Jumat, 6 Nov 2026
light_mode

Kamus Bahasa Mandailing Sudah Diterbitkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Apr 2019
  • print Cetak

Kamus Mandailing-Indonesia karya Bakhsan Parinduri

 

MEDAN (Mandailing Online) – Kini kamus bahasa Mandailing sudah terbit. Ini kabar gembira di tengah penantian panjang etnis Mandailing terhadap kehadiran kamus.

Kamus Mandailing-Indonesia ini disusun oleh Muhammad Bakhsan Parinduri dengan jumlah 12.362 lema atau kosa kata.

Dicetak CV. Prima Utama. Cetakan pertama Januari 2019. ISBN 978-602-60609-3-8.

Proses penyusunan kamus ini memakan waktu 10 tahun. Dimulai tahun 2007, selesai tahun 2018.

Menjawab Mandiling Online, Jum’at (19/4/2019) Bakhsan Parinduri menyatakan, tujuan penyusunan dan penerbitan kamus ini sebagai baktinya kepada Mandailing. Dan salah satu upaya pendokumentasian tradisi budaya dan kearifan lokal Mandailing dalam dunia khasanah kata.

“Pemertahanan dan pemerkuatan bahasa sangat diperlukan sebagai benteng dan laboratorium bahasa, dalam skop khusus bahasa Mandailing yang semakin hari kian mengalami abrasi,” katanya.

Bakhsan Parinduri memperoleh banyak masukan, motivasi, bertanya, menyadur dan berdiskusi dengan banyak narasumber, antara lain sejumlah akademisi asal Mandailing, raja raja Mandailing serta tokoh-tokoh adat Mandailing.

Bakhsan Parinduri dan buku-buku karyanya

Bakhsan Parinduri selama ini dikenal sebagai budawayan Mandailing. Berasal dari Tombang Bustak, Kotanopan, Mandailing Julu. Lulusan Fakultas Ilmu Budaya USU dan FKIP Unimed.

Karya-karyanya meliputi : novel “Mangirurut” (2013); novel “Buras Lopo Mandailing” (2013). Selain itu menerjemahkan karya Willem Iskander dalam buku “Mengenal Lebih jauh Willem Iskander dan Sibulus-bulus Sirumbuk-rumbuk” oleh Z. Pangaduan Lubis.

Selain aktif sebagai Paronang-onang, Pangupa, Paralok-alok, beliau juga aktif pemain Gordang Sambilan di Medan. Memiliki grup gordang sambilan “Raptama”.

Jika pembaca masih ingat wajah pria Paronang-onang, Pangupa, Paralok-alok di horja pernikahan Boby Nasution-Kahiyang (putri Presiden Jokowi), pria itu adalah Bakhsan Parinduri.

Di organisasi, beliau menjabat Ketua Bidang Adat Seni Budaya HIKMA Sumut.

Bakhsan Parinduri  pernah menjadi pengajar di SMA Al Azhar, Medan; SMA Amir Hamzah; USU; UINSU; SMA Prime One School; Bimbel BIMAFIKA dll.

Bakhsan Parinduri menyatakan, jumlah 12.362 lema atau kosa kata ini masih akan berlipat jika sampai pada pengumpulan lema yang khas berdasar dialeg dan ragam diksi.

“Dan hal itu tentunya menjadi tugas para bahasawan muda Mandailing di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Ketua Ikanas Sumut, Dr Amarullah Nasution, SE.MBA menyampaikan kata sambutan di  kamus ini.

Sementara itu, Bakhsan menyatakan bahwa kamus ini belum dijual di toko. Hanya saja, dalam waktu dekat dia akan membuka unit pemasaran di Panyabungan.  Untuk sementara ini, bagi anda yang hendak membeli buku ini bisa menghubungi WA Bakhsan Parinduri di 081361157464.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MARSIDAO-DAO (episode 18)

    MARSIDAO-DAO (episode 18)

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Dung kotu Isya dohot Si Poso mangiutkon amang nia tu bagas ni Si Maramis ima nangkan manaktak sibodak dohot mambongkai arambir nangkan gule markorja ancogot. Dung do mijur tingon bagas, les na tu sibodak namalamun do na adong i bagasan ni roa nia, harana dompak orja i bagas ni […]

  • Si Balkom Manjalaki Rongkap (2)

    Si Balkom Manjalaki Rongkap (2)

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Na isuratkon: Ramli Hasibuan “Olo Umak, uingotima sipaingotni Umak i, sareto sipaingotni aya na jolo-jolo i,” mangalusi Si Balkom. Tai matani ia leng totop mangaligin tigor tu inangni ia i. “Umak, ra do Umak manangion au Umak. Adong dokonon ku tu Umak. Biado Umak?” ning ia lalu ipadonok ia ibani ia tu Umakni ia. Ipagulung […]

  • Sukhairi Minta ASN, Honorer, Aparatur Desa Tidak Terlibat Politik Prkatis di Pilkada

    Sukhairi Minta ASN, Honorer, Aparatur Desa Tidak Terlibat Politik Prkatis di Pilkada

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – HM Jakfar Sukhairi Nasution menghimbau ASN dan honorer tidak melibatkan diri dalam politik praktis di Pilkada Mandailing Natal (Madina). Himbauan itu dinyatakannya menjawab wartawan di Panyabungan, Jum’at (4/12/2020). Berdasar catatan Mandailing Online, saat ini beredar rumor tentang adanya tekanan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer di lingkungan Pemkab […]

  • Pakan Lokal Solusi untuk Tekan Biaya Produksi Ternak Ayam

    Pakan Lokal Solusi untuk Tekan Biaya Produksi Ternak Ayam

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Peningkatan produksi jagung dan kedelai dinilai mampu menekan harga pakan ternak ayam dan itik. Bahan baku pakan ternak yang masih tergantung pada impor terutama jagung menyebabkan biaya produksi ternak di Sumatera Utara sangat mahal. Mahalanya pakan ternak ini menyebabkan peternak bagai menghadapi buah simalakama. Disatu sisi tak bisa menaikkan harga daging […]

  • Bupati Sukhairi: Jarimu Harimaumu

    Bupati Sukhairi: Jarimu Harimaumu

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengatakan di era digital saat ini adagium ‘mulutmu harimaumu’ telah berubah menjadi ‘jarimu harimaumu’. Hal itu disampaikan Bupati melihat banyaknya masyarakat yang tertipu dengan media sosial dalam aspek kehidupan. “Banyak pengguna media sosial tertipu dalam aspek kehidupan,” katanya saat menyampaikan kata sambutan […]

  • Harga Kantalan Naik, Petani Bernafas

    Harga Kantalan Naik, Petani Bernafas

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Petani karet alam mentah (Kantalan) di Mandailing Natal (Madina) mulai bernafas lega akibat harga karet terus merangkak naik dalam sebulan terakhir. Pantauan di Simangambat Kecamatan Siabu, Jum’at (30/12), harga terrendah sekitar Rp8.500 per Kg, tertinggi sekitar Rp9.500. Sementara itu, pantauan di penjualan Desa Gunung Tua Iparbondar Kecamatan Panyabungan, Kamis (29/12) harga […]

expand_less