Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Sungai Barumun dan Sosa Meluap, Ratusan Rumah Terendam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
  • print Cetak

PALAS, (MO) – Dua sungai besar di Palas yaitu sungai Barumun dan Sosa, serta sungai kecil sungai Galanggang, sungai Sihoping meluap secara bersamaan Kamis malam (14/2) sekitar pukul 23.00 WIB. Akibatnya, ratusan rumah di sekitar aliran sungai terendam.

Pantauan wartawan Kamis malam sekitar pukul 23.00 WIB, pasca hujan turun deras yang mengguyur Palas sekitar 3 jam, sungai Galanggang di sekitar Pasar II Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas, debit airnya langsung membesar.

Padahal dalam kurun 20 tahun terakhir ini, sungai tersebut tidak pernah sedemikian besar. Ketinggian debit air di sungai mencapai 7 meter lebih. Bahkan airnya sampai ke pemukiman warga dengan tinggi 30 centimeter. Sekitar 30 rumah terendam banjir akibat meluapnya sungai Galanggang ini.

Situasi panik terlihat pada wajah sebagian warga yang rumahnya terendam. Bahkan sebagian ibu-ibu terlihat menangis melihat situasi ini. Kedatangan air ini secara perlahan-lahan dan mulai menggenangi rumah warga. Mereka pun berusaha menyelamatkan barang masing-masing.

Sebagaian warga mengangkati lemari, kursi, kasur dan barang-barang elektronik lain. Barang barang ini diselamatkan pada rumah warga lain yang aman pada lokasi yang lebih tinggi.
“Oh Tuhan ku, selamatkan hami da. Oh Tuhan Namarkuaso, mayup ma bagasku da.

Tolong hami Tuhan. (Oh Tuhan ku, selamatkan kami. Oh Tuhan Yang Maha Kuasa, hanyutlah rumah kami. Tolong kami Tuhan),” isak beberapa ibu-ibu yang menangis di lokasi banjir.
Kepanikan ini berlangsung sekitar setengah jam, disebabkan sekitar pukul 23.30 WIB, debit air Sungai Galanggang terlihat mulai surut.

Bupati Palas H Ali Sutan Harahap(TSO) langsung turun ke lokasi-lokasi rawan Banjir pada Kamis malam sekira pukul 23.00 WIB. Untuk melihat dan mengantisipasi terjadinya korban banjir.

“Kita harus cek dan siaga terus ke lapangan, untuk melihat dan mengantisipasi terjadinya korban bencana banjir, ungsikan seluruh masyarakat yang ada di sekitar sungai-sungai di Palas,” perintah Bupati.

Pihaknya juga membagi tim, untuk mengantisipasi terjadinya korban bencana banjir di Kabupaten Palas, termasuk ke Desa Janji Lobi Tanjung Botung, Hutaimbaru, Kecamatan Barumun, Desa Handis Kecamatan Lubuk Barumun dan Desa Parattonga Kecamatan Aek Nabara Barumun. Ketiga kecamatan ini dialiri sungai Barumun.

Begitu juga di Desa Harang Kecamatan Sosa, Palas, yang dialiri sungai besar Sosa. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Kabupaten Palas Arfan Nasution SSos mengatakan, hingga saat ini, pihaknya sedang di lokasi bersama bupati, meninjau seluruh lokasi yang terendam banjir, begitu juga dalam penyaluran bantuan berupa makanan, minuman dan lainnya.

Kemudian Arfan juga memastikan tidak ada korban jiwa akibat meluapnya sebagian sungai-sungai ke pemukiman warga, hanya saja sejumlah rumah pemukiman warga terendam air, ada yang mencapai setengah meter.

Seperti di Desa Parattonga, Kecamatan Aek Nabara Barumun, akibat sungai Barumun yang meluap 10 rumah penduduk terendam banjir, dengan ketinggian setengah meter. Dan saat ini sudah mulai perlahan surut.

“Untuk keseluruhan di Palas, akibat meluapnya sungai Galanggang, Barumun dan Sosa, diperkirakan sekitar 120 rumah warga yang terendam banjir,” ujarnya. Tim yang dikomandoi anggota DPRD Palas Harris Simbolon bersama Kabag Pembangunan Pemkab Palas Hamka Harahap yang turun ke lokasi, menyampaikan, kalau rambin yang melintas di atas sungai Barumun menuju areal usaha tani masyarakat Parattonga hancur diterjang sungai Barumun.

