Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Inkubator Bisnis Pendukung Percepatan Ekonomi Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 29 Mei 2019
  • print Cetak

Irwan Daulay

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Upaya mewujudkan percepatan pembangunan ekonomi Mandailing Natal (Madina) membutuhkan kehadiran inkubator bisnis.

Upaya percepatan pembangunan ekonomi Madina harus diimbagi dengan kelahiran wirausahawan-wirausahawan, sehingg rencana strategis itu memiliki multi efek.

Itu ditegaskan pengusaha muda, Irwan Daulay kepada Mandailing Online di perumahan Raja Batu Residence, Parbangunan, Panyabungan, Madina, Selasa (28/5/2019).

Diungkapknnya, data saat ini, usia produktif masyarakat Madina sebagai bonus demografi ternyata belum menunjukkan provorsi yang ideal. Dalam 100 orang, masih terdapat 65 orang yang tidak produktif. Padahal idelanya di bawah 50 persen.

Berdasar data itu, mendorong keharusan upaya mencetak enterpreneur-enterpreneur. Dan itu bisa melalui pendirian inkubator bisnis.

Dan kemajuan ekonomi negara-negara maju tak terlepas dari peran inkubator binsis itu sendiri.

Dalam pengertian sederhana,inkubator binis sendiri merupakan suatau rangkaian pelatihan wirausaha, penguatan manajemen bisnis, penguatan akses permodalan hingga penguatan kemitraan oleh satu perusahaan kepada masyarakat.

“Dan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution sangat meresfon tinggi terhadap rencana pendirian inkubator ini,” kata Irwan yang juga owner di PT. Bangkit Sejahtera Teknologi.

Irwa memaparkan, nantinya inkubator bisnis ini akan melibatkan berbagai pihak terkait, yakni pihak perbankan, pelaku usaha dan para pakar ekonomi.

Dan upaya perwujudan inkubator ini sejalan dengan gerakan penciptaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Madina melalui industrialisasi dan menciptakan nilai tambah. Termasuk pembangunan besar-besaran perkebunan kopi Mandailing (Mandheling Coffee) 100 ribu hektar di hutan lindung yang dikonvresi menjadi perhutanan sosial.

Ini merupakan langkah cerdas yang harus didukung semua pihak. Sebab, secara nasional hal yang demikian ini yang tak mampu diurai oleh pemerintah, penyebab perlambatan ekonomi.

Berdasar itu, solusi agar ekonomi menggeliat hanya ada 3 sisi yang harus digasak, yakni koridor ekonomi bisnis, koneksivitas dan penguatan sumber daya manusia.

“Dan ini merupakan 3 pilar ekonomi yang harus dicapai oleh Madina,” ujar Irwan.

Menurut Irwan, perwujudan inkubator ini akan dimulai usai lebaran tahun ini di Madina, dimana PT. Bangkit Sejahtera Teknologi sebagai inisiatornya. Perusahaan yang memayungi usaha properti Griya Madina Centre dan Raja Batu Residence.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Irasionalitas Perppu Ormas

    Irasionalitas Perppu Ormas

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Prof. Dr. Refly Harun, SH.MH   Pembelahan politik atas kanan-kiri, yang kembali mencuat saat dan pasca-Pilkada DKI 2017, membuat masyarakat kehilangan rasionalitas, termasuk kelompok kelas menengah terdidik. Irasionalitas tersebut sangat tertangkap kala menyimak debat soal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, […]

  • Mengapa Bupati Madina Ngotot CPNS Putra Daerah?

    Mengapa Bupati Madina Ngotot CPNS Putra Daerah?

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANABUNGAN (Mandailing Online) – Fakta yang diungkapkan Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) KemenPAN-RB, Herman Suryatman, Rabu, (10/6/2014) tentang sikap bupati Mandailing Natal (Madina) soal CPNS 2013 cukup tepat. Herman Suryatman mengungkap kengototan Bupati Madina Dahlan Hasan untuk mengakomodir sebanyak mungkin putra asli daerah lulus tes CPNS 2013. Bupati Madina memiliki sikap bahwa […]

  • Manggore

    Manggore

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Manggore (mendulang emas) merupakan mata pencaharian tambahan bagi penduduk Mandailing. Di sela-sela kesibukan bertani sebagai mata pencaharian utama, beberapa orang turun ke sungai dengan alat-alat yang amat tradisional. Sungai Batang Gadis yang berhulu dari Gunung Kulabu dan melintasi hampir seluruh bagian Mandailing memang diyakini menyimpan banyak bijih emas. Bahkan beberapa abad yang lalu para pedagang […]

  • Raja Raja Mandailing Minta Ivan Batubara Calon Bupati Madina

    Raja Raja Mandailing Minta Ivan Batubara Calon Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 17 Mei 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Raja-raja Mandailing meminta tokoh pengusaha asal Alahankae, Ulu Pungkut,  H. Ivan Iskandar Batubara berkenan tampil sebagai bakal calon (bakal calon) Bupati Madina di Pilkada 2024. Permintaan disampaikan pada pertemuan di Bagas Godang Alahankae, Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Jum’at (12/5/2023). Raja Panusunan Mandailing Godang, H Hasanul Arifin Nasution […]

  • PAD Naik 50 Persen di RPAPBD Madina 2021

    PAD Naik 50 Persen di RPAPBD Madina 2021

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik 50 persen di Rancangan Perubahan APBD Mandailing Natal TA 2021. Pada APBD murni PAD ditarget sebesar Rp 100.203.036.445, pada RPAPBD ini menjadi 150.203.036.445. Kenaikan sebesar Rp 50.125.204.608. Itu diketahui dari nota keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD) Mandailing Natal (Madina) TA 2021 yang […]

  • Isu Mutasi Jabatan di Pemkab Madina Merebak

    Isu Mutasi Jabatan di Pemkab Madina Merebak

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- isu mutasi besar besaran di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Pemkab Madina ) merebak, selain eselon II yang akan dilakukan pelantikan pasca selesainya lelang jabatan, Camat jabatan Eselon III b, dan eselon IVa, seperti Kepala Sub Bagian, Sekretaris Camat, Kepala Seksi, Kepala Sub Bidang, Lurah, Kepala Unit Pelaksana Teknis […]

expand_less