Kamis, 30 Apr 2026
light_mode

Besok, PB IKLAS Silaturahmi dengan Mandailing Malaysia di Kota Pinang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
  • print Cetak

 

Ketua Umum PB IKLAS, Drs. Rivai Nasution,MM

 

KOTA PINANG (Mandailing Online) –
Pengurus Besar Ikatan Keluarga Labuhanbatu Selatan (PB IKLAS) akan menggelar malam silaturahmi dengan Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI) di Convention Hall Sudi Mampir Blok Songo, Labuhanbatu Selatan, Sabtu (30/11).

Silaturahmi yang digagas PB IKLAS ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan IMAMI bertajuk “Mulak tu Huta” yang diikuti 73 orang Mandialing yang ada di Malaysia.

Ketua Umum PB IKLAS, Drs Rivai Nasution MM menyambut gembira rencana kedatangan rombongan IMAMI ke Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan ini.

Menurutnya, ini merupakan suatu kebanggaan bagi PB IKLAS dapat bersilaturahmi dengan kaum Mandailing di Malaysia.

Dan silaturahmi ini nantinya juga akan dihadiri beberapa tokoh masyarakat Labusel serta ahli waris Kesultanan Kotapinang.

Adapun sejumlah tokoh yang ikut dalam rombongan yang dipimpin Ramli Hasibuan, selaku Sekjend IMAMI itu diantaranya, Dato’ Seri Zul Hasnan Najib bin Baharudin Hasibuan, asal Ayer Tawar di Perak, yang merupakan mantan Kepala Polisi Kota Kualalumpur dan isterinya yang juga pejabat tinggi polisi.
Kemudian Dato’ Shahrom bin Abdul Malik Hasibuan, mantan Wali Kota Kuala Kangsar, asal Ayer Tawar, Perak. Selanjutnya, Dato’ Mohd Shuhaili bin Mohd Taufek Nasution, yang saat ini masih menjabat Direktur MAMPU, yakni satu department pemerintah Pusat di Sabah. Asalnya dari Chemor, Perak. Serta Dato’ DR Sharifuddin bin Zainudin Batubara, profesor di salah satu universitas Malaysia.

Rivai berharap, PB IKLAS dan IMAMI dapat terus bersinergi dalam membangun persaudaraan serta dapat mengikat suatu kerjasama dalam mengembangkan program organisasi terkait bidang pendidikan dan kebudayaan serta investasi dan lainnya.

“Apalagi, orang Mandailing yang saat ini berada di Malaysia sudah mencapai ratusan ribu orang dan mempunyai jabatan penting serta banyak yang juga jadi pengusaha,” tandasnya.

Progran “Mulak Tu Huta” merupakan program rutin oleh IMAMI bagi etnis Mandailing di Malaysia yang diselenggarakan 2 kali dalam setahun.

Kaum Mandailing bermigrasi ke tanah Semenanjung di sekitar 1800-an. Etnis Mandailing yang saat ini menyebar di banyak negara bagian Malaysia adalah generasi cicit dan cucu dari migrasi abad 19 itu. Dimana mayoritas dari mereka tak lagi mengetahui titik kampung kelahiran buyut mereka.

Mulak Tu Huta menjadi bagian penting dalam melepaskan kerinduan terhadap tanah leluhur Mandailing setelah ratusan tahun terpisah.

 

Sumber : Sumutpos.com

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSMS vs Persipura Raja Isa Puas, Markus Dipuji

    PSMS vs Persipura Raja Isa Puas, Markus Dipuji

    • calendar_month Jumat, 20 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LENGGAK-LENGGOK: Empat gadis cantik mengusung nama PSMS sambil berlenggak-lenggok sebelum laga melawan Persipura di Stadion Teladan Medan, Rabu (18/1). Pada laga itu Ayam Kinantan ditahan 0-0 oleh Mutiara Hitam. (sumutpos)

  • Tol Trans Sumatera Diserbu Pemudik, Kendaraan Melonjak 50%

    Tol Trans Sumatera Diserbu Pemudik, Kendaraan Melonjak 50%

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Tol Trans Sumatera Diserbu Pemudik, Kendaraan Melonjak 50% JAKARTA (Mandailing Online) – Sejak 5 hari jelang lebaran, PT Hutama Karya (Persero) mencatat lebih dari 8 ribu kendaraan dari Jawa memadati Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Angka ini merupakan jumlah kendaraan yang masuk ke JTTS via GT Bakauheni Selatan per Rabu (27/4) malam. Total lalin […]

  • Usai Libur Tahun Baru, Separuh Anggota DPR Bolos Rapat Paripurna

    Usai Libur Tahun Baru, Separuh Anggota DPR Bolos Rapat Paripurna

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Tahun baru tidak selalu diikuti dengan kebiasan baru, setidaknya bagi anggota DPR. Buktinya dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang 2010-2011 tetap sepi peserta sehingga jadwal pembukaannya molor lebih dari satu jam hanya untuk menunggu kuorum. Rapat paripurna yang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, Senin (10/1) baru dimulai sekitar satu setengah jam kemudian. Rapat dipimpin […]

  • Polda Sumut dan Polres Madina Sisir Mompang Julu

    Polda Sumut dan Polres Madina Sisir Mompang Julu

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Personel Polres Mandailing Natal (Madina) bersama Tim Inafis dan Ditreskrimum Polda Sumatera Utara melakukan penyisiran di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Jum’at sore (3/7/2020). Sekitar 70 personel turun menyisir lokasi, yaitu dari Polres Madina serta Ditreskrimum, Tim Inafis dan Batalyon C Brimob Polda Sumut. “Hari ini kami bisa turun […]

  • Harimau Kembali Membantai Warga Madina

    Harimau Kembali Membantai Warga Madina

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kondisi Desa Ranto Panjang Mencekam PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sudah hampir 7 tahun teror harimau membantai manusia di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina. Selama itu pula upaya pemerintah mengatasinya atau melindungi rakyatnya nyaris tak terdengar. Berdasar data yang dikumpul Sumatra Rainforest Institute (SRI), teror dan pembunuhan oleh harimau terhadap manusia di Desa […]

  • Minyak tanah subsidi ke Sumatera Utara dihapus

    Minyak tanah subsidi ke Sumatera Utara dihapus

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    JAKARTA, Mandailing Online) – Pemerintah telah menghemat Rp70 triliun dengan program konversi minyak tanah ke LPG sejak tahun 2007. Dirjen Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Edy Hermantoro, menjelaskan program konversi minyak tanah ke LPG yang dilakukan untuk menekan besaran subsidi minyak tanah. Hingga saat ini, sejumlah propinsi dinyatakan ‘dry’ dari minyak tanah […]

expand_less