Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Masyarakat Sepakbola Aceh Tolak Nurdin Halid

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
  • print Cetak


Para pengunjukrasa mengusung poster Nurdin Halid dalam aksi unjukrasa di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh, Selasa (22/2).

Banda Aceh,

Insan sepakbola Aceh melakukan aksi unjukrasa menuntut penolakan Nurdin Halid sebagai calon ketua PSSI yang akan digelar di Bali, Maret mendatang.

Aksi yang berlangsung di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa (22/2), menuntut Nurdin Halid dan konco-konconya mundur dari kepengurusan PSSI karena dinilai telah mencoreng citra PSSI dan dinilai sangat tidak layak lagi memimpin PSSI priode 2011-2015.

Dalam aksi yang mendapat pengawalan dari aparat kepolisian ini, pengunjuk rasa yang juga meminta seluruh rakyat Indonesia untuk mendukung perubahan di tubuh PSSI yang telah terkontaminasi dengan kepentingan politik.

“Kami meminta seluruh pecinta sepakbola di tanah air menentang Nurdin Halid yang jelas-jelas telah mencoreng citra sepak bola di Tanah Air. Sepak bola telah dijadikan ajang politik untuk kepentingan kelompok tertentu,” teriak Oki Tiba sekalu koordinator aksi.

Dalam peryataan sikapnya, Masyarakat Aceh Pecinta Sepakbola juga menolak Nurdin Halid dan antek-anteknya dari bursa pencalonan ketua umum dan pengurus PSSI yang baru. Massa juga mendesak PSSI untuk melaksanakan kongres pemilihan ketua umum dan pengurus PSSI secara fair tanpa politik uang demi kemajuan sepakbola di Tanah Air.

“Tuntutan kami terhadap perubahan di tubuh PSSI adalah harga mati dan terus berjuang demi kemajuan sepabola Indonesia,” ujar Oki.

Masyarakat pencinta bola Aceh ini juga menyadari, kalau revolusi di tubuh PSSI bukanlah pekerjaan yang mudah, karena hampir seluruh organ PSSI baik di pusat maupun di daerah, termasuk di Aceh telah menjadi bagian dari mafia sepakbola yang memang sudah merajalela.

Sinyalir kalangan pencinta bola di Aceh ini sangat beralasan, pasalnya pengurus provinsi (Pengprov) PSSI Aceh tetap menjagokan Nurdin Halid sebagai Ketum PSSI priode empat tahun mendatang karena dinilai masih cocok dan layak pimpim PSSI.

Ketua Pengprov Aceh Zainuddin Hamid menilai sosok Nurdin hingga saat ini masih dibutuhkan untuk memikirkan perkembangan sepakbola di Indonesia. bahkan, Zainuddin optimistis Nurdin bakal mendapat dukungan dari pemilik suara dalam kongres PSSI di Bali pada 26 Maret mendatang.

“Kami akan tetap memberikan suara dan kepercayaan kepada Nurdin Halid untuk memimpin PSSI,” tegas Zainuddin yang akrab disapa Let Bugeh Senin.

Let Bugeh mengakui, memang belakangan ini PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid mendapat kritikan dari berbagai pihak, tapi saya menganggap sebagai hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Memimpin sebuah organisasi olah raga diperlukan sosok yang loyal dan pekerja keras. (irn)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Kurang Berani Berinvestasi Di Sektor Perkebunan

    Pemkab Kurang Berani Berinvestasi Di Sektor Perkebunan

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) dinilai kurang berani membuka perkebunan milik pemkab. Padahal potensi perkebunan sangat hebat meningkatkan pendapatan daerah menuju otonomi daerah yang lebih mandiri. “Fakta yang ada ternyata sampai sekarang Pemkab Madina belum pernah mengalokasikan anggaran belanja-nya untuk belanja modal secara serius, terencana dan terukur untuk investasi di bidang perkebunan,” […]

  • Muslimat NU Sinunukan Sahata Pembangunan Dilanjutkan

    Muslimat NU Sinunukan Sahata Pembangunan Dilanjutkan

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Muslimat NU Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sahata (sepakat) pembangunan infrastruktur jalan di kecamatan itu dilanjutkan. Hal itu mereka sampaikan ketika mendengarkan orasi politik calon wakil bupati Madina nomor 2 Atika Azmi Utammi Nasution di Desa Widodaren, Senin (21/10/2024). “Pembangunan di pantai barat cukup masif […]

  • Pengunjuk Rasa Desak Kejari Madina Ungkap Identitas Politisi dan Bupati Diduga Menikmati Dugaan Korupsi Dana Desa Digital

    Pengunjuk Rasa Desak Kejari Madina Ungkap Identitas Politisi dan Bupati Diduga Menikmati Dugaan Korupsi Dana Desa Digital

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Lambannya penanganan dugaan korupsi desa digital atau Smart Village di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) membuat Generasi Muda (GM) Grib Jaya Madina berunjuk rasa di kantor  Kejaksaan Negeri Madina, Rabu (24/09/2025). pengunjuk rasa meminta kejaksaan profesional dan tidak tebang pilih terhadap siapa saja yang terduga menikmati aliran dana proyek desa digital […]

  • Ada Konpensasi 5 M Untuk KTBM Terkait Lahan di Batahan

    Ada Konpensasi 5 M Untuk KTBM Terkait Lahan di Batahan

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Ribut ribut masalah lahan stanvas di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) ternyata Kelompok Tani Batahan Mandiri yang beralamat di Kelurahan Pasar Baru Batahan telah menerima konpensasi tali asih dari PT. Sago Nauli. Konpensasi tali asih ini sendiri tertuang dalam surat kesepakatan perdamaian atas lahan yang telah dibatalkan oleh Putuskan […]

  • Yuliani, Siswi yang Diduga Kesurupan Sudah Membaik, Ingin Sekolah Lagi

    Yuliani, Siswi yang Diduga Kesurupan Sudah Membaik, Ingin Sekolah Lagi

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Yuliani, siswi SMPN 1 Padangsidimpuan (Psp) kelas 8-7, warga Gang Sado, Kelurahan Wek V, Kecamatan Psp Selatan, Kota Psp, yang diduga kesurupan di sekolahnya, kondisinya sudah mulai membaik, Minggu (12/12). Saat kejadian itu, Sabtu (11/12) siang, Yuliani mengaku tidak ingat apa-apa. “Saya sudah bisa sekolah, dan Senin (13/12), saya akan masuk sekolah karena sudah […]

  • Harga Minyak Tanah Capai Rp 7.000/Liter Seluruh Kades di Panyabungan Timur Ajukan Keberatan

    Harga Minyak Tanah Capai Rp 7.000/Liter Seluruh Kades di Panyabungan Timur Ajukan Keberatan

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Melambung tingginya harga minyak tanah (mitan) di tingkat pedagang pengecer di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan dirasakan telah snagat membebani masyarakat, direspon para kepala desa (kades) di Kecamatan Panyabungan Timur, Madina. Pada Selasa (16/8) lalu, seluruh Kades se-Panyabungan Timur mengajukan keberatan kepada Pemkab Madina c/q Bagian Perekonomian, atas tingginya harga mitan. Para Kades ini […]

expand_less