Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Sofwat Pelopor Perubahan Menguat, Atika Lokomotif Ekonomi Tenggelam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
  • print Cetak

Hari pencoblosan Pilkada Madina tinggal sebulan lagi.

Hingga posisi ini pasangan Sofwat-Beir masih unggul di kancah penggiringan opini publik oleh tim media yang solid.

Tim publikasi pasangan nomor urut 3 ini sangat teguh dan konsisten menyuarakan idiom-idiom “pelopor perubahan”; “pemimpin tegas dan bersih”; “harapan baru telah lahir”.

Idiom-idiom itu begitu kuat mempengaruhi publik, terutama kalangan pemilih yang sudah jenuh pada kondisi Madina yang lambat berkembang.

Sementara, kubu SUKA (Sukhairi-Atika) yang sebelumnya telah diharapkan sebagai lokomotif ekonomi Madina justru tenggelam dalam kancah perang opini.

Gagasan-gagasan Atika Azmi Utammi yang sesungguhnya sangat tajam dan komprehensif bagi kebangkitan ekonomi Madina justru mati suri atau layu sebelum berkembang ditengah tidak adanya media arus utama (mainstream media) yang mempublikasikannya.

Apakah tim SUKA memiliki konsultan kampanye atau konsultan media? Saya tidak tahu.

Padahal pasangan SUKA sebenarnya memiliki keunggulan lebih dibanding pasangan lainnya. Terutama keunggulan Atika.

Atika memiliki tiga keunggulan, 1) perempuan, 2) milenial, 3) gagasan penguatan ekonomi.

Tim media atau konsultan kampanye SUKA tidak mampu mencemeti pemilih dari kalangan kaum perempuan. Jargon dan idiom serta rasa segender yang membius tidak muncul, sehingga potensi kaum perempuan yang justru lebih mendominasi Daftar Pemilih Tetap tidak terkuasai.

Bahkan kaum milenial yang juga membludak di Pilkada Madina 2020 ini pun masih mengambang, belum mampu terkerucutkan kepada Atika sebagai satu-satunya kandidat yang mewakili generasi milenial.

Rakyat yang masih dibelenggu kesusahan hidup; jumlah pengangguran yang tinggi; lapangan usaha yang terseok; lapangan kerja yang sempit; perdagangan yang stagnan; kondisi pertanian perkebunan nelayan di Madina, semuanya menunggu lokomotif ekonomi, dan semua itu sejatinya ada pada gagasan-gagasan Atika.

Tetapi apa boleh buat. Konsultan kampanye dan tim media SUKA terkesan diam dan tidak mampu menguasai media massa arus utama.

Padahal media arus utama itu merupakan senjata utama dan satu-satunya wadah mempengaruhi sejumlah besar orang dan merefleksikan serta membentuk opini publik.

Pasangan SUKA justru terjebak pada hiruk pikuk akun-akun facebook amatiran yang dilahirkan tim sukses dan simpatisan.

Akun-akun facebook itu tidak terkordinir, tidak sistematis, tidak berpijak dari simpul kajian-kajian strategis sehingga lemah dalam perang opini.

Alhasil, jangankan sekadar mendengar gagasan tajam perubahan ekonomi Atika, untuk memahami makna “Mandiri” dan “Kompetitif” saja rakyat masih buta.

Sebaliknya, tim media Sofwat-Beir yang dimotori BeritaHuta dan Malintang Pos online dan versi cetak berjaya menguatkan konsolidasi opini publik dalam strategi menggaet pemilih dari kalangan yang menginginkan perubahan untuk mengerucut kepada sosok pasangan nomor 3.

Konsistensi tim media Sofwat pada jargon pelopor perubahan itu begitu kuat mengawal gerakan tim darat Sofwat-Beir.

Di kubu petahan atau pasangan Dahlan-Aswin (Dahsyat) tim media relatif mampu meredam sisi-sisi negatif sang petahana.

Tim media pasangan ini lebih memilih menghindar dari idiom visi serta janji. Pilihan itu sangat logis karena umumnya petahana memiliki sisi lemah selama menjankan pemerintahan.

Jargon “tuntaskan” dan “lanjutkan” serta strategi “merakyat” Dahlan Hasan dipoles dengan publikasi ulang item-item keberhasilan menjadikan posisi petahan hingga saat ini relatif aman dari serangan kampanye hitam. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2012 di Seluruh Indonesia

    Daftar Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2012 di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pada tahun 2012 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan (BPSDMP) dan Penjamin Mutu Pendidikan (PMP) akan terus melanjutkan program sertifikasi guru sebagaimana yang telah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu. Belum semua guru yang akan mendapat kesempatan untuk mengikuti sertifikasi guru tahun 2012. Calon peserta sertifikasi guru tahun […]

  • PKB Buka Pendaftaran Calon Bupati, Faslah Sedia Maju Jika Diminta

    PKB Buka Pendaftaran Calon Bupati, Faslah Sedia Maju Jika Diminta

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mandailing Natal, Sumut  membuka penjaringan dan pendaftaran bagi bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2024. Pada temu pers di Aula Gusdur, Kantor PKB Mandailing Natal (Madina), Jl. Willem Iskander, Pidoli Lombang, Panyabungan, Kamis (25/4), Ketua DPC PKB Madina Khoiruddin Faslah Siregar didampingi Direktur […]

  • Peluang Ekspor Serai Wangi Kian Tinggi

    Peluang Ekspor Serai Wangi Kian Tinggi

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Peluang pasar ekspor untuk komoditi serai wangi makin tinggi. Itu dibuktikan makin tingginya permintaan terhadap serai wangi oleh perusahaan dari Malaysia. Peluang ini berpotensi menjadi solusi peningkatan pendapatan petani di tengah ketidakpastian harga karet alam yang masih anjlok. Itu terungkap saat Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Madina bekerjasama dengan Bagian Perekonomian […]

  • Majalah Charlie Hebdo Kembali Bikin Heboh, Bukti Demokrasi  Barat Itu Bobrok!

    Majalah Charlie Hebdo Kembali Bikin Heboh, Bukti Demokrasi Barat Itu Bobrok!

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Pencetakan ulang kartun Nabi Muhammad oleh majalah Prancis, Charlie Hebdo, menuai kecaman dari puluhan ribu orang di seluruh Pakistan. Dalam aksi protes, Jumat (4/9/2020), warga Pakistan menyerukan boikot produk dari Prancis. Aksi protes itu digagas oleh partai islam garis keras Pakistan, Tehreek-e-Laibak Pakistan (TLP). Selain di […]

  • Dua Profesor Tinjau Gordang Sambilan Raksasa

    Dua Profesor Tinjau Gordang Sambilan Raksasa

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dosen di Universitas Utrecht, Blanda, Dr.Hayyan Ul Hag SH, LL.M dan Prof. Bismar dari USU meneliti ujung salah satu tabuh Gordang Sambilan yang belum rampung di markas Kampoeng Kaos Madina, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Pihak Kampoeng Koas Madina menyatakan, pembuatan gordang sambilan ukuran raksasa ini merupakan salah satu upaya mempopulerkan […]

  • Bupati Madina Membaur Dengan Warga

    Bupati Madina Membaur Dengan Warga

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution membaur dengan warga ketika melakukan kunjungan ke kawasan Desa Aek Mata Kecamatan Panyabungan. Kunjungan itu dalam rangka meninjau kondisi penduduk di kawasan desa yang belum memiliki infrastruktur jalan yang memadai itu.

expand_less