Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Perda Tambang Rakyat Sudah Pernah Terbit, Tatapi Terbentur Regulasi Pemerintah Pusat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Sep 2017
  • print Cetak

Pimpinan dan anggota DPRD Madina berdialog dengan perwakilan pengunjujkrasa

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Madina sudah pernah menerbitkan peraturan daerah tentang tambang rakyat pada tahun 2014 lalu.

Hanya saja, peraturan daerah yang diterbitkan itu gagal diberlakukan akibat munculnya regulasi pemerintah pusat dalam bentuk Undang-undang dan Peraturan Pemerintah yang bertentangan dengannya.

Itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), Zubeir Lubis di gedung DPRD Madina, Rabu (13/9/2017) dihadapan perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Tambang yang berunjukrasa ke DPRD Madina.

Zubeir juga menyatakan bahwa untuk melegitimasi tambang-tambang membutuhkan proses yang panjang ke pemerintah pusat.

Meski begitu, DPRD Madina akan kembali mencoba untuk duduk bersama dengan pemerintah daerah dan pihak yudikatif, termasuk pemerintah provinsi untuk membahas legitimasi pertambangan rakyat itu.

Lebih seribu massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Tambang (AMPT) melakukan unjukrasa ke gedung DPRD Mandailing Natal (Madina), rabu (13/9/2017) menyuarakan agar tambang rakyat di Madina jangan ditutup.

Mereka menghendaki agar pertambangan emas bisa terus berlanjut dan aman karena menyangkut mata pencaharian penduduk.

Pemerintah juga dihimbau agar melegalkan atau melegitimasi tambangtambang emas tersebut dengan menerbitkan peraturan daerah-nya.

Tambang-tambang emas yang dikelola rakyat di kawasan perbukitan Hutabargot dan kawasan Nagajuang telah berlangsung bertahun-tahun tanpa memiliki legalitas karena belum ada peraturan rakyat yang mengaturnya.

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskriminasi Akibat Islamphobia

    Diskriminasi Akibat Islamphobia

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ross A.R Aktivis Dakwah Medan Johor   Viral di jagad sosial media tentang pemberitaan seorang ustadz tanah air yaitu Ustadz Abdul Somad yang lebih sering di panggil UAS. Pasalnya UAS dan keluarga dicekal di Singapura pada saat akan berlibur. Dan yang lebih mirisnya lagi, menurut pemerintah Singapura itu dikarenakan UAS pernah berceramah terkait tentang […]

  • Penyidik Kejati Sumut Pegang Satu Nama Calon Tersangka Korupsi

    Penyidik Kejati Sumut Pegang Satu Nama Calon Tersangka Korupsi

    • calendar_month Selasa, 26 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, akhirnya memegang satu calon nama tersangka baru, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi pada Dinas PU Deliserdang. Meski membenarkan, sayang pihak Kejatisu belum mau buka mulut perihal nama atau inisial calon tersangka tersebut. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu Marcos Simaremare, didampingi tim penyidik […]

  • Satahi Mampu Produksi 260 Kg Bubuk Kopi Mandailing Per Minggu

    Satahi Mampu Produksi 260 Kg Bubuk Kopi Mandailing Per Minggu

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Kelompok Tani Satahi I yang berlokasi di Desa Simpak Simpang Banyak Julu Kecamatan Ulu Pungkut sudah mampu memproduksi bubuk kopi Mandailing sebanyak 260 Kg per minggu. Demikian diungkapkan pengelola kilang bubuk kopi itu saat ditinjau Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution baru-baru ini. Bubuk kopi yang diproduksi kelompok ini berbahan baku […]

  • Dana Pilkada, DPRD Madina Tetap di Angka 37 Milyar

    Dana Pilkada, DPRD Madina Tetap di Angka 37 Milyar

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski APBD Madina telah disahkan DPRD pada Desember lalu, pihak KPU Madina masih ngotot ada perubahan dana untuk Pilkada 2020. Di APBD 2020 itu ditetapkan pagu dana hibah untuk KPU sebesar 37 milyar rupiah biaya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Pihak DPRD Madina tetap pada pendirian bahwa dana hibah […]

  • Kapolres diperiksa kasus penembakan mahasiswa

    Kapolres diperiksa kasus penembakan mahasiswa

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tim Profesi dan Pengamanan Polri (Propam) telah memeriksa Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar (Kombes) Hamidin terkait tertembaknya mahasiswa Universitas Bung Karno, Farel Restu saat unjuk rasa 20 Oktober 2010. “Sudah diperiksa,” kata Kepala Pusat Pengamanan Internal Polri, Brigjen Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta, Senin 25 Oktober 2010. Selain Kapolres Jakarta Pusat, Propam Polri juga […]

  • Empat kepala Polda diganti

    Empat kepala Polda diganti

    • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – Empat kepala Kepolisian Daerah diganti dalam upacara serah terima yang dipimpin Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Timur Pradopo, di Markas Besar Kepolisian Indonesia, Jakarta, Rabu. Mereka adalah Kepala Kepolisian Daerah Aceh (dari Inspektur Jenderal Polisi Iskandar Hasan ke Inspektur Jenderal Polisi Herman Effendi), Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Inspektur Jenderal Polisi Dikdik Mulyana […]

expand_less