampak pandemi Corona (Covid-19). Dia juga meminta dukungan semua pihak agar pengalihan 40 persen itu mampu diaplikasikan para kepala desa. “Ini […]

  • Kritik Marx Terhadap Penyelenggaraan Pemilu Raya Mahasiswa UIN Jakarta

    Kritik Marx Terhadap Penyelenggaraan Pemilu Raya Mahasiswa UIN Jakarta

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : AGUSTIAR HARIRI LUBIS Mantum Himpunan Mahaiswa Mandailing Natal Jakarta Periode 2017-2018   Karl Marx, tanpa perlu dipertanyakan lagi pemikiran canggihnya yang masih dipergunakan sampai sekarang, pastinya, Aktivis mahasiswa mengetahui apa dan bagaimana pemikiran Karl Marx yang tertuang dalam DAS KAPITAL sehingga mampu mempengaruhi kehidupan sosial disetiap sudut bumi, termasuk kehidupan sosial di pojok […]

  • Aku Ingin Diratukan, Tapi Sistem Telah Merampasnya

    Aku Ingin Diratukan, Tapi Sistem Telah Merampasnya

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nesty Laila Sari   Sejak awal menikah, aku punya impian sederhana: ingin diratukan. Sebagai seorang istri, aku hanya ingin taat kepada suami, merawat anak-anakku, dan membangun rumah tangga dengan penuh kebahagiaan, ketenangan, dan kedamaian. Namun, kenyataannya berbeda jauh. Setelah melewati hari demi hari, aku merasakan bahwa jalan ini tidak mudah. Terlebih setelah memiliki anak, […]

expand_less