Selasa, 3 Nov 2026
light_mode

DPRD Madina Harus Ambil Tindakan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


*Terkait Pengadaan Sarana Dan Prasarana KB

PANYABUNGAN : DPRD Kabupaten Mandailing Natal semestinya harus melakukan pemanggilan terhadap Kakan Pemberdayaan Perempuan terkait pemberitaan tentang pengadaan sarana Dan Prasarana KB yang di tapung pada tahun anggaran 2010.yang berasal dari Anggaran Pemerintah Pusat.

Hal tersebut di sampaikan salah seorang tokoh masyarakat, B Nasution kepada Wartawan baru-baru ini di panyabungan terkait pemberitaan Pengadaan Sarana dan Prasana KB tahun 2010, yang mana menurut informasi bahwa pengadaan tersebut di duga kuat telah terjadi mark’up dalam proses pelaksanaan pengadaan satu unit mobil.

“Kita menduga bahwa dalam proses pengadaan tersebut telah terjadi kong-kali kong antara pihak rekanan dan Instansi yang menyediakan jasa tersebut, karna kegiatan hal yang serupa juga telah di tampung pada tahun anggaran 2009, nah jika terus ini di tampung kapan rakyat miskin mendapatkan kesejahteraan kalau terus uang Negara di belanjakan untuk pengadaan mobil,” ungkap B Nasution.

Lanjutnya, bukan itu saja manfaat Mobil tersebut hingga saat ini tidak di ketahui apa kegunaanya hanya di bawa setiap hari kekantor dan tidak menyentuh langsung kepada masyarakat penguna atau peserta KB. Itu terkait pengadaan mobil bagaiman dengan pengadaan Data kontrasepsinya apakah ini di berikan kepada masyarakat penguna KB atau di jual kembali keluar daerah, kuat dugaan bahwa Kantor Pemberdayaan Perempuan telah menula kembali barang yang di belanjakan keluar daerah karna di Kabupaten Mandailing Natal tidak pernah terdengan kantor pemberdayaan perempuan memberikan alat kontrasepsi secara Cuma-Cuma kepada peserta KB katanya.

Dalam hal ini hendaknya DPRD Kabupaten Mandailing Natal harus memanggil Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan terkait pengadaan sarana dan Parasarana KB pada tahun anggaran 2009-2010, agar kedepan segala kegiatan yang dananya bersumber dari APBD,APBN dapat terbuka untuk umum dan di ketahui oleh masyarakat luas.pinta B. Nasution.

Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal Iskandar Hasibuan dari partai PDI Perjuangan ketika di mintai keteranganya terkait pengadaan sarana dan Prasana KB, pada tahun anggaran 2010 mengatakan, bahwa dalam jangka waktu dekat ini kita akan melakukan pemanggilan terkait pengadaan tersebut dan meminta penjelasan yang sebenarnya, dan kalau kita temui dalam pemanggilan nanti kejanggalan kita akan tindak lanjuti agar persoalan yang ada nantinya di Kantor Pemberdanyaan Perempuan dapat di selesaikan.

“Dan menurut hemat saya di duga ada semacam permainan dalam pengadaan Sarana dan Prasaran KB tahun 2010 makanya dalam jangka waktu dekat kita lakukan pemanggilan terhadap Ida hafni selaku Kakan Pemberdayaan perempauan, agar persoalan ini dapat nanti di jelaskanya,” ungkap Iskandar Hasibuan. (mag)
Sumber : Beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penambang Emas Liar Marak di Nagajuang

    Penambang Emas Liar Marak di Nagajuang

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penambangan liar (ilegal mining) semakin menggila maraknya di Madina. Setelah beberapa tahun ini dilakoni ribuan orang di Kecamatan Hutabargot, penambangan emas tanpa izin ini juga marak di Nagajuang. Informasi yang didapat Metro, banyak dari penambang di Hutabargot yang pindah ke Nagajuang, tepatnya di Sambung Desa Humbang 1, Nagajuang. Tapi, penambang yang pindah ini banyak dari […]

  • Kualitas Tanggul Sungai Aek Pohon Disorot DPRD Sumut

    Kualitas Tanggul Sungai Aek Pohon Disorot DPRD Sumut

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kualitas tanggul penahan banjir di Sungai Aek Pohon, Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Madina menjadi perhatian serius 9 legislator DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Ketahanan tanggul yang dibangun tahun 2021 itu dinilai rendah. Kasus ini akan menjadi bagian dari beberapa poin perhatian DPRD Sumut dalam menilai LPJP (Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Pembangunan) […]

  • Kadispora Apresiasi Pendapat Masyarakat Tentang Turnamen Mobile Legends

    Kadispora Apresiasi Pendapat Masyarakat Tentang Turnamen Mobile Legends

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pemuda dan Olahrga Kabupaten Mandailing Natal, Rahmat Hidayat mengapresiasi dan menghormati pro kontra rakyat seputar rencana turnamen eSport Mobile Legends. Itu dikatakan Rahmad dalam rilis pers yang diterima Mandailing Online, Sabtu (23/4/2022). Setidaknya terdapat tiga poin yang disampaikan Rahmat tentang eSport itu. Pertama, kata Rahmat, bahwa terhadap seluruh masyarakat […]

  • Longsor makan korban di Tapteng 500 meter

    Longsor makan korban di Tapteng 500 meter

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Longor yang terjadi di Desa Sibiobio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera utara mencapai lebih kurang 500 meter dan berada di delapan titik. “Kedalaman longsor mencapai 5 sampai 20 meter dan lebar 3 tiga meter,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapteng, Bonaparte Manurung saat dihubungi dari Medan, Minggu. Longsor […]

  • Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 3)

    Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 3)

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masa Kolonial Beberapa tonggak sastra yang berkembang pada masa kolonial antara lain: Willem Iskander (1840-1876) Pria kelahiran Pidoli bernama asli Sati Nasution ini menulis beberapa buku, antara lain: 1) “Hendrik Nadenggan Roa, Sada Boekoe Basaon ni Dakdanak.” (Terjemahan). Padang: Van Zadelhoff and Fabritius (1865). 2) “Leesboek van W.C. Thurn in het Mandhelingsch Vertaald.” Batavia: Landsdrukkerij. (1871) […]

  • Baru 72 Ribu Jiwa Masyarakat Terekam e-KTP

    Baru 72 Ribu Jiwa Masyarakat Terekam e-KTP

    • calendar_month Jumat, 5 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS, (MO) – Terhitung 1 Oktober 2012 lalu, masih 72.000 jiwa masyarakat Kabupaten Padang Lawas (Palas) terekam kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Sesuai targetnya Kemendagri, harus terekam 155.000 jiwa dengan batas akhir Oktober mendatang. Demikian kata Kabid Kependudukan, Disdukcapil Kabupaten Palas, Darwin Lubis usai rapat koordinasi di Kantor Bupati Rabu (3/10) lalu. Pihaknya hingga saat […]

expand_less