Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

785 Guru Pontren & 1.308 Guru MDA Terima Insentif

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Jan 2013
  • print Cetak

MADINA, (MO) – Bersyukur bagi para guru-guru pondok pesantren dan Madrasah Diniyah Awaliah (MDA). Sebab Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyerahkan dana insentif atau bantuan bagi guru Pontren sebanyak 785 orang dan guru MDA sebanyak 1.308 orang. Besaran dana yang mereka terima Rp100 ribu per bulan.

Bupati Madina HM Hidayat Batubara melalui Kepala Bagian Kesra M Taufik Lubis SH kepada wartawan kemarin mengatakan, dana bantuan atau insentif ini dibagikan untuk satu tahun yang ditampung pada APBD tahun 2012.

Dan insentif ini diberikan bagi guru-guru yang non-PNS, non-sertfikasi, dan juga tidak diizinkan menerima dua kali di sekolah yang berbeda. Artinya seorang guru yang mengajar di dua sekolah, dia hanya berhak menerima insentif dari satu sekolah saja.

”Ini adalah prioritas dari Pemkab Madina dalam menunjang peningkatan mutu pendidikan, meski bantuan ini belum berjalan maksimal karena masih pertama kali dilakukan. Tetapi untuk tahun 2013 akan dioptimalkan lagi,” kata Taufik.

Dikatakannya, untuk guru-guru Pontren yang menerima dana ini sebanyak 785 orang dan setiap orang dibayarkan sebesar Rp1.200.000 per orang, dengan rincian Rp100 ribu per bulan. Sedangkan untuk guru-guru MDA sebanyak 1.308 orang dan dibayarkan sebesar Rp 400 ribu per orang untuk insentif empat bulan.

”Khusus untuk guru-guru MDA sebelumnya sudah kita berikan, tinggal empat bulan yang belum dicairkan. Sedangkan guru-guru Pontren baru sekarang bisa dicairkan,” bebernya.

Ditambahkannya, untuk tahun 2013 Pemkab Madina juga memprogramkan dana insentif untuk Pontren dan MDA sebesar Rp2,5 miliar juga akan membantu fasilitas di pontren-pontren secara bertahap.

”Sekarang masih pada tahap pembahasan di DPRD Madina untuk APBD tahun 2013, sudah direncanakan juga membantu fasilitas air bersih dan sumur bor di Pontren Darul Ikhlas, mungkin secara bertahap ke Pontren yang lain,” pungkasnya.

Meski program bantuan ini sangat didukung masyarakat, khususnya para pengasuh Pontren se-Madina, sejumlah guru Pontren berharap agar Pemerintah lebih teliti dalam proses pencairannya.

”Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan ini, namun harapan kami dalam proses pencairannya agar lebih teliti. Karena masih ada beberapa guru yang sudah bersertifikasi masih tercatat sebagai penerima dan saya sendiri masih memeroleh undangan pencairan, tetapi tidak diberikan karena saya guru sertifikasi.

Apabila hal ini terus dibiarkan bisa saja, guru bersertifikasi yang lain akan menuntut,” kata seorang ustad di Pontren Musthafawiyah yang tak mau namanya dikorankan. (metr/wan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Jambur Baru Berupaya Perbaiki Kesalahan. Warganya Diwajibkan Sumbang Batu Untuk Perbaiki Jalan yang Dirusaknya

    Kades Jambur Baru Berupaya Perbaiki Kesalahan. Warganya Diwajibkan Sumbang Batu Untuk Perbaiki Jalan yang Dirusaknya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ||Mandailing Online- Kepala Desa Jambur Baru di Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal Riswan Haedy, berusaha memperbaiki kesalahan dengan membangun kembali jalan lingkungan yang dirusak. Musyawarah desa dilakukan untuk mencari solusi, namun hasilnya menuai kritik dari warga. Warga desa mengungkapkan bahwa setiap kepala keluarga dipaksa menyetor 2 buah batu untuk material perbaikan jalan lingkungan yang […]

  • Pengusaha di By Pass Tak Punya SITU

    Pengusaha di By Pass Tak Punya SITU

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Pemko Psp mengimbau dan meminta pengusaha di sepanjang jalan baru Jalan By Pass di Kecamatan Psp Batunadua dan Psp Tenggara untuk mengurus surat tempat izin usaha (SITU). Imbauan ini adalah keharusan agar seluruh pedagang ditata. Sekretaris Daerah (Sekda) Psp, Sarmadan Hasibuan SH MM kepada METRO, Jumat (10/2) menuturkan, untuk penataan usaha tenda biru di […]

  • IMAMI Malaysia Upayakan Pemindahan Rumah Warisan Sutan Naposo

    IMAMI Malaysia Upayakan Pemindahan Rumah Warisan Sutan Naposo

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR (Mandailing Online) – Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI) sebuah organisasi suku kaum Mandailing yang berdaftar di Malaysia dan juga di Indonesia, telah mengadakan Musyawarah Agung Dwitahunan Perwakilan IMAMI 2017 di aula Seri Amar, Fakultas Bahasa Moden dan Komunikasi (FBMK), Universitas Putra Malaysia (UPM), Serdang, Sabtu (11/3). Dalam musyawarah besar itu, para perwakilan telah berbulat […]

  • Ribuan Warga Simangambat Sambut Bupati Dahlan Hasan Nasution

    Ribuan Warga Simangambat Sambut Bupati Dahlan Hasan Nasution

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan masyarakat Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu menyambut kedatangan Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution didampingi Ketua TP-PKK Ny Ika Desika Dahlan Hasan, Senin (23/11). Dalam kunjungan itu, bupati menyatakan sudah saatnya masyarakat Madina agar segera meningkatkan keimanan, amal ibadah begitu juga dengan melestarikan adat budaya yang dimana saat ini sudah […]

  • Revisi SK 44, Batas Hutan Madina Bakal Digaris Ulang

    Revisi SK 44, Batas Hutan Madina Bakal Digaris Ulang

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) mulai menyiapkan pemencangan batas sementara hutan di seluruh kawasan Madina. Upaya ini menjawab kungkungan SK 44 yang kontroversial. Itu terungkap dalam rapat dihadiri oleh Plt. Bupati Madina Dahlan Hasan, Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah I Medan, Kadis Kehutanan Madina, BPN Madina, para camat, kepala desa […]

  • Mahasiswa Masih Kuasai Kampus FK UISU

    Mahasiswa Masih Kuasai Kampus FK UISU

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN- Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) masih menguasai kampus mereka di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (2/1). Padahal, sebelumnya pihak yayasan telah melaporkan delapan mahasiswa ke Polresta Medan atas penguasaan kampus tersebut. “Sampai saat ini kami masih melakukan penutupan kampus. Hari ini sudah genap 34 hari, sebulan lebih sudah kami tutup dan […]

expand_less