Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Besok, PB IKLAS Silaturahmi dengan Mandailing Malaysia di Kota Pinang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
  • print Cetak

 

Ketua Umum PB IKLAS, Drs. Rivai Nasution,MM

 

KOTA PINANG (Mandailing Online) –
Pengurus Besar Ikatan Keluarga Labuhanbatu Selatan (PB IKLAS) akan menggelar malam silaturahmi dengan Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI) di Convention Hall Sudi Mampir Blok Songo, Labuhanbatu Selatan, Sabtu (30/11).

Silaturahmi yang digagas PB IKLAS ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan IMAMI bertajuk “Mulak tu Huta” yang diikuti 73 orang Mandialing yang ada di Malaysia.

Ketua Umum PB IKLAS, Drs Rivai Nasution MM menyambut gembira rencana kedatangan rombongan IMAMI ke Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan ini.

Menurutnya, ini merupakan suatu kebanggaan bagi PB IKLAS dapat bersilaturahmi dengan kaum Mandailing di Malaysia.

Dan silaturahmi ini nantinya juga akan dihadiri beberapa tokoh masyarakat Labusel serta ahli waris Kesultanan Kotapinang.

Adapun sejumlah tokoh yang ikut dalam rombongan yang dipimpin Ramli Hasibuan, selaku Sekjend IMAMI itu diantaranya, Dato’ Seri Zul Hasnan Najib bin Baharudin Hasibuan, asal Ayer Tawar di Perak, yang merupakan mantan Kepala Polisi Kota Kualalumpur dan isterinya yang juga pejabat tinggi polisi.
Kemudian Dato’ Shahrom bin Abdul Malik Hasibuan, mantan Wali Kota Kuala Kangsar, asal Ayer Tawar, Perak. Selanjutnya, Dato’ Mohd Shuhaili bin Mohd Taufek Nasution, yang saat ini masih menjabat Direktur MAMPU, yakni satu department pemerintah Pusat di Sabah. Asalnya dari Chemor, Perak. Serta Dato’ DR Sharifuddin bin Zainudin Batubara, profesor di salah satu universitas Malaysia.

Rivai berharap, PB IKLAS dan IMAMI dapat terus bersinergi dalam membangun persaudaraan serta dapat mengikat suatu kerjasama dalam mengembangkan program organisasi terkait bidang pendidikan dan kebudayaan serta investasi dan lainnya.

“Apalagi, orang Mandailing yang saat ini berada di Malaysia sudah mencapai ratusan ribu orang dan mempunyai jabatan penting serta banyak yang juga jadi pengusaha,” tandasnya.

Progran “Mulak Tu Huta” merupakan program rutin oleh IMAMI bagi etnis Mandailing di Malaysia yang diselenggarakan 2 kali dalam setahun.

Kaum Mandailing bermigrasi ke tanah Semenanjung di sekitar 1800-an. Etnis Mandailing yang saat ini menyebar di banyak negara bagian Malaysia adalah generasi cicit dan cucu dari migrasi abad 19 itu. Dimana mayoritas dari mereka tak lagi mengetahui titik kampung kelahiran buyut mereka.

Mulak Tu Huta menjadi bagian penting dalam melepaskan kerinduan terhadap tanah leluhur Mandailing setelah ratusan tahun terpisah.

 

Sumber : Sumutpos.com

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sektor Pertanian Landasan Pondamental Ekonomi Makro Madina Termarjinalkan? (bagian 2-habis)

    Sektor Pertanian Landasan Pondamental Ekonomi Makro Madina Termarjinalkan? (bagian 2-habis)

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Saifuddin Lubis   Selain itu, juga pengembangan kuantitas dan kualitas SDM pertanian,perikanan dan kelautan serta kehutanan, pengembangan diversifikasi dan konsumsi pangan berbasis Sumber Daya Intern ( SPI), penataan administrasi asset, tersusunnya laporan SAI yang akuntabel dan berstatus wajar tanpa pengecualian (WTP). Meningkatkan peran kelembagaan pertanian, penataan dan peningkatan sentra produksi dan distribusi […]

  • Mahar Perkawinan di Mandailing

    Mahar Perkawinan di Mandailing

    • calendar_month Kamis, 6 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Oleh: M.S. Husein Pulungan Ada yang bilang bahwa biaya perkawinan di tanah Mandailing sangat mahal. Sebenarnya kalau di daerah lain seperti di Pulau Jawa, calon istri hanya diberi mahar seperangkat alat sholat. Tapi kalau di daerah Mandailing, sempat mencapai rata-rata 15 juta untuk biaya satu perkawinan. Saya seorang turunan Minang, Mandailing dan Batak, yang sudah […]

  • Demo di Polres, Mahasiswa Anggap Polisi Lemah Ke Penambang Emas Ilegal di Madina

    Demo di Polres, Mahasiswa Anggap Polisi Lemah Ke Penambang Emas Ilegal di Madina

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Berdemo di depan mako Polres Madina Puluhan Mahasiswa dari berbagai organisasi mahasiswa meminta polisi mengamankan pelaku ilegal mining di Madina, pasalnya akan merugikan masyarakat sekitar. “Kami mendesak agar pihak Polres Madina segera menertipkan segala aktivitas pertambangan emas ilegal yang dilakukan oleh oknum oknum yang tak bertanggung jawab di Muara Batang […]

  • Nazaruddin Akhirnya Tiba di Indonesia

    Nazaruddin Akhirnya Tiba di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Sosok M Nazaruddin tidak henti-hentinya memancing kontroversi setelah namanya terseret dalam kasus dugaan suap untuk proyek pembangunan Wisma Atlet Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan. Tak sampai 24 jam setelah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nazaruddin berhasil melarikan diri ke Singapura dan sempat bersembunyi untuk beberapa lama di negara tetangga itu dengan dalih […]

  • Besok Rizky Wasiah Akan Dioperasi

    Besok Rizky Wasiah Akan Dioperasi

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tidak ada aral melintang, besok Rizky Wasiah akan menjalani operasi. Bayi umur 10 bulan asal Desa Huraba Kecamatan Siabu, Mandailing Natal itu menderita usus keluar sejak lahir karena tak memiliki anus. Sudah beberapa minggu bayi ini berada di Medan menjalani pengobatan pra operasi di RSU Pringadi. “Insya Allah Rizky Wasiah […]

  • INW Sebut Bisnis Narkoba di Madina Jadi Tantangan Terberat Kapolda Sumut

    INW Sebut Bisnis Narkoba di Madina Jadi Tantangan Terberat Kapolda Sumut

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online)– Direktur Indonesia Narcotic Watch (INW) Budi Tanjung menilai tantangan Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi sebagai Kapolda Sumatera Utara (Sumut) yang baru tidak hanya menyangkut luas wilayah provinsi ini, tetapi lebih kepada masalah peredaran narkoba, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang makin masif. Budi Tanjung menyampaikan hal itu merespon pengakuan […]

expand_less