“Kalau untuk jalan ke usaha tani masyarakat ada sekitar 100 hektare lebih, saat ini sudah lumpuh total, karena titi gantung yang ada di atas sungai Barumun tersebut hanyut di terjang sungai Barumun,” jelasnya.

Sedangkan hingga saat ini, pihak Pemkab Palas masih terus mendata berapa jumlah rumah yang terendam banjir, begitu juga kerugian masyarakat yang diderita.

Masyarakat Trauma
Masyarakat kabupaten Palas trauma, karena baru-baru ini terjadi banjir di Desa Janji Lobi, Kecamatan Barumun yang menghanyutkan sejumlah rumah warga.

“Makanya kita antisipasi duluan, untuk apa dipertahankan di situ, kalau sudah tahu kita mau ada bahaya, bagusan mengungsi saja dulu, sampai debit airnya surut dan cuaca bagus,” terang Anjar. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Desa di Madina Belum Dialiri Listrik

    Lima Desa di Madina Belum Dialiri Listrik

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Puluhan Tahun Warga Tak Pernah Nonton TV MADINA- Sedikitnya lima desa di Kabupaten Mandailing Natal belum dialiri listrik sejak Indonesia merdeka 65 tahun lalu. Selama itu pula, warga yang berdomisili di sana memanfaatkan obor dan lampu teplok saat malam hari. “Jadi, selama puluhan tahun terakhir hingga hari ini , kami sama sekali tidak pernah menonton […]

  • Dianiaya guru, murid SD lumpuh

    Dianiaya guru, murid SD lumpuh

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAYURMATINGGI – Ilhamuddin Lubis, warga Dusun Batu Godang, Desa Bange, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, selama tiga tahun harus mengalami kelumpuhan, akibat diduga dianiaya dengan cara dipukul guru kelasnya hingga dia tak dapat bersekolah lagi. Ilhamuddin, anak dari Masruddin Lubis dan Riyanti, keduanya sehari-hari bekerja di kebun milik warga untuk menyadap karet. Ketika ditemui, Yanti […]

  • Bupati Madina Gagas Promosi Kopi Mandailing di Pesawat Udara

    Bupati Madina Gagas Promosi Kopi Mandailing di Pesawat Udara

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Promosi kopi Mandailing membutuhkan strategi di berbagai lini dalam menjawab tantangan ekonomi rakyat khusunya petani kopi. Salah satu promosi yang dianggap memiliki resfon tinggi adalah suguhan minuman Mandheling Coffee kepada penumpang pesawat terbang. “Saya berharap Kadin mencari cara bagaimana kopi Mandailing menjadi minuman penumpang pesawat terbang,” ujar Bupati Madina, Dahlan Hasan […]

  • Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan terhadap dugaan korupsi mantan bupati Langkat Syamsul Afirin terkait penyalahgunaan APBD Langkat periode 2000-2007. Syamsul yang mengenakan kemeja lengan pendek dan sandal masuk ke dalam gedung KPK dengan tidak menghiraukan pertanyaan wartawan. Selain tersangka Syamsul Arifik, KPK hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap pegawai Bank Sumatera Utara (Sumut) sebagai […]

  • Pejabat Bupati Madina Serahkan SK CPNS Formasi Tahun 2010

    Pejabat Bupati Madina Serahkan SK CPNS Formasi Tahun 2010

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Pejabat Bupati Aspab Sopian Batubara menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan dan penugasan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2010 sebanyak 278 orang sementara 2 orang lagi gagal dikarenakan tidak mendaftar ulang di Lapangan Parkir Komplek Perkantoran Bupati Madina, Kamis (17/2). Aspan menyampaikan agar para CPNS tahun 2010 ini harus […]

  • Perjalanan Ikan Jurung Keramat, Danau Siais Dan Aek Batangtoru

    Perjalanan Ikan Jurung Keramat, Danau Siais Dan Aek Batangtoru

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menyusuri Pedalaman Tapsel Ikan Jurung Keramat, Danau Siais, dan Aek Batang Toru Sebuah keajaiban bertahan selama hampir satu abad di desa Rianiate, Kecamatan Padangsidimpuan Barat, Tapanuli Selatan. Ribuan ikan jurung berukuran sampai 50 cm dengan berat mencapai 2 kg lebih, hidup liar dalam sebuah sungai kecil dan dangkal yang mengalir di belakang rumah penduduk. Bila […]

expand_less