Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode

Atika : Pebukaan Jalan ke Perkebunan Rakyat Satu Solusi Penting

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
  • print Cetak

Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin.MFin

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perkebunan rakyat merupakan salah satu lapangan usaha rakyat yang terbesar dalam struktur ekonomi Madina di sektor pertanian.

Bahkan, secara kalkulasi, perkebunan jauh lebih rill memakmurkan petani ketimbang sawah.

Sebab, standar kepemilikan luas lahan sawah sejatinya adalah 2 hingga 3 hektar per kepala keluarga. Tetapi luas sawah itu tak bisa tercapai per kepala keluarga akibat luas lahan di desa-desa tak sebanding dengan jumlah keluarga petani.

Oleh karena itu, selain menggenjot laju pendapatan rakyat dari sawah yang sudah ada, pengembangan sektor perkebunan dan pembukaan lahan kebun mutlak disediakan untuk rakyat.

Itu diungkap Calon Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Urammi Nasution, B.AppFin,MFin menjawab wartawan, Sabtu (5/12/2020) di Panyabungan.

“Jika petani hanya memiliki 0,2 hingga 0,5 hektar sawah akan tetap sulit makmur. Bahkan banyak petani tak punya sawah, hanya berposisi penyewa lahan,” ungkap Atika.

Oleh karena itu, Atika melihat bahwa perkebunan merupakan solusi penting mengalihkan pendapatan utama petani dari sawah.

Karena, 3 hektar sawah itu setara dengan 1,5 hektar perkebunan dari sisi perolehan hasil.

Oleh karena itu, sektor perkebunan harus dipacu untuk menjadi sumber pendapatan utama rakyat.

“Hal yang pertama yang harus dilakukan adalah pembukaan jalan ke lokasi-lokasi perkebunan,” katanya.

Dan itu tertuang di dalam misi Sukhairi-Atika pada poin 1 yakni “Meningkatkan ekonomi di bidang agrikultur, industri dan pariwisata berlandaskan kearifan lokal guna terwujudnya kebijakan yang inklusif (menyeluruh) dan berkelanjutan.

Bahkan secara geografis maupun sosio ekonomi, perkebunan justru seharusnya menjadi salah satu solusi utama meningkatkan pendapatan mayoritas penduduk Mandailing Natal (Madina).

Secara geografis, wilayah Mandailing Julu dan Mandailing Godang atau dari Muarasipongi hingga Siabu; dari Lingga Bayu hingga Nagajuang, struktur ekonomi wilayahnya adalah kawasan perkebunan.

Tetapi, rakyat tidak memperoleh dukungan penting dari pemerintah daerah sehingga lapangan usaha perkebunan belum mampu secara signifikan mengangkat rakyat ke tingkat kemakmuran ekonomi.

Salah satu indikator tidak adanya perhatian itu adalah minimnya akses jalan ke lokasi-lokasi perkebunan rakyat.

“Infrastruktur berupa pembukaan-pembukaan jalan ke lokasi-lokasi perkebunan rakyat mutlak dilakukan. Keberadaan jalan yang lebar adalah faktor utama agar sektor perkebunan bisa bergairah,” sebut Atika.

“Rakyat akan selalu sulit mengembangkan perkebunan jika jalan tak ada, mobilisasi petani hingga angkutan saprodi dan angkutan hasil kebun akan selalu terkendala serta menjadi penghalang bagi rakyat,” katanya.

 

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menakar Kebijakan PPKM Darurat

    Menakar Kebijakan PPKM Darurat

    • calendar_month Sabtu, 3 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Khadijah Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Sosial Masyarakat   Laju peningkatan jumlah kasus Covid-19 semakin mengkhawatirkan dan tak terkendali. Banyak daerah yang mulai kewalahan dalam penanganan, dari tumpukan pasien, rumah sakit yang mulai penuh, para nakes yang terus tumbang. Hingga, memaksa para petinggi negeri untuk segera mengambil tindakan. Pemerintah kini resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan […]

  • 207 Pengaduan Dugaan Korupsi di Sumut Masuk ke KPK

    207 Pengaduan Dugaan Korupsi di Sumut Masuk ke KPK

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi serius catatan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) yang menyebut Sumatera Utara peringkat pertama provinsi terkorup di Indonesia. Pasalnya bukan saja catatan yang dirilis Fitra tersebut berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semata, namun lembaga antirasuah ini sendiri mencatat dari total 6.111 pengaduan masyarakat yang masuk sepanjang […]

  • Pujakesuma Deklarasi Dukung SAHATA, Saipullah Pidato Bahasa Jawa

    Pujakesuma Deklarasi Dukung SAHATA, Saipullah Pidato Bahasa Jawa

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon bupati Madina Saipullah Nasution ternyata sangat mahir berbahasa Jawa. Nyaris sebagian besar durasi pidatonya disampaikan dalam bahasa Jawa pada acara Deklarasi Dukungan DPD Pujakesuma Madina kepada Saipullah-Atika yang berlangsung di Ball Room, Panggorengan, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Kamis (10/10/2024). Acara deklarasi berjalan lancar oleh pengurus Pujakesuma serta keluarga besar Pujakesmuma […]

  • Kebakaran 5 Kios Pasar Panyabungan Akibat Arus Pendek

    Kebakaran 5 Kios Pasar Panyabungan Akibat Arus Pendek

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebakaran 5 unit toko di lantai II blok AA dan blok BB Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Kebakaran terjadi sekira pukul 03:45 WIB, bertepatan saat sahur Rabu (17/7/2013) dini hari. Menurut saksi mata, api awalnya melalap toko pakaian jadi, yakni toko Yen milik Sitoh dan […]

  • Banyak Kontraktor di Madina Belum Layak Dapat Paket

    Banyak Kontraktor di Madina Belum Layak Dapat Paket

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembuatan dokumen penawaran paket proyek fisik melibatkan PNS di Dinas PU Mandailing Natal (Madina) diakui salah satu pejabat di instansi itu. “Sepanjang tidak menganggu tugas, bisa pegawai buat dokemen penawaran proyek,” kata Sahruddin salah seorang PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) menjawab wartawan pada Jum’at (27/9/2013) lalu usai mengikuti rapat di ruang Sekda […]

  • Ke Jakarta Mereka Bertanding

    Ke Jakarta Mereka Bertanding

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pangdam I/BB Mayjen TNI Lei Siegers bertindak sebagai Irup pada Upacara Pemberangkatan Tim Yong Moodo dan Tim Sepakbola Kodam I/BB di Lapangan Upacara Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto Km 7,5, Medan, Jumat (26/11/2010). Tim Yong Moodo akan mengikuti pertandingan memperebutkan Piala Bergilir Kasad serta menyambut HUT Ke 61 Kodam Jaya Tahun 2010. sedangkan Tim Kesebelasan […]

expand_less