Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Masyarakat Tagih Pansus Madina Gate

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 21 Feb 2013
  • print Cetak


Panyabungan, (MO) – Sekitar 20 orang utusan dari beberapa elemen masyarakat masing-masing ulama, tokoh masyarakat dan pemuda, mempertanyakan tindak lanjut aksi unjuk rasa ribuan warga ke gedung DPRD Madina, Kamis (17/1). Elemen masyarakat ini menagih DPRD terkait pembentukan Pansus Bupati Madina Gate, Rabu (20/2).

Utusan perwakilan ini. sebelumnya sudah datang dengan membawa 18 dugaan kesalahan yang diperbuat Bupati HM Hidayat Batubara SE, selama 1,6 tahun memimpin Madina. Kedatangan mereka, diterima Ketua DPRD Madina AS Imran Khaitamy Daulay SH dan Arsidin Batubara. Keduanya, sama-sama dari Fraksi Golkar.

H Ismail Hakim Lubis selaku tokoh masyarakat, merasa kecewa atas sambutan wakil rakyat tersebut. Dari 40 orang jumlah anggota DPRD, hanya dua orang yang menerima mereka.

Padahal, katanya, sebelumnya pada saat kedatangan 23 utusan, telah membubuhkan tanda tangan persetujuan agar dilaksanakan hak angket dalam pembentukan Pansus Bupati Madina Gate.
Dikatakan, sikap dari 38 anggota dewan yang tidak hadir telah melukai hati ribuan masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi mereka.

“Kedatangan kami ke mari, mempertanyakan sudah sejauh mana tindak lanjut dari pengaduan tentang dugaan kesalahan bupati Madina baik persoalan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” katanya.

Sementara tokoh pemuda Irwansyah Nasution pada kesempatan tersebut, mempertanyakan seputar perkembangan apa yang sudah disepakati dalam pertemuan di ruang Paripurna DPRD beberapa waktu lalu, karena hingga saat ini belum ada mereka lihat perkembangan dari pengaduan itu.

“Kedatangan masyarakat jumlahnya 10.000 pendemo, rasanya tercederai atas sikap wakil rakyat kami, dan tidak tertutup kemungkinan masyarakat yang sudah merasa terlukai oleh sikap dari Bupati Madina akan datang lagi dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi. Karena itu, kami meminta kepada wakil kami di DPRD untuk dapat menindaklanjuti dari apa yang telah diusulkan masyarakat,” katanya.

Ketua DPRD Madina As Imran menyampaikan permohonan maaf kepada ulama dan utusan masyarakat lainnya atas sambutan anggota dewan yang jumlahnya dua orang, karena beberapa anggota dewan terhambat longsor di Jalan Provinsi Pantai Barat.

“Pada prinsipnya, saya menunggu usulan dari anggota dewan ke meja saya untuk melanjutkan aspirasi masyarakat, namun hingga sekarang belum ada saya terima.

Kalau kami dari Golkar tetap bersama rakyat dalam memperjuangkan aspirasinya, namun saya tetap optimis apa yang dicita-citakan masyarakat itu akan tercapai,” katanya. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Negara di Pasar Lama Panyabungan Kembali Tergenang

    Jalan Negara di Pasar Lama Panyabungan Kembali Tergenang

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Meski pekerja selama 2 hari terakhir ini melakukan pembersihan dan perbaikan drainase jalan negara di pasar lama panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), ternyata tidak menjamin Jalan negara dan sejumlah pertokoan di sekitarnya tidak banjir. pagi ini Selasa 5/9/2023, hujan yang mengguyur wilayah Madina kembali membuat jalan negara itu bagaikan […]

  • Bupati Madina Diminta Tertibkan Kendaraan Dinas

    Bupati Madina Diminta Tertibkan Kendaraan Dinas

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Penjabat (Pj) Bupati Mandailing Natal (Madina) Ir Aspan Sofyan diminta menertibkan penggunaan kendaraan dinas. Pasalnya, kendaraan dinas itu,baik roda dua maupun roda empat beroperasi di luar jam kantor, bahkan dipakai bukan orang yang berhak menggunakannya. Demikian dikatakan Wakil Ketua DPC PKB Madina Abdul Waris Ray kepada MedanBisnis, Senin (25/10), di Panyabungan. “Kita berharap agar […]

  • Dirjen EBTKE :  Terjadi Mal Operasional oleh PT SMGP

    Dirjen EBTKE :  Terjadi Mal Operasional oleh PT SMGP

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia mencuatkan kesimpulan sementara hasil investigasi menunjukkan telah terjadi mal operasional oleh PT SMGP di lapangan panas bumi Sorik Marapi. Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR, Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Rabu, 3 Februari 2021, Dadan Kusdiana menuturkan hasil investigasi dan upaya mitigasi yang dilakukan terhadap mal […]

  • Pendidikan Harus Tanamkan Budaya Anti Korupsi

    Pendidikan Harus Tanamkan Budaya Anti Korupsi

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    YOKYAKARTA :Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Chandra Hamzah mengatakan dunia pendidikan harus berperan tanamkan budaya anti korupsi. “Efektivitas penegakan hukum tidak hanya ditentukan oleh aparatnya, tetapi juga ditentukan oleh produk hukum dan budaya masyarakat untuk mematuhi hukum. Dunia pendidikan berperan untuk mengajarkan budaya patuh hukum,” katanya saat menjadi pembicara seminar nasional `Peran Korupsi terhadap Dehumanisasi Pendidikan […]

  • Empat Kesenian Madina Akan Tampil di PRSU

    Empat Kesenian Madina Akan Tampil di PRSU

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal akan menampilkan 4 kesenian mandailing di Pekan Raya Sumatera Utara 18 Maret 2016. Keempat seni itu meliputi pagelaran Gordang Sambilan, tari, musik khas Mandailing dan drama Willem Iskander. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda dan Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal, Ervin Nasution menjawab Mandailing Online, Kamis […]

  • Kades Diminta Bayar Uang Raskin Tepat Waktu

    Kades Diminta Bayar Uang Raskin Tepat Waktu

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Semua kepala desa di Mandailng Natal (Madina) diminta membayarkan uang raskin tepat waktu tanpa menunda-nunda, karena semua warga selalu bayar kontan. Penundaan uang raskin dapat mempersulit realisasi penyaluran beras miskin (raskin) pada jadwal berikutnya. Baktaruddin, seorang pengamat raskin, Senin (22/7/2013) di Panyabungan berharap para kades jangan melakukan tunggakan lagi seperti yang […]

expand_less