Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Masyarakat Tagih Pansus Madina Gate

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 21 Feb 2013
  • print Cetak


Panyabungan, (MO) – Sekitar 20 orang utusan dari beberapa elemen masyarakat masing-masing ulama, tokoh masyarakat dan pemuda, mempertanyakan tindak lanjut aksi unjuk rasa ribuan warga ke gedung DPRD Madina, Kamis (17/1). Elemen masyarakat ini menagih DPRD terkait pembentukan Pansus Bupati Madina Gate, Rabu (20/2).

Utusan perwakilan ini. sebelumnya sudah datang dengan membawa 18 dugaan kesalahan yang diperbuat Bupati HM Hidayat Batubara SE, selama 1,6 tahun memimpin Madina. Kedatangan mereka, diterima Ketua DPRD Madina AS Imran Khaitamy Daulay SH dan Arsidin Batubara. Keduanya, sama-sama dari Fraksi Golkar.

H Ismail Hakim Lubis selaku tokoh masyarakat, merasa kecewa atas sambutan wakil rakyat tersebut. Dari 40 orang jumlah anggota DPRD, hanya dua orang yang menerima mereka.

Padahal, katanya, sebelumnya pada saat kedatangan 23 utusan, telah membubuhkan tanda tangan persetujuan agar dilaksanakan hak angket dalam pembentukan Pansus Bupati Madina Gate.
Dikatakan, sikap dari 38 anggota dewan yang tidak hadir telah melukai hati ribuan masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi mereka.

“Kedatangan kami ke mari, mempertanyakan sudah sejauh mana tindak lanjut dari pengaduan tentang dugaan kesalahan bupati Madina baik persoalan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” katanya.

Sementara tokoh pemuda Irwansyah Nasution pada kesempatan tersebut, mempertanyakan seputar perkembangan apa yang sudah disepakati dalam pertemuan di ruang Paripurna DPRD beberapa waktu lalu, karena hingga saat ini belum ada mereka lihat perkembangan dari pengaduan itu.

“Kedatangan masyarakat jumlahnya 10.000 pendemo, rasanya tercederai atas sikap wakil rakyat kami, dan tidak tertutup kemungkinan masyarakat yang sudah merasa terlukai oleh sikap dari Bupati Madina akan datang lagi dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi. Karena itu, kami meminta kepada wakil kami di DPRD untuk dapat menindaklanjuti dari apa yang telah diusulkan masyarakat,” katanya.

Ketua DPRD Madina As Imran menyampaikan permohonan maaf kepada ulama dan utusan masyarakat lainnya atas sambutan anggota dewan yang jumlahnya dua orang, karena beberapa anggota dewan terhambat longsor di Jalan Provinsi Pantai Barat.

“Pada prinsipnya, saya menunggu usulan dari anggota dewan ke meja saya untuk melanjutkan aspirasi masyarakat, namun hingga sekarang belum ada saya terima.

Kalau kami dari Golkar tetap bersama rakyat dalam memperjuangkan aspirasinya, namun saya tetap optimis apa yang dicita-citakan masyarakat itu akan tercapai,” katanya. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paluta Terima 122 CPNS Formasi Didominasi Guru

    Paluta Terima 122 CPNS Formasi Didominasi Guru

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PALUTA, – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Pemkab Paluta) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), akhirnya secara resmi membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Ada 122 formasi yang diterima tahun 2013 ini. Dari 122 formasi itu, rinciannya terdiri dari tenaga guru 67 orang, tenaga kesehatan 42 orang dan tenaga teknis sebanyak 13 orang. “Sesuai dengan […]

  • 2 Warga Jerber Korban Penembakan di Bireun

    2 Warga Jerber Korban Penembakan di Bireun

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JEMBER: Dua warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi korban atas insiden penembakan di Kabupaten Bireun, Aceh, pada malam Tahun Baru 2012. “Kami tidak menyangka Suparno menjadi korban penembakan di tempatnya bekerjanya di Aceh dan tidak ada firasat apapun,” kata paman korban, Maksum di Jember, Senin 2 Januari 2012. Keduanya adalah Suparno (26) warga Desa Sidomekar, […]

  • Cabup Harun Mustafa Nasution Nilai Ada Oknum Tertentu yang Merusak Politik Riang Gembira di Pilkada Madina

    Cabup Harun Mustafa Nasution Nilai Ada Oknum Tertentu yang Merusak Politik Riang Gembira di Pilkada Madina

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online) : Calon Bupati Mandailing Natal Nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution menilai Pemilihan Kepala Daerah yang semestinya riang gembira ternyata ada hal hal yang membuatnya tidak riang gembira. Hal ini dikatakannya usai nonton bareng pelantikan Presiden Praboyo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Posko Partai Gerakan Indonesia Raya ( […]

  • PKB Buka Pendaftaran Calon Bupati, Faslah Sedia Maju Jika Diminta

    PKB Buka Pendaftaran Calon Bupati, Faslah Sedia Maju Jika Diminta

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mandailing Natal, Sumut  membuka penjaringan dan pendaftaran bagi bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2024. Pada temu pers di Aula Gusdur, Kantor PKB Mandailing Natal (Madina), Jl. Willem Iskander, Pidoli Lombang, Panyabungan, Kamis (25/4), Ketua DPC PKB Madina Khoiruddin Faslah Siregar didampingi Direktur […]

  • Pasca Operasi Cairan Diwajah, Suara Nasaruddin Mulai Normal

    Pasca Operasi Cairan Diwajah, Suara Nasaruddin Mulai Normal

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) –Masih ingat Nasruddin, anak usia 11 tahun warga desa tanjung jae, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal ( Madina ) yang wajahnya membengkak akibat cairan. Kini ia mulai bernafas lega setelah pihak RSU Adam Malik Medan berhasil mengeluarkan cairan diwajahnya. Suara Nasruddin yang sempat nyaris menghilang akibat cairan di wajahnya, sekarang sudah […]

  • Pengangkatan penyidik Polri di KPK salahi aturan

    Pengangkatan penyidik Polri di KPK salahi aturan

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan Surat Keputusan Pengangkatan terhadap 28 penyidik Polri yang dipekerjakan di KPK sebelum berhenti dari Polri menyalahi ketentuan yang berlaku di Polri. Hal tersebut diungkapkan oleh Komisioner Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) Syafriadi Cut Ali saat berbincang dengan wartawan, hari ini. “Ada yang harus diluruskan, harusnya dia mundur […]

expand_less