Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Bahkan Penjarapun Terlalu Ringan Untuk Para Koruptor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
  • print Cetak

Oleh : Elsa Novia Wita Siregar, S.Si

Elsa Novia Wita Siregar

Pemerintah masih terus berfikir untuk menangani masalah pandemi yang sedang melanda dunia, khususnya yang terjadi Indonesia.

Berbagai pihak menilai Indonesia sangat terlambat merespon kasus ini, sehingga penyebaran virus menjadi tak terkendali. Sudah ada ratusan jiwa yang menjadi korban keganasan virus Corona yang tersebar hampir diseluruh wilayah Indonesia. Sehingga ini menjadi PR besar pemerintah untuk mengambil langkah bijak dan terukur guna menekan angka pertambahan korban.

Sampai saat ini pemerintah masih bertahan pada himbauan pembatasan sosial, dengan harapan meningkatkan keseriusan masyarakat menjaga jarak dan membatasi interaksi sosial selama beberapa hari kedepan.

Himbauan ini ternyata telah menstimulasi Menkumham Yasonna Laoly untuk membuat kebijakan nyeleneh. Ia mengusulkan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus corona(Covid-19) di Lembaga Pemasyarakatan. Tujuannya belagak mulia dan visioner, yaitu ingin menerapkan himbauan pemerintah untuk melakukan pembatasan sosial, dalam hal ini menjaga jarak kontak fisik satu sama lain.

Sungguh ide ini lebih busuk dari bau sampah. Ditengah kepanikan negeri menghadapi wabah bisa-bisanya mengambil kesempatan menyelematkan para penjahat kelas kakap si penjilat uang rakyat. Sangat memalukan sekaligus menunjukkan ketidakadilan sang menteri terhadap hukum negeri ini.

Wacana ini sudah pasti mengundang reaksi bernada kecaman dari masyarakat. Sebab alasan yang disampaikan sulit diterima nalar. Beliau mengatakan penjara terlalu padat buat para napi, sehingga sulit bagi mereka untuk menjaga jarak yang ini sangat rentan untuk penyebaran virus.

Pertanyaannya, apakah Covid 19 sudah sampai ke penjara sehingga dikwatirkan saling menularkan satu dengan yang lainnya? Bukankah justru penjara menjadi tempat paling aman buat mereka mengisolasi diri? Bagaimana penjelasan logisnya Covid 19 bisa menyebar ke penjara? Apakah para napi ada jadwal keluar penjara sehingga sudah ada yang terkena virus Covid 19? Pertanyaan-pertanyaan itu belum mampu dipecahkan oleh akal sehat yang masih menjaga kewarasan. Usulan ini justru mempertlihatkan kecondogan beliau kepada para pencuri berdasi yang tidak punya harga diri itu.

Kebijakan ini harus ditolak karena tidak sesuai dengan hukum yang berlaku. Kalaupun mau memaksakan dengan alasan terdesak karena ada wabah, alasan ini juga tertolak sebab sampai sekarang tidak ada informasi kalau dipenjara sudah terjangkit wabah virus Covid 19.

Membebaskan para napi ditengah kondisi pandemi begini sama saja dengan menambah persoalan baru. Lagian ini juga terlalu enak buat mereka yang terlalu egois dan tidak amanah terhadap negara. Bahkan sebenarnya pejara saja terlalu ringan sebagai hukuman bagi orang-orang tak tahu diri seperti koruptor. Mereka bukan penjahat biasa, mereka juga bukan tindak kriminal yang ecek-ecek. Otak mereka kotor persis perbuatannya, sehingga tak layak dikasihani meski usia mereka telah menua.

Untuk pemerintah khususnya bapak menteri Hukum dan HAM yang terhormat, tolong untuk tidak sembarangan membuat kebijakan yang ngawur dan asal-asalan. Berhentilah bersikap tidak wibawa dengan mengeluarkan lelucon yang menjijikkan seperti ini. Fokus kita sekarang bukan menyelamat para koruptor yang rakus itu. Ada jutaan jiwa tak jelas nasibnya di luar sana yang butuh perhatian dalam menghadapi wabah ini.

