Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Besok, PB IKLAS Silaturahmi dengan Mandailing Malaysia di Kota Pinang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
  • print Cetak

 

Ketua Umum PB IKLAS, Drs. Rivai Nasution,MM

 

KOTA PINANG (Mandailing Online) –
Pengurus Besar Ikatan Keluarga Labuhanbatu Selatan (PB IKLAS) akan menggelar malam silaturahmi dengan Ikatan Mandailing Malaysia-Indonesia (IMAMI) di Convention Hall Sudi Mampir Blok Songo, Labuhanbatu Selatan, Sabtu (30/11).

Silaturahmi yang digagas PB IKLAS ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan IMAMI bertajuk “Mulak tu Huta” yang diikuti 73 orang Mandialing yang ada di Malaysia.

Ketua Umum PB IKLAS, Drs Rivai Nasution MM menyambut gembira rencana kedatangan rombongan IMAMI ke Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan ini.

Menurutnya, ini merupakan suatu kebanggaan bagi PB IKLAS dapat bersilaturahmi dengan kaum Mandailing di Malaysia.

Dan silaturahmi ini nantinya juga akan dihadiri beberapa tokoh masyarakat Labusel serta ahli waris Kesultanan Kotapinang.

Adapun sejumlah tokoh yang ikut dalam rombongan yang dipimpin Ramli Hasibuan, selaku Sekjend IMAMI itu diantaranya, Dato’ Seri Zul Hasnan Najib bin Baharudin Hasibuan, asal Ayer Tawar di Perak, yang merupakan mantan Kepala Polisi Kota Kualalumpur dan isterinya yang juga pejabat tinggi polisi.
Kemudian Dato’ Shahrom bin Abdul Malik Hasibuan, mantan Wali Kota Kuala Kangsar, asal Ayer Tawar, Perak. Selanjutnya, Dato’ Mohd Shuhaili bin Mohd Taufek Nasution, yang saat ini masih menjabat Direktur MAMPU, yakni satu department pemerintah Pusat di Sabah. Asalnya dari Chemor, Perak. Serta Dato’ DR Sharifuddin bin Zainudin Batubara, profesor di salah satu universitas Malaysia.

Rivai berharap, PB IKLAS dan IMAMI dapat terus bersinergi dalam membangun persaudaraan serta dapat mengikat suatu kerjasama dalam mengembangkan program organisasi terkait bidang pendidikan dan kebudayaan serta investasi dan lainnya.

“Apalagi, orang Mandailing yang saat ini berada di Malaysia sudah mencapai ratusan ribu orang dan mempunyai jabatan penting serta banyak yang juga jadi pengusaha,” tandasnya.

Progran “Mulak Tu Huta” merupakan program rutin oleh IMAMI bagi etnis Mandailing di Malaysia yang diselenggarakan 2 kali dalam setahun.

Kaum Mandailing bermigrasi ke tanah Semenanjung di sekitar 1800-an. Etnis Mandailing yang saat ini menyebar di banyak negara bagian Malaysia adalah generasi cicit dan cucu dari migrasi abad 19 itu. Dimana mayoritas dari mereka tak lagi mengetahui titik kampung kelahiran buyut mereka.

Mulak Tu Huta menjadi bagian penting dalam melepaskan kerinduan terhadap tanah leluhur Mandailing setelah ratusan tahun terpisah.

 

Sumber : Sumutpos.com

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Orang TS Dahlan-Sukhairi Divonis 4 Bulan Kasus Politik Uang

    2 Orang TS Dahlan-Sukhairi Divonis 4 Bulan Kasus Politik Uang

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengadilan Negeri  Panyabungan, kamis (22/9) memvonis 2 personil tim sukses pasangan Dahlan-Sukhairi masing-masing 4 bulan penjara dalam kasus politik uang Pilkada Madina. Kedua orang yang mendapat vonis itu masing-masing Kasiruddin warga Simangambat Kecamatan Siabu dan Andy Riski Nasution warga Kelurahan Siabu. Hakim Ketua, Erry Irawan,SH dalam amar putusan menyatakan bahwa kasus […]

  • Veteran Jangan Dilupakan

    Veteran Jangan Dilupakan

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Sudah 66 tahun Indonesia berada dalam atmosfer kemerdekaan, tidak terhitung nyawa yang tercabut demi perjuangan kemerdekaan itu. Di situlah, boleh dibilang peran veteran perang bicara banyak pada masanya. Dari luar pagar Istana Merdeka, Jakarta Pusat, berbondong-bondong masyarakat menjadi hadirin upacara peringatan detik-detik kemerdekaan ke-66 Indonesia yang dipimpin Presiden Susilo B Yudhoyono. Megah Istana […]

  • C1 Janggal: Prabowo-Hatta 814 Suara, Jokowi-JK 366, Kok Jumlah Suara Sah 380?

    C1 Janggal: Prabowo-Hatta 814 Suara, Jokowi-JK 366, Kok Jumlah Suara Sah 380?

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah pindaian atau scan formulir C1 yang diunggah di situs kpu.go.id menampilkan data yang tidak valid. Ada sejumlah kejanggalan, di antaranya, beberapa formulir C1 bahkan menampilkan kolom dengan jumlah suara kosong alias yang tidak terisi.   Berdasarkan penelusuran Kompas.com pada situs KPU dengan link pilpres2014.kpu.go.id, sejumlah formulir C1 dari beberapa daerah ternyata tidak diisi […]

  • Gegara Tak Adakan RAT, KUD Kuala Tunak Tabuyung Terancam Bubar

    Gegara Tak Adakan RAT, KUD Kuala Tunak Tabuyung Terancam Bubar

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TABUYUNG -Mandailing Online: tak pernah diundang untuk mengikuti rapat anggota tahunan ( RAT), Koperasi Unit Desa (KUD) Kuala Tunak di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batanggadis, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) terancam dibubarkan oleh pemerintah setempat. Ancaman pembubaran tersebut terungkap setelah Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menangah Kabupaten Madina mengirimkan surat peringatan kepada pengurus KUD Kuala […]

  • TNI AU minta maaf

    TNI AU minta maaf

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Kasus pemukulan wartawan Riau Pos Didik, Ryan Fb Anggoro (LKBN Antara), Ari Nadem (Tv-One), dan Robi (RTv). Selain wartawan, dua mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) juga ditinju oknum anggota TNI AU karena kedapatan mengambil foto bangkai pesawat Hawk 200 yang jatuh di samping rumah warga Semua pihak menyayangkan peristiwa ini. Bagaimana seorang […]

  • Longsor makan korban di Tapteng 500 meter

    Longsor makan korban di Tapteng 500 meter

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Longor yang terjadi di Desa Sibiobio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera utara mencapai lebih kurang 500 meter dan berada di delapan titik. “Kedalaman longsor mencapai 5 sampai 20 meter dan lebar 3 tiga meter,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapteng, Bonaparte Manurung saat dihubungi dari Medan, Minggu. Longsor […]

expand_less