Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Gaji Presiden Mengacu Negara Lain

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


JAKARTA-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sepertinya tidak ingin rencana kenaikan gaji presiden menjadi perdebatan. Sekjen Kemenkeu Mulia Panusunan Nasution menyatakan, penyesuaian gaji presiden maupun delapan ribu pejabat lainnya tetap akan menggunakan sejumlah acuan. Selain beban kerja dan bobot tanggung jawab, kenaikan gaji juga mengacu pada gaji jabatan serupa di negara lain.

Penghasilan itu juga mempertimbangkan bidang tugas setiap jabatan. “Tentu, (kenaikan gaji dari) satu jabatan dengan jabatan lain melihat besarnya nilai dari jabatan itu. Juga dilakukan perbandingan, baik dengan sektor yang berdekatan maupun dengan negara lain. Semua sudah dilakukan kajian-kajian,” kata Mulia kepada wartawan di kantornya tadi malam (26/1).

Mulia menjelaskan, kajian mengenai struktur gaji pejabat telah lama dilakukan. “Acuannya, tentu, adalah presiden sebagai pejabat paling tinggi. Lalu, Wapres sampai pejabat pusat dan daerah, kemudian disesuaikan dengan nilai jabatan-jabatan itu,” tuturnya.

Soal alokasi dana kenaikan gaji, dia memastikan tidak akan menambah anggaran dalam APBN. Sebab, penyesuian gaji pejabat sudah diperhitungkan dalam APBN 2010. Dalam APBN 2010, memang telah ditambahkan anggaran belanja pegawai Rp18 triliun. Namun, dalam penyusunannya, tidak dirinci anggaran untuk remunerasi pegawai dan pejabat negara.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan, kenaikan gaji pejabat diharapkan bisa menekan tingkat korupsi. “Kalau gaji naik, harusnya otomatis penyimpangan itu (korupsi) tidak terjadi,” cetusnya.
Menurut Hatta, kenaikan gaji presiden dan pejabat negara sudah digodok sejak tiga tahun lalu. Namun, pemerintah mendahulukan kenaikan gaji aparatur negara yang masih berpenghasilan rendah.

Gaji presiden Indonesia saat ini sebesar Rp62,7 juta per bulan atau Rp749 juta setahun. Sebagai perbandingan, gaji presiden Amerika Serikat (AS) saat ini Rp3,6 miliar setahun. Sementara itu, gaji presiden Prancis adalah Rp3,1 miliar setahun. Kepala pemerintahan (perdana menteri) Irlandia yang baru diterpa krisis digaji Rp2,9 miliar pertahun, sedangkan presiden Meksiko digaji sekitar Rp2 miliar setahun. (sof/dwi/jpnn)
Sumber :Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Sorik Marapi Yang Bersahaja dan Sederhana

    Masyarakat Sorik Marapi Yang Bersahaja dan Sederhana

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PEMUKIMAN KAWASAN SORIK MARAPI – Pemukiman di kawasan Sorik Marapi Mandailing Natal masih banyak yang beratap ijuk dengan lingkungan pemukiman yang asri. Lingkungan ini selaras dengan falsafah kehidupan masyarakatnya yang relative masih bersahaja dan sederhana, serta saling hormat menghormati antar sesama dengan kearifan local yang bagus dalam bingkai dalihan na tolu. Tetapi belakangan ini, […]

  • Mandailing dan Kebenaran yang Memerdekakan

    Mandailing dan Kebenaran yang Memerdekakan

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keluhuran ilmu pengetahuan adalah anugrah yang sangat penting yang diberikan tuhan kepada manusia. Dengan  ilmu pengetahuan, kita semakin memahami semua yang ada di sekeliling kita, termasuk sejarah masa lampau. Kebenaran mampu diungkap manusia dengan perangkat-perangkat ilmu pengetahuan itu. Oleh karenanya, wahyu yang diturunkan Allah Swt kepada Rasululah SAW adalah “iqra”. Bacalah. Kebenaran itu memerdekakan. Demikian […]

  • Panyabungan Kecamatan Terbaik

    Panyabungan Kecamatan Terbaik

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kecamatan Panyabungan terpilih menjadi kecamatan terbaik sehingga berhak mewakili Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk penilaian kecamatan terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Utara. “Penilaian kecamatan terbaik ini merupakan reward bagi camat sebagai salah satu motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Pj Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara MM diwakili Asisten Pemerintahan Sahnan […]

  • Bupati Sukhairi: Idealnya Pemerintah Memangkas Jumlah Honorer

    Bupati Sukhairi: Idealnya Pemerintah Memangkas Jumlah Honorer

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Idealnya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melakukan pemangkasan jumlah honorer (TKS) untuk percepatan pembangunan. Hal itu disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution saat memberikan sambutan pada acara halalbihalal Pemkab Madina tahun 2022 di Masjid Agung Nur Alan Nur, Panyabungan. Sukhairi menyampaikan, saat ini pemerintah harus menganggarkan Rp 80 miliar […]

  • Kerap Dampingi Bupati Saipullah Nasution di Momen Kunker di Jakarta, Ini kata Marzuki Nasution

    Kerap Dampingi Bupati Saipullah Nasution di Momen Kunker di Jakarta, Ini kata Marzuki Nasution

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online-– Nama Marzuki Nasution menjadi perbincangan dan sorotan disejumlah kalangan di Kabupaten Mandailing Natal , Sumatera Utara. Sosok yang dikenal dekat dengan Bupati Mandailing Natal ( Madina ) Saipullah Nasution itu selalu muncul di setiap agenda luar kota sang bupati. Publik pun bertanya sebagai apa Marzuki hadir mendampingi kepala daerah. Dari penelusuran akun resmi […]

  • Arus Banjir Berlumpur

    Arus Banjir Berlumpur

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seorang perempuan penduduk Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Sabtu (18/12/2021) berjalan di genangan arus banjir berlupur di pemukiman. Pemukiman desa ini berada di kawasan pinggiran Sungai Batang Gadis sehingga luapan air sungai yang sampai ke pemukiman ini sangat pekat bercampur lumpur. Foto: Jakfar Nasution

expand_less