Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

STOP Menilai Manusia dari Tampilan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • print Cetak

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

Yayasan Putra Putri Mandailing Natal usai melaksanakan kegiatan

 

Sudah saatnya kita mengubah cara pandang dalam membangun organisasi, lembaga, bahkan pemerintahan. Jangan lagi menjadikan kecantikan, ketampanan, postur tubuh, usia, atau latar belakang sebagai ukuran utama untuk menentukan siapa yang layak diberi kesempatan.

Yang jauh lebih penting adalah karakter, komitmen, kejujuran, konsistensi, disiplin, serta kemauan untuk bekerja dan belajar.

Setiap manusia diciptakan dengan kekuatan yang berbeda. Tidak ada seorang pun yang sempurna. Ada yang mungkin tidak memiliki postur tubuh ideal, tetapi memiliki kemampuan memimpin yang luar biasa. Ada yang tidak pandai berbicara di depan umum, tetapi mampu melahirkan gagasan besar yang mengubah banyak kehidupan. Ada pula yang masih sangat muda, namun memiliki keberanian mengambil keputusan yang tidak dimiliki orang-orang yang jauh lebih senior.

Negara-negara maju telah banyak menunjukkan bahwa kualitas seseorang tidak semata diukur dari penampilan fisik. Yang mereka cari adalah kompetensi, integritas, dedikasi, dan kemampuan memberikan manfaat bagi masyarakat. Mereka memahami bahwa keberagaman manusia adalah kekuatan, bukan kelemahan.

Karena itu, sudah saatnya kita berhenti membangun budaya yang terlalu sibuk menilai wajah, usia, tinggi badan, atau status sosial seseorang. Yang perlu kita bangun adalah budaya yang menghargai karakter dan karya.

Dapat dilihat semangat itu mulai tumbuh di Yayasan Putra Putri Madina. Organisasi ini berusaha memberikan ruang kepada siapa saja yang memiliki karakter baik, kemauan belajar, serta semangat mengabdi. Mereka lebih mengutamakan komitmen, kejujuran, kerja keras, dan tanggung jawab dibanding sekadar penampilan luar.

Tidak sedikit orang yang awalnya memandang sebelah mata keberadaan para pemuda di yayasan tersebut. Ada yang menganggap mereka masih terlalu muda untuk didengar, seolah-olah usia menjadi satu-satunya ukuran kebijaksanaan. Padahal sejarah dunia justru menunjukkan bahwa banyak perubahan besar lahir dari keberanian generasi muda. Banyak pemimpin dunia, ilmuwan, pengusaha, hingga tokoh-tokoh besar memulai langkahnya ketika mereka masih berusia muda. Yang membedakan mereka bukanlah usia, melainkan kesempatan dan kepercayaan yang diberikan.

Maka, mengapa kita harus meragukan anak-anak muda Mandailing Natal?

Bukankah mereka juga memiliki hak untuk berpikir, berkarya, dan memberikan solusi bagi daerahnya sendiri?

Yayasan Putra Putri Madina telah menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bahwa mereka mampu bergerak, berkolaborasi, mempromosikan potensi daerah, memperkenalkan budaya, pariwisata, pendidikan, hingga mengajak masyarakat mencintai Kabupaten Mandailing Natal. Mereka membuktikan bahwa anak muda bukan sekadar pelengkap acara seremonial, melainkan bagian dari penggerak pembangunan daerah.

Ketika generasi muda diberi kepercayaan, mereka mampu menghadirkan ide-ide baru yang lebih dekat dengan kebutuhan zaman. Kreativitas mereka dapat menjadi motor penggerak ekonomi melalui promosi pariwisata, pelestarian budaya, penyelenggaraan berbagai kegiatan, hingga membangun citra positif daerah di tingkat nasional.

Masyarakat hari ini semakin berharap hadirnya cara-cara baru dalam membangun daerah. Bukan berarti mengabaikan pengalaman para senior, tetapi menghadirkan kolaborasi yang memberi ruang bagi gagasan segar, inovasi, dan semangat generasi muda. Daerah akan semakin kuat ketika pengalaman bertemu dengan kreativitas, dan kebijaksanaan berjalan berdampingan dengan keberanian.

Sudah waktunya kita berhenti bertanya, “Berapa usianya?”, “Seberapa tinggi badannya?”, atau “Seberapa menarik penampilannya?”

Mari mulai bertanya, “Apa gagasannya?”, “Apa integritasnya?”, dan “Apa manfaat yang mampu ia berikan untuk daerah ini?”

Karena pada akhirnya, yang dikenang sejarah bukanlah siapa yang paling tampan, paling cantik, paling tinggi, atau berasal dari keluarga siapa. Yang dikenang adalah mereka yang bekerja dengan hati, menjaga integritas, membangun kepercayaan, serta meninggalkan manfaat bagi masyarakat.