Mereka menanti akal sehat dalam menuntaskan penyebaran virus Covid 19 dengan memberi mereka penghidupan yang layak. Lupakan mereka para pencuri tamak yang tidak tahu malu itu. Wallohu’alam.***

Elsa Novia Wita Siregar, S.Si tinggal di Padangsidimpuan

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Desa Tanjung Julu di Panyabungan Timur Tak Terawat dan Mubazir

    Kantor Desa Tanjung Julu di Panyabungan Timur Tak Terawat dan Mubazir

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) Tujuan dibangunnya kantor desa tentu sebagai pusat pelayanan publik ditingkat desa dimana tempat warga desa dapat mengurus berbagai kebutuhan administratif seperti pembuatan KTP, akte kelahiran. Selain itu kantor desa juga berfungsi sebagai pusat informasi bagi warga desa, tempat mereka dapat memperoleh informasi tentang program-program pemerintah, kebijakan desa. Namun hal ini seolah […]

  • PC PMII Pekanbaru Gelar Pelatihan Kepemimpinan OSIS Tingkat SMP

    PC PMII Pekanbaru Gelar Pelatihan Kepemimpinan OSIS Tingkat SMP

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PEKANBARU (Mandailing Online) — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Pekanbaru menggelar Pelatihan Kepemimpinan OSIS Tahun 2026 Tingkat SMP negeri/swasta se-Kota Pekanbaru, Riau. Kegiatan ini mengusung tema: “Menciptakan Karakter Kepemimpinan OSIS yang Aktif, Kreatif, Inovatif, Berdaya, Berbudaya, serta Menumbuhkan Semangat Nasionalisme Menuju Generasi Emas 2045.” Pelatihan tersebut menjadi wadah pembinaan karakter […]

  • Kasus Jasad Bayi di Aek Galoga, Polisi Kantongi Nama Diduga Ayah Bayi

    Kasus Jasad Bayi di Aek Galoga, Polisi Kantongi Nama Diduga Ayah Bayi

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Penemuan jasad bayi yang di tanam dipekarangan rumah milik Yanuwar warga lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal pada Rabu 5/7/2023 memasuki babak baru. Polisi telah mengantongi nama laki laki yang diduga kuat sebagai ayah dari jasad bayi yang ditemukan tersebut. ” ia benar kita telah mengantongi […]

  • Bantuan ke korban longsor Tapteng terganggu jalur

    Bantuan ke korban longsor Tapteng terganggu jalur

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANDAN, TAPTENG – Hari ini, korban longsor mendapat bantuan untuk pertam kalinya sejak bencana banjir dan longsor yang menewaskan 5 warga termasuk seorang bocah hilang, Sabtu dini hari di Desa  Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Bantuan itu mengalir dari salah satu bank di Sibolga dan  dari Pemab Tapanuli Tengah.  Bantuan berupa beras, […]

  • Anggota DPRD Madina Jalani Hukuman Penjara Pekan Depan

    Anggota DPRD Madina Jalani Hukuman Penjara Pekan Depan

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) – Kejaksaan Negeri Panyabungan menyatakan sudah menerima salinan vonis Mahkamah Agung dari Pengadilan Negeri Panyabungan, Kamis (16/1/2014) sekira pukul 16.00 WIB. Vonis Mahkamah Agung ini menetapkan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina), Ir. Ali Makmur Nasution alias Jaganding 2 tahun penjara, terkait delik penipuan terhadap calon bupati Madina Aswin Parinduri. Kajari Panyabungan, Satimin,SH […]

  • Angka Kecelakaan Mudik Melonjak

    Angka Kecelakaan Mudik Melonjak

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Mabes Polri melansir angka kecelakaan melonjak pada H-5 Lebaran yang jatuh pada Sabtu (3/8) lalu. Pada hari tersebut, tercatat sedikitnya 125 kasus kecelakaan fatal. Hal itu tampak dari jumlah korban meninggal yang mencapai 48 orang. Sabtu lalu memang merupakan salah satu puncak masa mudik Lebaran. Sebab, sebagian besar pekerja memulai libur pada hari […]

expand_less