Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Tiada Ayah Ibu, 11 Bocah Terancam Kelaparan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
  • print Cetak

Beberapa anak-anak dari keluarga Ali Mandan di rumahnya Desa Hutarimbaru

PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Satu keluarga di Desa Hutaimbaru, Panyabungan Timur, Mandailing Natal terancam kelaparan jika tak dibantu segera.

Mereka adalah 11 bocah yang masih kecil-kecil ditinggal ibu yang wafat dua bulan lalu, sedangkan ayah mereka sudah 4 bulan di dalam penjara.

Otomatis, 11 bocah itu saat ini hanya diasuh oleh Ummi Roiyah (18) kakak kandung mereka yang baru tamat SMK. Ummi Roiyah harus menjadi ibu bagi adik-adiknya.

Sementara Amansyah (19) abang kandung mereka yang sudah 2 tahun tamat SMA harus bertanggungjawab sebagai pencari nafkah atau sebagai kepala keluarga.

Tim wartawan dari Mandailing Online, Madina Pos Online dan Beritahuta Online melakukan liputan ke rumah keluarga ini, Rabu (12/9/2018).

Sebelas bocah itu adalah Sofwatul Mardiyah (kelas dua SMK 2 Panyabungan), Marwah (kelas dua SMP Gunung Baringin), Al Farizi (kelas satu SMP Gunung Baringin), Musyadi (kelas lima SD Hitarimbaru), Habibullah (kelas empat SD Hutarimbaru), Wahyu (kelas dua SD Hutarimbaru), Halif (Tk), Sadli (3 tahun), Ramlan (1,5 tahun), Rahmat Yusuf dan Maulana Yusuf (kembar yang berumur 2 bulan).

Mereka adalah anak dari pasangan Ali Mandan (41) dan Sangkot (almarhumah).

Saat ini, 11 abak-anak itu hanya bergantung kepada asuhan kakak dan abang mereka di rumah peninggalan orangtua yang berada paling ujung pemukiman.

Kehidupan keluarga itu kini hanya bergantung pada sisa padi yang tinggal beberapa goni. Amansyah yang harus menjadi kepala keluarga hanya mampu menyadap getah di hutan dengan pendapatan sekitar 18 kg per minggu dengan posisi harga getah saat ini sekitar 7.000 per kg.

Beruntung masih ada paman mereka yang tinggal di sebelah rumah. Tetapi sang paman yang pedagang kecil-kecilan sebagai pengumpul getah juga kehidupan ekonominya sangat pas-pasan dengan empat orang anak, sehingga hanya mampu membantu ala kadarnya.

Ibu mereka wafat 2 bulan lalu beberapa hari setelah melahirkan anak kembar dalam operasi sesar di RSUD Panyabungan.

Sedangkan ayah mereka, saat ini masih dalam proses hukum di pengadilan Kabupaten Padang Lawas Utara dalam kasus narkoba.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Badan Jalan Tertimbun Material Longsor, Desa Pastap Julu Terisolir

    Badan Jalan Tertimbun Material Longsor, Desa Pastap Julu Terisolir

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Desa Pastap Julu di Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terisolir akibat jalan menuju desa tertimbun material longsor pada Kamis malam 7/12/2023. Hingga pagi ini Jum’at 8/12/2023, material longsor masih menutupi badan jalan menunggu alat berat milik Pemda melakukan pembersihan material. Warga desa yang hendak bepergian pun terpaksa […]

  • Wakil Ketua DPRD Palas Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    Wakil Ketua DPRD Palas Kunjungi Kampoeng Kaos Madina

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KKM Serupa Perlu Didirikan di Palas   Panyabungan (MO)- Industri kaos yang berlatar semangat etnis dan budaya Mandailing yang dilakoni Kampoeng Kaos Madina (KKM), telah menarik simpati dari kalangan politisi di Kabupaten Padang Lawas (Palas). Wakil Ketua DPRD Palas, Ammar Makruf Lubis berkunjung ke base camp Kampoeng Kaos Madina, di Sipolu-polu, Panyabungan, Madina, Rabu […]

  • Empat Penambang Emas di Hutabargot Tewas Keracunan

    Empat Penambang Emas di Hutabargot Tewas Keracunan

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Biarkan alam yang menjawab. Mungkin kata-kata itulah yang tepat terkait keberadaan tambang emas ilegal di Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Keberadaan tambang emas ilegal kian hari kian tidak terkoordinir. Tinggal menunggu waktu terjadinya bencana? Sebenarnya, tanda-tanda bencana sudah mulai tampak. Seperti baru-baru ini, empat penambang dari Jawa, meninggal dalam lubang tambang diduga karena […]

  • IYE Madina Sabut Ada Dugaan” Kong Kalikong” Penanganan Kasus Stanting di Kejatisu

    IYE Madina Sabut Ada Dugaan” Kong Kalikong” Penanganan Kasus Stanting di Kejatisu

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN-Mandailing Online:  Dengan rentang waktu bulan Desember 2024 hingga Juli 2025, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) belum memberikan kejelasan tentang status pihak-pihak yang telah mereka periksa terkait kasus dugaan korupsi stunting Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2022-2023. Lambannya pergerakan dari Kejati Sumut ini menyisakan banyak pertanyaan di publik bahkan pertanyaan tersebut menjurus kearah curiga. […]

  • Polsek dan Camat Muara Sipongi Amankan Situasi

    Polsek dan Camat Muara Sipongi Amankan Situasi

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) : Paska pembakaran 1 unit rumah, buntut pembunuhan di Muara Sipongi, Polsek dan camat mengamankan situasi agar tak ada kerusuhan lanjutan. Pihak kepolisian dan Muspika Muara Sipongi langsung mengumpulkan para tokoh masyarakat dan perwakilan dari pihak korban di Kapolsek Muara Sipongi, Rabu (3/2). “Iya, kita baru selesai rapat mencarikan jalan solusi […]

  • 91 Warga Tabuyung Madina Positif Terjangkit Malaria

    91 Warga Tabuyung Madina Positif Terjangkit Malaria

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Wabah panyakit malaria yang menyerang Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga akibat kurang bersihnya lingkungan Desa Tabuyung dan sekitanya. “Dari hasil penelitian kita ke Desa Tabuyung, dari 700 orang yang kita periksa 91 orang positif terserang malaria,” ujar Kepala Kantor Penanggulangan Malaria Pemkab Madina dr Syarifuddin Nasution di ruang […]

expand_less