Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

Disodomi Sejak Umur 3 Tahun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
  • print Cetak


Medan, Seorang anak didampingi paman dan kakeknya mendatangi Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumatera Utara di Medan, Selasa (04/01/2011).

Kedatangan mereka untuk mengadukan perlakuan pelecehan seksual atau sodomi yang dilakukan Martin Harun Munthe (39) warga Pasar V Mawar XII, Padang Bulan Medan, yang tak lain adalah ayah dari JJ (nama samaran)

Kedatangan M Sitompul dan Sugiata Sitompul serta korban langsung diterima Ketua Pokja Pengaduan dan Fasilitas Pelayanan KPAID Sumut Muslim Harahap.

Dalam pengaduannya mereka melaporkan Martin Harun Munthe yang telah menyodomi anaknya semenjak berumur tiga tahun tepatnya pada Tahun 2003.

Kejadian yang memalukan ini terungkap saat tetangga korban melihat Martin sedang meniduri putra sulungnya di dapur rumahnya. Melihat kejadian tersebut tetangganya melaporkan kepada Yunita br Sitompul. Akibat laporan tersebut terjadilah pertengkaran mulut.

Namun peristiwa tersebut saat itu masih dirahasiakan. Kejadian memilukan ini kembali terjadi pada 20 Februari 2006, 10 November 2007 dan 13 Januari 2010. Masalah ini kemudian diselesaikan secara kekeluargaan dan Martin dimaafkan karena telah berjanji tidak melakukannya lagi.

Tapi pada 27 Desember 2010, kejadian itu terulang kembali. Barulah keluarga melaporkan kasus tersebut ke Poltabes Medan, namun lagi-lagi diselesaikan secara kekeluargaan.

Tidak terimanya keluarga Sitompul, karena geram melihat Martin yang membawa pergi Yunita dan Maylusiana br Munthe adik dari JJ, karena takut pihak keluarga melapor ke KPAID Sumut.

“Mereka sangat khawatirkan denga tindak tanduk Martin yang sewaktu-waktu bisa saja merusak anak perempuannya. Sama lelaki saja dia mau, apalagi sama perempuan,” kata M Sitompul kepada wartawan saat ditemui di Kantor KPAID.

Menurutnya, pekerjaan Martin adalah tukang botot dan saat menikah dengan anaknya tidak ada perihal yang mencurigakan hingga terjadi kejadian yang memalukan ini.

Setelah adanya kejadian yang memalukan ini, korban kemudian tinggal bersama kakeknya di Gang Horas, Jalan Rela, Kelurahan Siderejo, Kecamatan Medan Tembung.

Menyikapi pengaduan keluarga korban, KPAID Sumut segera menindaklanjutinya ke pihak kepolisian untuk selanjutnya dilakukan pengusutan.

Sehubungan kejadian tersebut, JJ terlihat trauma dan mengeluhkan rasa sakit di sekitar bokongnya. Ketika ditanyakan tentang ayahnya, JJ terlihat emosi.

Begitu juga dengan sitompul, meminta agar menantunya itu ditangkap. Karena apa yang dilakukan sangat membuat mereka sekeluarga menjadi malu. (BS-021)
Sumber : Berita sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menpan: Kita Sibuk Baku Hujat, Investor Lari

    Menpan: Kita Sibuk Baku Hujat, Investor Lari

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Akhir-akhir ini kita sibuk saling menghujat padahal momentum ini bisa kita manfaatkan.” Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar mengritik kecenderungan media yang mempertontonkan hujatan demi hujatan. Azwar menyayangkan banyak pihak yang berusaha membuat negara tidak kondusif sehingga menyebabkan banyak investor mundur. “Akhir-akhir ini kita sibuk saling menghujat padahal momentum ini bisa kita […]

  • Bamus DPRD Madina Gagal Lagi

    Bamus DPRD Madina Gagal Lagi

    • calendar_month Senin, 13 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Madina gagal lagi, Senin (13/8) untuk menetapkan jadwal agenda pembahasan Perhitungan APBD 2011. Ini gagal kali kedua setelah pada Jum’at (10/8) gagal rapat akibat tak mencukupi quorum. Kegagalan kali kedua ini juga akibat jumlah anggota yang hadir tidak mencukupi quorum. Dari 23 total jumlah anggota Bamus plus […]

  • Jalur Jembatan Merah-Simpang Gambir Menyedihkan

    Jalur Jembatan Merah-Simpang Gambir Menyedihkan

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jalan jalur Jembatan Merah – Simpang Gambir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di beberapa titik kondisinya sangat menyedihkan. Di banyak titik badan jalan terdapat lubang besar, sehingga sangat menyulitkan bagi pengguna jalan, bahkan rawan terjadi kecelakaan. Kondisinya yang paling parah antara lain mulai dari titik Desa Tano Bato Kecamatan Panyabungan Selatan hingga […]

  • KPK tak percayai Polri dan kejaksaan

    KPK tak percayai Polri dan kejaksaan

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Permintaan KPK untuk mempergunakan tahanan TNI sebagai tempat bagi koruptor patut dipertanyakan. Padahal, rumah tahanan Polri dan kejaksaaan masih banyak yang kosong. Dengan demikian patut dicurigai, bahwa KPK tidak lagi mempercayai Polri dan kejaksaan. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Nasir Djamil menilai bahwa KPK tidak percaya lagi dengan lembaga kepolisian dan […]

  • MERINDUKAN PENGUASA YANG ADIL, AMANAH DAN TIDAK KORUP

    MERINDUKAN PENGUASA YANG ADIL, AMANAH DAN TIDAK KORUP

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di dalam al-Quran Allah SWT berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul-Nya. Jangan pula kalian mengkhianati amanah-amanah kalian. Padahal kalian tahu (QS al-Anfal [8]: 27). Menurut Ibnu Abbas ra. ayat di atas bermakna, “Janganlah kalian mengkhianati Allah SWT dengan […]

  • PBB: Serangan Israel Ke Gaza Langgar Hukum Internasional

    PBB: Serangan Israel Ke Gaza Langgar Hukum Internasional

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PBB menegaskan, serangan udara agresif yang dilakukan oleh Israel ke wilayah Gaza sejak awal pekan ini telah melanggar hukum internasional. Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Navi Pillay pada Jumat (11/7) menyebut bahwa serangan Israel itu telah menyebabkan banyaknya korban berjatuhan dari kalangan sipil. "Kami telah menerima laporan yang sangat menganggu bahwa banyak korban […]

expand_less