Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Masyarakat Sepakbola Aceh Tolak Nurdin Halid

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
  • print Cetak


Para pengunjukrasa mengusung poster Nurdin Halid dalam aksi unjukrasa di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh, Selasa (22/2).

Banda Aceh,

Insan sepakbola Aceh melakukan aksi unjukrasa menuntut penolakan Nurdin Halid sebagai calon ketua PSSI yang akan digelar di Bali, Maret mendatang.

Aksi yang berlangsung di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa (22/2), menuntut Nurdin Halid dan konco-konconya mundur dari kepengurusan PSSI karena dinilai telah mencoreng citra PSSI dan dinilai sangat tidak layak lagi memimpin PSSI priode 2011-2015.

Dalam aksi yang mendapat pengawalan dari aparat kepolisian ini, pengunjuk rasa yang juga meminta seluruh rakyat Indonesia untuk mendukung perubahan di tubuh PSSI yang telah terkontaminasi dengan kepentingan politik.

“Kami meminta seluruh pecinta sepakbola di tanah air menentang Nurdin Halid yang jelas-jelas telah mencoreng citra sepak bola di Tanah Air. Sepak bola telah dijadikan ajang politik untuk kepentingan kelompok tertentu,” teriak Oki Tiba sekalu koordinator aksi.

Dalam peryataan sikapnya, Masyarakat Aceh Pecinta Sepakbola juga menolak Nurdin Halid dan antek-anteknya dari bursa pencalonan ketua umum dan pengurus PSSI yang baru. Massa juga mendesak PSSI untuk melaksanakan kongres pemilihan ketua umum dan pengurus PSSI secara fair tanpa politik uang demi kemajuan sepakbola di Tanah Air.

“Tuntutan kami terhadap perubahan di tubuh PSSI adalah harga mati dan terus berjuang demi kemajuan sepabola Indonesia,” ujar Oki.

Masyarakat pencinta bola Aceh ini juga menyadari, kalau revolusi di tubuh PSSI bukanlah pekerjaan yang mudah, karena hampir seluruh organ PSSI baik di pusat maupun di daerah, termasuk di Aceh telah menjadi bagian dari mafia sepakbola yang memang sudah merajalela.

Sinyalir kalangan pencinta bola di Aceh ini sangat beralasan, pasalnya pengurus provinsi (Pengprov) PSSI Aceh tetap menjagokan Nurdin Halid sebagai Ketum PSSI priode empat tahun mendatang karena dinilai masih cocok dan layak pimpim PSSI.

Ketua Pengprov Aceh Zainuddin Hamid menilai sosok Nurdin hingga saat ini masih dibutuhkan untuk memikirkan perkembangan sepakbola di Indonesia. bahkan, Zainuddin optimistis Nurdin bakal mendapat dukungan dari pemilik suara dalam kongres PSSI di Bali pada 26 Maret mendatang.

“Kami akan tetap memberikan suara dan kepercayaan kepada Nurdin Halid untuk memimpin PSSI,” tegas Zainuddin yang akrab disapa Let Bugeh Senin.

Let Bugeh mengakui, memang belakangan ini PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid mendapat kritikan dari berbagai pihak, tapi saya menganggap sebagai hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Memimpin sebuah organisasi olah raga diperlukan sosok yang loyal dan pekerja keras. (irn)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ludfan Siap Berikan Separuh Gaji untuk PKB Madina

    Ludfan Siap Berikan Separuh Gaji untuk PKB Madina

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon Anggota DPRD Madina Ludfan Nasution yang akan menggantikan posisi Jakfar Sukhairi Nasution, menyatakan akan memerikan separoh dari gajinya kepada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Itu dikatakannya dalam rilis pers yang diterima Mandailing Online, Selasa (23/2). Sejauh ini Ludfan Nasution sudah mengantongi rekomendasi KPU Madina, DPRD Madina dan Bupati Madina menggantikan Jakfar […]

  • Kebijalan Baru Kades Jambur Baru Batangnatal. Tak Ikut Gotong Royong, Warga Bayar 100 ribu

    Kebijalan Baru Kades Jambur Baru Batangnatal. Tak Ikut Gotong Royong, Warga Bayar 100 ribu

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal||Mandailing Online-Setelah memaksa warganya bawa material pasir dan batu untuk memperbaiki aset Pemkab Madina berupa jalan lingkungan yang dirusaknya, Riswan Haedy Kepala Desa Jambur Baru di Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal kembali mengeluarkan kebijakan memaksa warga untuk gotong royong memperbaiki jalan tersebut. Bagi warga yang tidak melibatkan diri denda Rp.100.000. ” warga sudah mengeluh karena […]

  • Meski Kemarau, Pasokan Tirta Madina Masih Aman

    Meski Kemarau, Pasokan Tirta Madina Masih Aman

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Oline) – Di tengah kemarau berkepanjangan pihak Tirta Madina mengaku masih mampu menyuplai air bersih dengan normal kepada para pelanggan. Itu dikatakan Bagian Umum PDAM Tirta Madina, Sahril Lubis menjawab wartawan, Kamis (20/2/2014). Dia menyebutkan bahwa hingga saat ini tidak ada gangguan tentang debit maupun pasokan. “Biasanya kalau musin kemarau seperti ini yang […]

  • Bupati Tekan PT. Rendi, Tokoh Pantai Barat Ucapkan Terimakasih

    Bupati Tekan PT. Rendi, Tokoh Pantai Barat Ucapkan Terimakasih

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Upaya bupati Madina memanggil semua pihak bagi upaya realisasi kebun plasma di Singkuang 1 dinilai sebagai langkah maju. Sebab, sudah 15 tahun warga Desa Singkuang 1, Kecamatan Muara Batang Gadis berjuang memperoleh hak-haknya berupa perkebunan plasma sawit dari PT. Rendi Permata Raya. Perusahaan itu memiliki kewajiban penuh membangun plasma untuk warga […]

  • Pilkada 2024, Pedagang di Madina Harapkan Perubahan

    Pilkada 2024, Pedagang di Madina Harapkan Perubahan

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Dimomen pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), seperti beberapa pedagang tradisional Pasar Baru Panyabungan, Kecamatan Panyabungan, mengharapkan perubahan Madina kedepan. Selain memberikan perubahan, beberapa pedagang juga mengharapkan calon bupati dan wakil bupati ini dapat membawa harapan baru untuk Madina. Mereka beralasan, ditengah tingginya harga beberapa kebutuhan […]

  • Reses Anggota DPRD Sumut Masalah Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Siabu

    Reses Anggota DPRD Sumut Masalah Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Siabu

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Persoalan infrastruktur jalan mendominasi aspirasi masyarakat Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madia) yang disampaikan saat menghadiri reses anggota DPRD Sumut, Ti Aisah Ritonga, yang dipusatkan di aula Kantor Camat Siabu, Rabu (8/2). Masalah lainnya adalah persoalan tapal batas antara Madina-Tapsel, yang jika tidak segera dituntaskan dikhawatirkan akan menimbulkan permasalahan yang sangat rumit.Hal itu disampaikan […]

expand_less