Kabupaten Mandailing Natal memiliki banyak anak muda berbakat. Mereka hanya membutuhkan satu hal: kesempatan untuk membuktikan kemampuan mereka. Ketika kepercayaan diberikan, bukan tidak mungkin dari daerah ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu membawa Mandailing Natal menjadi daerah yang lebih maju, kreatif, dan berdaya saing.

Jangan pernah meremehkan seseorang hanya karena usianya masih muda atau karena ia memulai langkahnya dari komunitas kecil, dari organisasi sederhana, bahkan dari jalanan tempat ia belajar mengenal kehidupan. Sebab sejarah berkali-kali membuktikan bahwa perubahan besar sering kali lahir dari orang-orang yang dahulu diremehkan. Mereka yang pernah dicap sebagai “anak ingusan” oleh sebagian orang, bisa saja menjadi pemimpin, pengusaha, akademisi, atau penggerak masyarakat yang membawa perubahan nyata.

Masa depan Mandailing Natal tidak hanya dibangun dari ruang-ruang rapat dan meja-meja kekuasaan, tetapi juga dari keberanian anak-anak muda yang berani bermimpi, berani bekerja, berani mengabdi, dan berani membuktikan bahwa kemampuan tidak ditentukan oleh usia ataupun penampilan.

Sebab terkadang, revolusi terbesar justru lahir dari mereka yang pernah dianggap terlalu muda untuk didengar. ***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balap Liar Sering di Depan Terminal Horas

    Balap Liar Sering di Depan Terminal Horas

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    SIANTAR – Sekelompok remaja sering menggelar balapan liar di depan Terminal Horas Tanjung Pinggir, Kelurahan Kebun Sayur Kecamatan Siantar Martoba. Kondisi itu membuat warga sekitar dan pengendara yang melintas di Jalan AMD itu resah. Edi Junadi, warga sekitar lokasi, Minggu (16/3) mengaku resah dengan kegiatan balapan liar itu. Dia menceritakan, balapan liar itu sudah sempat […]

  • Pemkab Madina Pastikan Kedatangan Jokowi

    Pemkab Madina Pastikan Kedatangan Jokowi

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tak aral melintang, Presiden Jokowi dipastikan tiba di Mandailing Natal (Madina) pada tanggal 24 Maret 2017. Dan dijadwal menginap 1 malam di pondok Pesantren Musthofawiyah Purba Baru. Demikian rilis Bagian Humas Pemkab Madina, Rabu yang dilansir di laman facebook Humas Setdakab Mandailing Natal. Kepastian kunjungan presiden itu berdasar hasil pertemuan […]

  • Bupati: Tidak Ada Pemotongan Gaji ke-13

    Bupati: Tidak Ada Pemotongan Gaji ke-13

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALAS- Bupati Padang Lawas Ali Sutan Harahap (TSO) mengatakan, pencairan gaji ke-13 PNS di Pemkab Palas yang akan segera dicairkan tidak akan mengalami pemotongan. Gaji ke-13 ini sudah menjadi hak dari pada PNS seutuhnya. Dan rencana pencairannya akan segera dilakukan sebelum bulan puasa. “Jika ada pegawai yang mendapatkan pemotongan diminta membuat laporan langsung kepada Bupati,” […]

  • 2011, cukai rokok naik 10 persen

    2011, cukai rokok naik 10 persen

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA Pemerintah akan menaikkan tarif cukai rokok mulai 1 Januari 2011 dengan besaran bervariasi tergantung dari golongan rokok yaitu antara empat hingga 10 persen. “Kenaikan riilnya empat hingga 10 persen tapi rata-ratanya lima hingga enam persen disesuaikan dengan perkiraan laju inflasi 2011,” kata Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Thomas Sugijata di Jakarta, siang ini. Ia […]

  • Golkar Manfaatkan Momen Ramadan Perkuat Soliditas Pengurus Partai

    Golkar Manfaatkan Momen Ramadan Perkuat Soliditas Pengurus Partai

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memanfaatkan momen Ramadan untuk memperkuat soliditas antar pengurus partai. Adapun acara yang digelar adalah buka bersama, konsolidasi organisasi, dan salat berjamaah. Kegiatan ini sesuai dengan instruksi Ketua DPP Airlangga Hartarto yang meminta setiap pengurus meningkatkan silaturahmi dan ubudiyah di bulan puasa ini. […]

  • TNI dan Polri Razia Tambang Ilegal di Naga Juang Madina

    TNI dan Polri Razia Tambang Ilegal di Naga Juang Madina

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Prajurit TNI dari Kompi Senapan B Mangga II bekerjasama dengan Polisi Militer (PM) dan Polsek Siabu melakukan razia ke lokasi tambang ilegal di Tor Sihayo Desa Humbang I, Kecamatan Naga Juang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (24/01/2012). Razia dilakukan akibat maraknya tambang liar yang menjadi pemicu tumbuh suburnya pengoperasian galundung (mesin pemisah emas dari […]

expand_less