Selasa, 26 Mei 2026
light_mode

Judi Berevolusi Hukum tak Ditakuti

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
  • print Cetak

Oleh: Susi Ummu Ameera
Guru Tahfidz, tinggal di Medan

Judi adalah perbuatan yang meresahkan warga dan Allah tegas melarangnya, namun masih kerap terjadi bahkan seperti jamur yang tumbuh setelah hujan. Sudah ada sanksi namun belum menjadikan para pelakunya jera dan terkesan hukum tak ditakuti.

Seperti kasus yang terjadi baru-baru ini. Polsek Medan Labuhan menggerebek sejumlah lokasi permainan judi di kawasan Jalan Rumah Potong Hewan dan Jalan KL Yos Sudarso, Simpang KIM, Medan Deli, Selasa (5/1/2021) kepolisian menyita 3 unit mesin judi ketangkasan tembak ikan dan sejumlah mesin judi ding dong di lokasi tersebut.

Warga resah dan sudah dilaporkan berulang kali namun masih saja hal yang sama terulang.

Teguran seperti bencana yang datang bertubi-tubipun tidak membuat hati para pelaku judi terhenyut untuk bertaubat atas maksiat yang mereka lakukan. Cara pandang sekuler telah menafikan pengaruh kedzoliman manusia terhadap bencana yang ada. Padahal bisa jadi Allah marah dengan perilaku manusia yang sudah kelewat batas dengan mendatangkan bencana.

Judi atau maksiat lahir dari suasana kehidupan yang jauh dari agama dan tidak tersentuh oleh pengurusan negara terhadap akhlak penduduknya. Sehingga keimanan dan taqwa kepada sang pencipta disampingkan demi kesenangan dan materi belaka.

Hukum di negeri ini seolah hanya formalitas belaka. Maka tidak ada solusi lain selain penerapan Islam secara kaffah mulai dari akar hingga cabang-cabangnya, agak terbentuk insan yang berakhlak dan bertaqwa. Karena hukumnya tegas berasal dari Allah pencipta segala makhluknya.

Sistem sekuler (memisahkan agama dari kehidupan) inilah akar permasalahan di negeri ini. Maka dari itu sudah selayaknya kita beralih kepada sesuatu yang sudah pasti mendatangkan ridha Allah swt.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ungsikan Rumah Penduduk

    Ungsikan Rumah Penduduk

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah penduduk Desa Gunung Tua Jae, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal memindahkan salah satu rumah penduduk yang diancam arus Sungai Rantopuran saat meluap pada Sabtu malam (3/11) lalu. Berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mandailing Natal, 1 unit surau hanyut, 4 rumah rusak berat karena harus dipindahkan. Sementara jumlah pengungsi sebanyak 21 Jiwa. (foto: mandailing pos/dahlan […]

  • Kinerja Kabupaten/Kota di Sumut, Psp Peringkat 66, Tapsel 205

    Kinerja Kabupaten/Kota di Sumut, Psp Peringkat 66, Tapsel 205

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kinerja kabupaten/kota di wilayah Sumut mengecewakan. Untuk tingkat kabupaten misalnya, dari 344 kabupaten se-Indonesia, tidak satu pun kabupaten di Sumut yang masuk 10 besar. Terbaik di Sumut adalah Kabupaten Tapanuli Utara yang menduduki peringkat 48 dengan skor 2,5876. Menyusul kemudian Serdang Bedagai 63 (2,5639), Langkat 103 (2,4669), Samosir peringkat 107 (skor 2,4592), Deli Serdang […]

  • Pendaftaran Sukhairi-Atika Diiringi Azan dan Solawat

    Pendaftaran Sukhairi-Atika Diiringi Azan dan Solawat

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rombongan pasangan Sukhairi-Atik dilepaskan kumandang azan dan lantunan solawat badar saat bergerak mendaftar ke KPU Madina, bakda solat Jum’at (4/9/2020). Rombongan berjumlah seribuan orang itu berjalan kaki di tengah guyuran gerimis dari rumah kediaman HM Jakfar Sukhairi Nasution di Pasar Jongjong, Panyabungan menuju kantor KPU Madina yang berjarak sekira 400 meter. […]

  • Curi- Curi Pandang, Murid SMP Dicabuli Gurunya

    Curi- Curi Pandang, Murid SMP Dicabuli Gurunya

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN :Salah satu guru SMP berpacaran dengan muridnya di sebut saja namanya KS, 28, warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal tega mencabuli siswinya sendiri yang masih berusia 16 tahun. Kasus itu berawal saat KS yang masih melajang ini mengajar di salah satu sekolah tingkat SMP swasta di Kabupaten Mandailing Natal . KS sering […]

  • Status Tertinggal, Dana Desa Sopo Batu Tahun 2025 Rp 571 Juta. Untuk Energi Alternatif Rp130 Juta, Buat Jalan Desa Cuma Rp30 Juta

    Status Tertinggal, Dana Desa Sopo Batu Tahun 2025 Rp 571 Juta. Untuk Energi Alternatif Rp130 Juta, Buat Jalan Desa Cuma Rp30 Juta

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan|| Mandailing Online – Meski berstatus desa tertinggal, Desa Sopo Batu, Kecamatan Panyabungan, dari data yang diperoleh dari laman kementerian desa baru merealisasikan Dana Desa thun 2025 sebesar Rp571,3 juta dari total pagu Rp894 juta. Serapan anggaran itu setara 63,9%. Penyaluran dilakukan dua tahap. Tahap Satu Rp428,8 juta (75,06%) dan Tahap Dua Rp142,4 juta (24,94%). […]

  • Banyak Masalah, Warga Batu Sondat Batahan Demo PTPN IV

    Banyak Masalah, Warga Batu Sondat Batahan Demo PTPN IV

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATAHAN – Mandailing Online : Ratusan warga Desa Batu Sondat yang tergabung dalam KUD Setia Abadi di Kecamatan Batahan, Madina melakukan unjuk rasa ke kantor PTPN IV Batahan. Mereka melakukan aksi akibat banyaknya masalah yang ditimbulkan perusahaan pelat merah tersebut khususnya menyangkut hak warga selalu peserta plasma. Najamuddin selaku kordinator aksi mengatakan, PTPN IV dianggap […]

expand_less