Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

DPRD Minta KPU Segera Tetapkan Jadwal Pemungutan Suara Ulang Pilkada Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
  • print Cetak


strong>Panyabungan, Mengingat telah dicantumkannya anggaran pemungutan suara ulang Pilkada Madina pada APBD 2011, seluruh Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mandailing Natal sepakat

mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina untuk segera menetapkan jadwal serta tahapan lanjutan pelaksanaan pemungutan suara ulang Pemilukada di Kabupaten Mandailing Natal.

Hal tersebut disampaikan seluruh fraksi pada Rapat Paripurna DPRD Madina dengan agenda pengesahaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Mandailing Natal tahun anggaran 2011 yang dipimpin Ketua DPRD Madina As Imran Khatamy Daulay SH serta dihadiri Pejabat Bupati Madina Ir.Aspan Sopian, unsur Muspida dan seluruh SKPD yang ada di lingkungan Pemkab Madina, Jum’at (31/12).

Mereka berpandangan agenda pencoblosan ulang Pilkada Madina tahun 2011 merupakan agenda yang mendesak dan tidak bisa lagi ditunda – tunda karena hak itu terkait dengan agenda kelanjutan pembangunan di Kabupaten Madina.

“Bahwa kita di Kabupaten Madina menerima dan siap melaksanakan keputusan Mahkamah Konstitusi,” tegas Edi Anwar dari Fraksi PKB.

Fraksi PKB menyampaikan terima kasih kepada Pejabat Bupati Madina yang telah mencantumkan mata anggaran untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang Pilkada Madina 2010 pada APBD tahun 2011.

Hal yang sama juga disampaikan Fraksi Golkar, Fraksi PKS, Fraksi Gabungan, Fraksi Demokrat, Fraksi Hanura dan Fraksi Perjungan Reformasi, yang pada umumnya meminta agar KPU Kabupaten Madina segera menetapkan jadwal pemungutan suara ulang Pilkada Madina dan jangan ditunda-tunda lagi.

Pejabat Bupati Madina Ir. Aspan Sopian menyampaikan RAPBD tahun anggaran 2011 yang telah disepakati oleh DPRD Madina untuk menjadi peraturan daerah berjumlah pendapatan sebesar Rp.584.105.099.419,00 untuk Belanja sebesar Rp.587.144.994.419,00.

“Pendalaman dan pembahasan bersama baik dari pihak legislatif maupun eksekutif guna memperoleh sumbangan pikiran yang bersifat konstruktif telah dapat menyajikan sebuah format dan struktur anggaran yang aspiratif dan mampu memberikan harapan bagi upaya – upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pada masa yang akan datang khususnya tahun anggaran 2011,” ungkap Aspan. (sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunung Sinabung Meletus

    Gunung Sinabung Meletus

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Bupati Karo: Kami Masih Bisa Atasi Kabanjahe, – Bupati Karo, Kena Ukur, memastikan pihaknya masih bisa menangani masalah evakuasi dan penanganan keselamatan masyarakatnya pasca erupsi Gunung Sinabung yang terjadi, Minggu (14/9) dinihari. Meski pihak Pemprov Sumatera Utara sudah menyatakan kesiapan satuan kerja perangkat dinas (SKPD) untuk terjun langsung membantu ke lapangan, namun ia mengaku situasi […]

  • Normalisasi Sungai Oleh PT.DIS Bermanfaat Mengatasi Banjir Ladang Penduduk

    Normalisasi Sungai Oleh PT.DIS Bermanfaat Mengatasi Banjir Ladang Penduduk

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Normalisasi badan Sungai Salebaru oleh PT DIS ditujukan untuk pengendalian banjir terhadap perladangan penduduk dan juga areal perkebunan perusahaan. Sebab, kondisi badan sungai yang selama ini menyempit dan tergerusnya permukaan tanah pada daerah hulu sungai sehingga apabila terjadi hujan deras akan mengakibatkan banjir dan terendamnya tanaman perkebunan dan perladangan […]

  • Polres Bekasi tingkatkan pengamanan di wilayah perbatasan

    Polres Bekasi tingkatkan pengamanan di wilayah perbatasan

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cikarang– Kepolisian Resor Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meningkatkan pengamanan di sejumlah tempat ibadah, pusat keramaian dan menggelar razia di wilayah perbatasan guna mengantisipasi berbagai macam aksi terorisme. Kapolres Bekasi, Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat, Rabu, di Cikarang mengatakan, peningkatan pengamanan dilakukan di seluruh tempat ibadah, baik masjid maupun gereja di wilayahnya. “Kami juga melakukan razia […]

  • Jalan di Simpang Gambir Terancam Putus

    Jalan di Simpang Gambir Terancam Putus

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Jalan Propinsi di Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kondisinya memprihatinkan karena pinggir badan jalan amblas mengancam setiap pemakai jalan yang lewat. Hal ini membuat beberapa pengemudi harus ekstra hati – hati jika melewetai jalur yang menghubungkan Batang Natal ke Lingga Bayu itu, karena kalu tidak bisa terjadi kecelakaan. Bangun, pengemudi […]

  • Islamisasi Nusantara (Indonesia) atau Nusantaraisasi (Meng-Indonesiakan) Islam?

    Islamisasi Nusantara (Indonesia) atau Nusantaraisasi (Meng-Indonesiakan) Islam?

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Janggal! Ahistoris! Tanpa bukti dalil! Itulah sederetan kata yang tepat disematkan untuk pernyataan salah satu menteri yang menjabat saat ini. Karena mengeluarkan pernyataan yang mengundang bingung publik dan juga sempat viral belum lama ini. Sebagai seorang pejabat bahkan dianggap punya kapasitas intelektual secara keilmuan tentu setiap ucapannya […]

  • Ketika MBG Tidak Bergizi

    Ketika MBG Tidak Bergizi

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari awal perencanaannya sudah menjadi perbincangan yang kontroversial. Mulai dari dana yang dipakai untuk membiayai program ini, sampai harga yang ditetapkan per porsi makanan. Ditambah masalah yang dihadapi setelah program ini berjalan. Pembayaran biaya program MBG yang tidak lancar kepada penyelenggara penyediaan MBG dan sekarang adanya keracunan […]

expand_less