Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Gagasan Ketahanan Produksi di Madina Masa Covid-19

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
  • print Cetak

Fraksi Golkar DPRD Madina

Saat ini pemerintah pusat hingga daerah, juga DPR hingga DPRD “memproklamirkan” bantuan langsung tunai (BLT) dan Sembako untuk rakyat mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi Corona (Covid-19).

Pertanyaannya: apakah BLT dan sembako itu cukup mengatasi krisis ekonomi rakyat?

Berapa lama ketahanan sembako itu? Cukupkah untuk 3 bulan pertama?

Lalu setelah 3 bulan pertama berlalu, apakah negara masih mampu memberi rakyat sembako?

Apakah ada jaminan bahwa Covid-19 akan berakhir sebelum sembako itu habis di rumah rumah rakyat?

Ini harus menjadi kajian, mencari cara lain yang mampu mempertahankan ketahanan pangan rakyat dan ketahanan produksi.

Sebab, dampak Covid-19 bukan berupa resesi satu negara saja melainkan berhentinya aktivitas ekonomi secara global.

Oleh karena itu, Pemkab Madina harus menempuh warna lain dari sembako.

Yakni ketahanan pangan dan produksi.

Ketahanan pangan dan ketahanan produksi ini menjadi aspek penting dalam pandangan dan gagasan Sobir Lubis mantan Ketua Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang saat ini Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Madina.

Ketahanan pangan dan produksi ini bukan saja dalam skala nasional, juga sangat penting digenjot dalam skala daerah.

Di sini, pemerintah daerah perlu menggenjot ekonomi kreatif dari para pelaku UKM (usaha kecil dan menengah) serta mendorong peningkatan produksi pangan melibatkan para petani di Madina.

Di sisi industri, pemerintah daerah perlu menggulirkan kebijakan kebijakan yang mendorong penguatan para pelaku UKM agar terus bertahan dan berproduksi.

Kebijakannya meliputi upaya mempertahankan ketersediaan pasokan bahan baku, ketahanan modal, data ril pasokan dan kebutuhan, hingga proteksi pasar.

Misalnya produk makanan ringan jangan masuk dari luar.

“Apalagi menjelang lebaran, kue lebaran distop dari luar karena dapat diyakini UKM di Madina mampu memenuhi stok kue lebaran sepanjang semangat berproduksi itu ditumbuhkan,” ujar Sobir saat melakukan diskusi dengan Mandailing Online, Kamis (23/4/2020) di Panyabungan.

Sisi lain mempertahankan ketahanan industri di Madina adalah mengontrol berapa jumlah kebutuhan dan berapa jumlah produksi sehingga harga dapat dikuasai.

Produksi pangan ini selain yang behubungan dengan tanaman pangan juga produksi madu, telur ayam kampung, telur itik.

Madu dan telur ini memiliki dua sisi output. Sisi pertama tertolongnya para petani. Sisi kedua suplai madu dan telur dapat tercapai untuk kebutuhan imunitas tubuh rakyat di masa pandemi virus Corona.

Penguatan ekonomi dari desa tersebut akan memunculkan semangat baru dikalangan rakyat menghadapi kelesuan ekonomi di masa Covid.

Sebab, program BLT justru tidak akan mendidik di 3 bulan berikutnya yang akan memicu persoalan lanjutan.

Oleh karena itu, Fraksi Golkar DPRD Madina akan berupaya mengusung dan mendorong lahirnya kebijakan kebijakan tersebut.

“Fraksi Golkar sendiri akan melakukan pemetaan pelaku UKM, termasuk pemetaan kendala kendala yang dihadapi UKM,” sebut Sobir.

Ini merupakan warna baru yang akan diperjuangkan Fraksi Golkar DPRD Madina menjawab kelesuan ekonomi dampak Covid-19. Sebelumnya fraksi ini telah getol menyalurkan alat pelindung diri (APD) kepada para bidan desa di seluruh desa di Madina secara gratis. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lanjutan Pembangunan Mesjid Al Muhajirin Tabuyung Butuh Dana

    Lanjutan Pembangunan Mesjid Al Muhajirin Tabuyung Butuh Dana

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Masjid Al-Muhajirin di Km18, Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) butuh dana pembangunan lanjutan. bangunan masjit selama ini jenis kayu, warga berinisiatif melakukan rehab berat dan mengganti fisik kayu dengan beton atas swadaya masyarakat. Tetapi pengerjaan terhambat, lantaran tak mencukupinya biaya. Karena itu, masyarakat berharap adanya […]

  • Madina yang Madani: ilusi, obsesi atau basa-basi

    Madina yang Madani: ilusi, obsesi atau basa-basi

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bung, maaf. mari kita awali saja dengan sesuatu yang menegangkan. kutipan favorit bung jadi alasan untuk tetap bersahaja dengan kalimat selantang apa pun. mungkin perlu bung simak ini kalimat kontemplatif: sekarang2 ini, yang timbul malah skeptisisme atas impian bernama “madina yang madani”. kok, rasa2nya kian hari kian sedikit kawan yang sejalan, punya orientasi ideologis yang […]

  • Huraba Masih Miliki Cadangan Lahan Tidur

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Desa Huraba Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal memiliki lahan persawahan seluas lebih kurang 659 hektar. Dan luas ini menjadikan desa itu sebagai pemilik hamparan persawahan di kecamatan itu. Di sisi lain, cadangan lahan tidur yang sangat cocok untuk percetakan sawah baru masih terhampar luas dalam bentuk semi rawa yang tergenang akibat […]

  • Status Lahan Masih Kendala Bandara Madina

    Status Lahan Masih Kendala Bandara Madina

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Direncakan Beroperasi Tahun 2015 Panyabungan (MO) – Dirjen Perhubungan RI sudah memerintahkan Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk menuntaskan beberapa hal yang masih menjadi kendala, agar bandar udara di Kecamatan Bukit Malintang bisa beroperasi pada tahun 2015. Kepala Dinas Perhubungan Madina, Harlan Batubara, Kamis (16/2) menyatakan, kendala yang sedang dituntaskan meliputi status lahan […]

  • Pelantikan Parlin Lubis Disoal

    Pelantikan Parlin Lubis Disoal

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pelantikan Parlin Lubis menjadi Camat Tambangan oleh Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara baru-baru ini, mendapat protes dari Ketua Umum PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Madina Supendi. “Demi menjaga netralitas jalannya pencoblosan ulang yang akan digelar beberapa waktu yang akan datang, diminta kepada Bupati Madina mengevaluasi ulang pelantikan Parlin Lubis sebagai Camat Tambangan,” […]

  • Inspektorat Madina Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Inspektorat Mandailing Natal mengaku saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus pemecatan sekitar 20 petugas kebersihan kota Panyabungan. Kepala Inspektorat Madina Marwan Siregar menjawab wartawan, Selasa (4/6/2013) menyatakan pihaknya masih bergerak mengumpul bukti-bukti. Dia juga membenarkan bahwa pihak Pemkab Madina sudah menerima surat Inspektorat Sumut atas nama Gubernur Sumut terkait pemecatan […]

expand_less