Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Masyarakat Tagih Pansus Madina Gate

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 21 Feb 2013
  • print Cetak


Panyabungan, (MO) – Sekitar 20 orang utusan dari beberapa elemen masyarakat masing-masing ulama, tokoh masyarakat dan pemuda, mempertanyakan tindak lanjut aksi unjuk rasa ribuan warga ke gedung DPRD Madina, Kamis (17/1). Elemen masyarakat ini menagih DPRD terkait pembentukan Pansus Bupati Madina Gate, Rabu (20/2).

Utusan perwakilan ini. sebelumnya sudah datang dengan membawa 18 dugaan kesalahan yang diperbuat Bupati HM Hidayat Batubara SE, selama 1,6 tahun memimpin Madina. Kedatangan mereka, diterima Ketua DPRD Madina AS Imran Khaitamy Daulay SH dan Arsidin Batubara. Keduanya, sama-sama dari Fraksi Golkar.

H Ismail Hakim Lubis selaku tokoh masyarakat, merasa kecewa atas sambutan wakil rakyat tersebut. Dari 40 orang jumlah anggota DPRD, hanya dua orang yang menerima mereka.

Padahal, katanya, sebelumnya pada saat kedatangan 23 utusan, telah membubuhkan tanda tangan persetujuan agar dilaksanakan hak angket dalam pembentukan Pansus Bupati Madina Gate.
Dikatakan, sikap dari 38 anggota dewan yang tidak hadir telah melukai hati ribuan masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi mereka.

“Kedatangan kami ke mari, mempertanyakan sudah sejauh mana tindak lanjut dari pengaduan tentang dugaan kesalahan bupati Madina baik persoalan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” katanya.

Sementara tokoh pemuda Irwansyah Nasution pada kesempatan tersebut, mempertanyakan seputar perkembangan apa yang sudah disepakati dalam pertemuan di ruang Paripurna DPRD beberapa waktu lalu, karena hingga saat ini belum ada mereka lihat perkembangan dari pengaduan itu.

“Kedatangan masyarakat jumlahnya 10.000 pendemo, rasanya tercederai atas sikap wakil rakyat kami, dan tidak tertutup kemungkinan masyarakat yang sudah merasa terlukai oleh sikap dari Bupati Madina akan datang lagi dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi. Karena itu, kami meminta kepada wakil kami di DPRD untuk dapat menindaklanjuti dari apa yang telah diusulkan masyarakat,” katanya.

Ketua DPRD Madina As Imran menyampaikan permohonan maaf kepada ulama dan utusan masyarakat lainnya atas sambutan anggota dewan yang jumlahnya dua orang, karena beberapa anggota dewan terhambat longsor di Jalan Provinsi Pantai Barat.

“Pada prinsipnya, saya menunggu usulan dari anggota dewan ke meja saya untuk melanjutkan aspirasi masyarakat, namun hingga sekarang belum ada saya terima.

Kalau kami dari Golkar tetap bersama rakyat dalam memperjuangkan aspirasinya, namun saya tetap optimis apa yang dicita-citakan masyarakat itu akan tercapai,” katanya. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Narkoba Sudah Menggerogoti Kampung Halamanku

    Narkoba Sudah Menggerogoti Kampung Halamanku

    • calendar_month Kamis, 6 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Pemerhati generasi muda Baru-baru ini kita dikejutkan dengan begitu banyaknya kasus tindak pidana narkoba yang melanda kota Barus. Bukan 1 orang saja yang menjadi tersangka tetapi banyak sekali tersangka yang beruntun tertangkap di tanggal yang sama. Mulai dari bapak-bapak sampai anak muda menjadi pengguna dan pengedar. Menurut keterangan Kapolres […]

  • Sukhairi Minta ASN, Honorer, Aparatur Desa Tidak Terlibat Politik Prkatis di Pilkada

    Sukhairi Minta ASN, Honorer, Aparatur Desa Tidak Terlibat Politik Prkatis di Pilkada

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – HM Jakfar Sukhairi Nasution menghimbau ASN dan honorer tidak melibatkan diri dalam politik praktis di Pilkada Mandailing Natal (Madina). Himbauan itu dinyatakannya menjawab wartawan di Panyabungan, Jum’at (4/12/2020). Berdasar catatan Mandailing Online, saat ini beredar rumor tentang adanya tekanan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer di lingkungan Pemkab […]

  • Money Politic di Pilkada Madina Bersumber dari SKPD dan Dana Desa ?

    Money Politic di Pilkada Madina Bersumber dari SKPD dan Dana Desa ?

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Madina Peduli Pilkada Bersih (AMMPPB)  berunjukrasa di Mapolres, Jumat, (8/4/2016),  menyatakan dukungan penuh kepada polisi mengusut kasus politik uang Pilkada Madina. Selain memberikan dukungan, Aliansi juga mengucapan terimaksih kepada Polres Mandailing Natal (Madina) yang telah berani membongkar kasus money politic pada Pilkada 2015 yang […]

  • Saifullah Mangkir,Bawaslu Madina : Semua Masih Berproses

    Saifullah Mangkir,Bawaslu Madina : Semua Masih Berproses

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) – Informasi yang beredar,Saifullah Nasution Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina) mangkir dalam panggilan ‘penyidik’ Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Madina terkait laporan LHKPN dirinya. Sumber menyebutkan, Saifullah dijadwalkan dimintai keterangan oleh divisi Penindakan Bawaslu Madina Rabu (20/11/2024), namun yang bersangkutan tidak hadir hingga batas waktu yang ditentukan. Terkait hal tersebut,Bawaslu […]

  • Madina Kakurangan Penyuluh Pertanian

    Madina Kakurangan Penyuluh Pertanian

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) selaku daerah pertanian masih kekurangan tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Humas KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Madina, Dahlan Batubara kepada wartawan, Jum’at (4/10/2013) menyatakan kekurangan tenaga PPL ini berdampak pada rendahnya konsolidasi pertanian, baik pola musim tanam, pengaturan tali air maupun penerapan tekhnologi. Dahlan mengatakan, secara pisikologi […]

  • Laju pertumbuhan ekonomi Sumut 2012 melambat

    Laju pertumbuhan ekonomi Sumut 2012 melambat

    • calendar_month Selasa, 5 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Laju pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2012 melambat dibandingkan 2011 dan 2010, meski secara kinerja, perekonomian tahun ini naik 6,22 persen dari 2011 dengan tertinggi dicapai sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan. “Kinerja perekonomian tahun 2011 sudah 6,63 persen dan 2010 bahkan mencapai 6,42 persen, sementara 2012 hanya 6,22 persen.Secara kinerja memnag tetap […]

expand_less