Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Mendikbud: penerbit tak perlu khawatir kurikulum baru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 10 Nov 2012
  • print Cetak

Surabaya, (MO) – Mendikbud Mohammad Nuh meminta penerbit untuk tidak khawatir dengan kurikulum baru pada tahun ajaran 2013/2014, karena pergantian buku tidak akan dilakukan secara langsung, melainkan bertahap.

“Misalnya, SD itu mungkin saja buku kelas satu yang diganti terlebih dulu, bukan langsung buku kelas satu sampai enam, tapi nanti saya akan bicara dengan mereka (penerbit),” katanya di Surabaya, Jumat petang.

Ia mengemukakan hal itu setelah bersilaturahmi dengan 2.000-an mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi dari ITS, Unair, Unesa, PENS, dan PPNS di lapangan futsal ITS Surabaya.

Dalam silaturahmi yang juga dihadiri pengusaha nasional Chaerul Tanjung (anggota MWA Unair/Ketua KEN), ia menegaskan bahwa perubahan buku pun tidak akan dilakukan semuanya, karena masih ada sebagian yang tanpa perubahan.

“Jadi, perubahan yang ada akan ada tahapannya dan tidak semua mata pelajaran akan dirombak, karena masih ada yang tetap dipakai. BSE juga tetap. Untuk itulah, penerbit tidak perlu khawatir,” katanya.

Ditanya perkembangan rencana perubahan kurikulum nasional itu, ia menjelaskan minggu depan akan dilaporkan kepada Wakil Presiden, lalu akhir November atau awal Desember akan mulai ada uji publik.

“Insya-Allah, tahun ajaran bari 2013-2014 sudah mulai diterapkan kurikulum nasional yang baru,” kata Menteri yang juga mantan Rektor ITS Surabaya itu.

Di hadapan ribuan mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi itu, Mendikbud menyatakan kehidupan ekonomi seseorang itu boleh saja mengalami keterbatasan, tapi cita-cita orang itu tidak boleh terbatas.

“Karena itulah sekarang ada beasiswa Bidik Misi yang jumlahnya sudah mencapai 92 ribu mahasiswa dan mulai tahun depan sudah ada yang lulus. Itu bukti orang miskin itu tidak dilarang kuliah,” katanya.

Setelah itu, pengusaha nasional Chaerul Tanjung menyampaikan motivasi dengan ajakan kepada mahasiswa untuk “bermanfaat” bagi orang melalui cara menjadi pengusaha yang mampu memperkerjakan orang lain.

Dalam kesempatan itu, Chaerul Tanjung juga sempat buka-bukaan tentang kiat sukses berbisnis. “Caranya, kita memprediksi apa yang akan dicari orang di masa depan, lalu kita merencanakannya mulai sekarang,” katanya.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Urang Burok di HUT RI ke-70

    Urang Burok di HUT RI ke-70

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Dua murid Sekolah Dasar Desa Gunung Manaon, Kecamatan Panyabungan turut ambil bagian memakai pakaian “Urang Borok” dalam karnaval peringatan HUT RI ke-70 di Jl. Willem Iskander, Panyabungan, Mandailing Natal. Urang Burok atau Orang Buruk merupakan atraksi berpakaian memakai berbagai jenis daun-daunan sebagai pengganti busana dari kaki hingga topeng menutupi kepala. Atraksi Urang Burok ini […]

  • Tes Kehamilan Usai Libur Panjang, Seks Bebas Makin Meresahkan

    Tes Kehamilan Usai Libur Panjang, Seks Bebas Makin Meresahkan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Pemerhati Umat Kehidupan generasi muda kita tak lagi aman. Budaya Barat yang masuk ke negeri ini nyatanya tidak disaring dengan benar dan membahayakan nasib generasi ke depan. Seks bebas, salah satu budaya rusak yang lahir dari kehidupan sekuler kini memengaruhi penduduk negeri mayoritas muslim ini. Sungguh miris, negara tak mengambil peran dengan […]

  • Dari Focus Group Discussion : Batak itu Ahistoris, Tak Ditemukan dalam Hasanah Kuno

    Dari Focus Group Discussion : Batak itu Ahistoris, Tak Ditemukan dalam Hasanah Kuno

    • calendar_month Selasa, 24 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mandailing menolak secara tegas disebut atau bagian dari Batak, bahkan perbantahan etnik Mandailing dikelompokkan dalam etnik Batak telah berlangsung lebih dari 100 tahun.Karena Batak adalah istilah atau pelabelan oleh orang asing khususnya Belanda. Hal ini mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Mandailing bukan Batak yang berlangsung di VIP Restoran Hotel Madani, Senin (23/10/2017). Hadir […]

  • Owner Mandailing Online Sumbangkan Darah

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Owner sekaligus Maintenance Mandailing Online, Muhammad Rizki Lubis menyumbangkan darah di posko Palang Merah Indonesia (PMI) Mandailing Natal, di Panyabungan, Kamis (6/6/2013). Darahnya disumbangkan sekitar 350 cc. Dia merupakan donor tetap untuk PMI. Menurutnya, mengeluarkan darah secara berjangka sangat bagus untuk kesehatan. “Setelah saya menjadi donor tetap untuk PMI Madina, tubuh […]

  • Progres Pembangunan RSU di Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan ke Madina

    Progres Pembangunan RSU di Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan ke Madina

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof.dr Ali Gufron Mukhti, MSc,PHD ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada 14-15 Januari kemarin memiliki momen yang signifikan terhadap harapan rakyat Madina terutama progres pembangunan rumah sakit umum daerah. Kunjungan wamenkes ini difokuskan meninjau langsung pertapakan bakal rencana pembangun RSU di perbukitan Paya Loting, Panyabungan, selain […]

  • Siswi SMAN 1 Matauli Pandan Raih Beasiswa ke Jerman

    Siswi SMAN 1 Matauli Pandan Raih Beasiswa ke Jerman

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pandan – Dua siswi terbaik dari SMA Negeri 1 Matauli Pandan berhasil meraih beasiswa untuk belajar di Jerman. Di Jerman, mereka akan mendapatkan pendalaman kemampuan bahasa Jerman, serta tukar menukar budaya. "Dari hasil seleksi yang dilaksanakan koordinator PASCH-Goethe Institute Jerman, Ekadewi Indrawijaya, tanggal 30-31 Maret 2015 lalu, dari 20 siswa peserta seleksi sertifikat A-2 se […]

expand_less