Kamis, 30 Jul 2026
light_mode

Pengelolaan keuangan BLUD disosialisasikan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
  • print Cetak

MEDAN – Dalam upaya membantu rumah sakit guna meningkatkan pengelolaan keuangannya, terutama dalam percepatan penyusunan laporan keuangan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sumut, mengggelar sosialisasi sistem informasi (SIA) Badan layanan umum Daerah (BLUD) rumah sakit se -Sumut di Medan, kemarin.

Acara yang dibuka Plt Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), Hasiholan Silaen ini dipusatkan di Aula Kantor perwakilan BPKP Provsu jalan Gatot Subroto. Hadir Deputi BPKP bidang akuntan Negara Gatot Darmasto, pengawasan BUMD BPKP I Nyoman Sardiana , Kepala Perwakilan BPKP provsu Mulyana, Ketua Arsada provsu Ria Novida  dan staf ahli Gubsu serta Kadis Kominfo sumut serta para direktur Rumah sakit umum Daerah se- wilayah Provinsi sumut.

Dalam sambutannya, Plt Sekdaprov kegiatan seperti ini hendaklah tidak dilaksanakan sekali tetapi berkelanjutan minimal 1 tahun sekali. Karena mengelola suatu lembaga tidaklah mudah, dibutuhkan keseriusan kita untuk meningkatkan pengelolan keuangan. “Oleh karena itu tidak bisa diurus dengan seadanya perlu orang-orang yang cakap terampil dan berkemampuan dalam memahami peraturan perundang-Undangan yang berlaku termasuk penguasaan terhadap sistem informasi akutansi,” katanya.

Lanjut Sekdaprov, pada tahun 2005 dikeluarkan peraturan pemerintah nomor 23 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan badan layanan umum dan peraturan menteri dalam negeri nomor 61 tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah, PPK-BLUD, dimana semua rumah sakit pemerintah harus berubah statusnya manjadi BLU/BLUD, aturan ini menjadi landasan hukum bagi rumah sakit pemerintah untuk lebih otonom di bidang keuangan.

Juga keluarnya peraturan ini dilatarbelakangi kondisi pelayanan publik yang diberikan oleh penyelenggaraan negara dewasa ini dirasa belum memuaskan masyarakat. Maka,dengan lahirnya peraturan tersebut pemerintah telah membuka suatu koridor baru bagi institusi pelayanan publik seperti rumah sakit daerah untuk dikelola secara lebih profesional dalam rangka meningkatkan kinerja mutu layanan kepada masyarakat.

“Koridor baru dimaksud adalah berupa fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan seperti dalam hal penyelenggaran, penggunaan langsung pendapatan, penetapan tarif layanan, pengadaan barang dan jasa, kerjasama, investasi dan lain lain,” jelasnya.

Dengan demikian, lanjutnya, prinsip efesiensi harus menjadi bagian dari sistem manajemen ini juga menjadi starting point untuk meningkatkan sistem manajemen di rumah sakit pemerintah dalam pengelolaan yang lebih berjiwa entrepreneurhip dengan menerapkan konsep bisnis secara sehat.

“Kebijakan pemerintah mengenai badan layanan umum daerah bagi rumah sakit pemerintah daerah merupakan tonggak baru untuk pembenahan rumah sakit dari berbagai sisi termasuk sisi pengelolan keuangan ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Adapun pengelolan keuangan yang baik adalah yang dilakukan berdasarkan tranparansi, akuntabilitas dan dapat diaudit untuk mendapatkan dan mencapai  hal tersebut rumah sakit umum daerah memerlukan suatu  sistem pengendalian internal yang handal dan dapat dipercaya. sedangkan sistem pengendalian internal yang handal memerlukan dukungan brainware dan software yang handal juga.

“Oleh karena itu pada kesempatan ini sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada perwakilan BPKP provsu yang telah memudahkan rumah sakit umum daerah dalam mengelola keuangan dan menyusun laporan keuangan baik yang sesuai dengan sistem akutansi keuangan maupun sistem akutansi pemerintah dengan mengembalikn suiatu sistem  informasi akutansi badan layanan umum daerah dan pada hari ini disosialisasikan kepada RSUD se wilayah Sumut,” ujarnya.

Untuk itulah, dia berharap aplikasi sistem informasi akutansi BLUD ini dapat diimplementasikan di semua RSUD di Sumut karena bila BLUD di wilayah Sumut dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparasi pengelolan keuangannya maka hal ini dapat mempengaruhi Pemda dalam memcapai opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Sumber : Waspada

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budidaya Jengkol Belum Diseriusi

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing Natal (Madina) belum ada petani yang menekuni budidaya jengkol secara terrencana dan tertata dan berskala luas. Meski ada yang sengaja menanam, tetapi hanya sebatas tanaman sampingan. Padahal, kebutuhan terhadap buah jengkol termasuk cukup tinggi di pasaran. Di Madina saja, dalam perhari sekitar 800 kilo gram mampu diserap konsumen. “Belum […]

  • Di Batahan I, Bayi Kucing Lahir Berkepala Dua

    Di Batahan I, Bayi Kucing Lahir Berkepala Dua

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – Seekor bayi kucing lahir dengan kepala dua. Ini terjadi di Desa Batahan I, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, pekan lalu. Induk kucing milik Pak Jo (55) warga Batahan I. Bayi kucing itu lahir Jum’at malam (29/7/2016) lalu. Mengetahui kejadian langka itu, warga berduyun-duyun untuk melihatnya. Kelahiran kucing dengan kepala dua tersebut […]

  • KPU: Coblos Ulang Pilkada Madina Tak Ada Kendala

    KPU: Coblos Ulang Pilkada Madina Tak Ada Kendala

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadwalkan pelaksanaan coblos ulang Pilkada Madina pada 20 April 2011 mendatang. KPU belum menemui kendala pelaksanaan coblos ulang. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Madina Jefri Antoni di ruang kerjanya di Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan, Senin (21/03/2011). Dijelaskan, KPU Madina belum menemui kendala dalam melaksanakan tahapan […]

  • Camat dan Kepdes se Ranto Baek: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    Camat dan Kepdes se Ranto Baek: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • UN Jujur: Antara Iktikat Baik Pemerintah dan Keseriusan Para Guru

    UN Jujur: Antara Iktikat Baik Pemerintah dan Keseriusan Para Guru

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Abdul Mujib Nasution Dosen STAI Madina   "Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga […]

  • Usulan Bronjong di Sungai Batang Natal, Pemkab Harus Selektif

    Usulan Bronjong di Sungai Batang Natal, Pemkab Harus Selektif

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina harus selektif meneliti setiap proposal usulan pembangunan bronjong di pinggiran Sungai Batang Natal. Tidak semua abrasi sungai Batang Natal diakibatkan bencana alam secara murni. Bisa jadi banyak titik pinggiran Sungai Batang Natal dan anak sungai lainnya rusak akibat aktifitas pertambangan liar menggunakan alat berat. Oleh karenanya sangat naif apabila […]

expand_less